Selasa, 30 Oktober 2012

Debat Calon Kades Sesait, Panitia Pilkades Datangkan Panelis LSM Parasamya dan Perekat Ombara

Sesait,(SK),--- Penyampaian visi dan misi tujuh calon kandidat Pemusungan Sesait telah dilaksanakan, Minggu (28/10/2012) di halaman Kantor Desa Sesait, dengan panelis sengaja di datangkan dari LSM Perekat Ombara dan Parasamya Nusa Tenggara Barat.

Ketua Panitia Pilkades Sesait Alimudin dalam pengantarnya mengatakan, acara yang di gelar ini adalah salah satu rangkaian dari tahapan yang telah di buat oleh Panitia Pilkades, yaitu sebelum dilaksanakannya pemungutan suara yang di rencanakan pada tanggal 12 November 2012 mendatang, di dahului dengan kegiatan penyampaian visi dan misi dari masing-masing calon.Dimana visi yang di sampaikan oleh masing-masing kandidat calon ini adalah salah satu tujuan yang harus di jalankan setelah terpilih nantinya.

Dikatakan, dalam penyampaian visi dan misi ini, Panitia Pemilihan Pemusungan Sesait sengaja mengundang para Panelis yang berasal dari LSM yang memang mumpuni di bidangnya.LSM yang di undang, menurut Alimudin, LSM Perekat Ombara Kamardi,SH dan LSM Parasamya NTB Dian Ariani,SH.M.Si.

“Tujuh orang calon Pemusungan Sesait yang akan menyampaikan visi dan misinya ini adalah yang sudah di nyatakan lulus dalam penjaringan calon dan lulus verifikasi,”terang Alimudin.

Ketua Panitia Pemilihan Pemusungan Sesait yang sehari-harinya juga bertugas sebagai guru di SDN 1 Sesait ini berharap, kedepan Sesait akan lebih baik dari sebelumnya.Disamping itu, Alimudin juga mengucapkan terima kasih kepada para kandidat yang telah maju dalam bursa calon Pemusungan Sesait ini, mudah-mudahan bisa membangun Desa Sesait ini kearah yang lebih baik,maju dan beradab.


Dalam penyampaian visi dan misi para kandidat calon Pemusungan Sesait, dari tujuh calon, oleh Moderator Sukaeri,S.IP di berikan kesempatan untuk menyampaikan visi dan misinya, berdasarkan nomor urut calon yang telah di tetapkan tanggal 15 Oktober 2012 lalu.

Calon yang mendapatkan kesempatan pertama adalah Aswadi. Dalam penyampaian visi dan misinya ini, Aswadi menyampaikan visinya terwujudnya masyarakat Sesait yang sejahtera dan berbudaya.Dalam visinya ini, Aswadi asal Sumur Pande ini menginginkan agar masyarakat Desa Sesait kedepannya bisa terwujudnya sejahtera dan berbudaya melalui pemberdayaan ekonomi dengan penguatan sumber daya local, seperti sector pertanian,sector perkebunan dan sector peternakan.

Menurut Aswadi, perencanaan dan penganggaran itu penting.Ini artinya ketika pendapatan desa itu 500 juta, tapi dalam perencanaannya satu milyar, berarti itu tidak masuk akal.Makanya idealnya sebuah visi-misi itu tergantung pada kemampuan Kepala Desanya untuk menggali potensi-potensi dan asset desa.

Secara singkat, misi Aswadi yang ingin dicapainya ketika terpilih nantinya adalah kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi, penguatan industry rumah tangga melalui pemupukan modal yang bersumber dari kerjasama antar pihak,membanguan jaringan kerja sama antar pihak baik pemerintah,perbankan, dunia usaha maupun akademisi.

Sementara dibidang pemerintahan, yang pertama menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih (keterbukaan,transparansi dan akuntable).Kedua meningkatkan pelayanan yang cepat,tepat dan terpadu (profesionalisme di kedepankan).Ketiga membangun hubungan kerja pemerintah antar desa,kecamatan,kabupaten dan seterusnya (hubungan yang sinergis).

Dibidang pembangunan, yang pertama pembangunan fisik : melanjutkan pembangunan fisik insfra struktur jalan, jembatan dan lain-lain yang masih dalam proses maupun yang belum.Artinya, pada masa pemerintahan pejabat Pemusungan lama Murdan, mungkin ada yang baik dan ini terus kita pertahankan dan yang belum baik mari kita tingkatkan bersama-sama.Sementara dibidang pembangunan non fisik, melanjutkan pelayanan dibidang kesehatan,sanitasi lingkungan, pendidikan, pembinaan minat dan bakat.

Terakhir dari misi nomor urut satu ini menyampaikan bahwa revitalisasi dan reaktualisasi artinya di fungsikan dan diberdayakan serta di wujudkan kearifan local melalui penguatan adat istiadat. Aswadi menilai bahwa system pemerintahan di Desa Sesait ini tidak bisa di pungkiri bahwa pemerintahannya merupakan pemerintahan yang satu system yang tidak bisa di pisahkan dari adat istiadat.Karena di dalam pemerintahan adat di Sesait dikenal ada empat susunan, yaitu Pemusungan,Penghulu,Mangku Gumi dan Jintaka.

Sementara kandidat calon Pemusungan nomor urut dua Airman,S.Pd menyampaikan visi dan misinya pada giliran berikutnya.Airman,S.Pd dalam kesempatan mengatakan visinya adalah sebuah mimpi.Dimana visinya menuju Sesait yang lebih maju, transparan dan professional.

Untuk mencapai impian ini,Airman nantinya akan mengajak warga Sesait ketika terpilih nantinya untuk mengaplikasikan bagaimana melaksanakan roda pemerintahan di Desa Sesait ini kedepan.

“Saya tidak terlalu banyak berbicara tentang slogan-slogan, namun saya nanti akan lebih banyak membuktikannya dengan aplikasinya di lapangan,”katanya..

Untuk menopang visinya, nomor urut dua asal Pansor Barat ini, menyebut yang pertama meningkatkan dan mengembangkan pembangunan di semua sector, kedua meningkatkan koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat dalam memberikan kontribusi terhadap kemajuan desa, meningkatkan koordinasi dengan pemerintah yang lebih tinggi untuk mencari program yang selain program yang memang sudah ada dari pusat maupun daerah, membentuk birokrasi yang professional,proforsional dan akuntable dalam rangka kemajuan desa Sesait.

Dalam menjalankan roda Pemerintahan Desa Sesait nantinya Airman akan menjalankannya berdasarkan asas keadilan berdasarkan professional,proforsional dan akuntable. Sedangkan pembangunan yang dilaksanakan nantinya terdiri dari dua komponen besar yaitu komponen fisik dan non fisik, namun tidak disebutkannya.Ini semuanya akan bisa terlaksana bergantung pada kemampuan desa itu sendiri.

Ketika dirinya terpilih nantinya, maka Airman mengajak semua elemen untuk bekerja sama dalam menentukan arah kebijakan desa Sesait di masa depan.Ketika program ini bermanfaat bagi kepentingan masyarakat, tentu semuanya itu bisa dilakukan jika di dukung oleh seluruh elemen masyarakat.

“Sekuat apapun pejabat di desa ini, kalau tidak ada dukungan dari masyarakat, maka itu saya katakana mimpi.Jikalau masyarakat mau bekerja sama dengan pemerintah dan pemerintah memahami apa yang di inginkan masyaralkat,Insya Allah berat sama di pikul, berat sama-sama di jinjing,”urainya dengan penuh keyakinan.

Selanjutnya giliran nomor urut nomor tiga Ahmad Sugianto asal Tukak Bendu untuk menyampaikan visi dan misinya. Calon yang berpenampilan elegan ini, sebelum memulai menyampaikan visi dan misinya lebih menyoroti keadaan dan kondisi serta permasalahan yang terjadi di Desa Sesait.

Ahmad Sugianto menyoroti potensi sumber daya alam melimpah yang dimiliki serta SDM yang handal.Namun realita katanya masih banyak potensi yang belum tergarap dengan baik di semua bidang.Pertama bidang Pemerintahan, tentang Managemen Pemerintahan Desa.Di Desa Sesait selama ini pengelolaan pemerintahan desa masih di lakukan oleh para elit-elit desa tanpa lebih banyak melibatkan semua unsure dalam masyarakat seperti tokoh masyarakat, pemuda,tokoh perempuan (gender) dan kelompok-kelompok ormas lainnya dalam pengambilan keputusan sehingga terkesan kebijakan yang di hasilkan bersifat top down bukan buton up.

Yang kedua tentang Administrasi desa masih belum maksimal,sehingga masyarakat tidak dapat mengakses informasi terkait dengan data-data yang ada di desa Sesait. Kurangnya komunikasi antara Pemerintah Desa dan lembaga-lembaga desa lainnya sehingga mengakibatkan terjadinya miss komunikasi.

Kedua bidang Pertanian,Perkebunan dan Peternakan ini juga di sorot oleh Ahmad Sugianto.Banyak hasil pertanian, perkebunan dan peternakan yang belum di kelola secara maksimal sehingga petani banyak mengalami gagal panen atau mengalami kerugian.Salah satu contoh, katanya,ketika pada musim tanam, banyak petani yang mengeluh terhadap tingginya biaya penggarapan dan tingginya harga obat-obatan dan pupuk.Sementara ketika pada musim panen harga hasil pertanian mengalami penurunan drastic.Akibatnya para petani mau tidak mau harus menjualnya dengan harga yang murah kepada para tengkulak ataupun agen-agen yang bergentayangan di desa Sesait ketika musim panen tiba.

Selain itu, pembinaan dan pengeloalaan pada kelompok tani maupun gapoktan yang ada di Desa Sesait ini masih kurang.Sehingga banyak kelompok tani yang berusaha sendiri untuk memikirkan kepentingan kelompoknya sendiri bagaimana melakukan pembinaan dan pengelolaan dengan mendatangkan PPL agar hasil panen meningkat.Selanjutnya pengelolaan di bidang peternakan masih belum maksimal, karena selama ini kelompok ternak berjuang sendiri untuk membentuk dan mempertahankan kelompoknya tanpa banyak mendapatkan pembinaan dan campur tangan dari Pemerintah Desa.

Yang ketiga bidang Sosial, Kemasyarakatan dan Budaya.Desa Sesait sendiri memiliki motto Merenten.Tapi motto ini belum maksimal di berdayakan sehingga selaku masyarakat Desa Sesait menilainya agak kendor.Hal ini bisa di lihat dari kebiasaan masyarakat Desa Sesait dalam hal gotong royong,kebersihan lingkungan dan system keamanan lingkungan serta etika dalam pergaulan yang tidal lagi mengikuti adat istiadat dan budaya yang ada di Sesait ini.

Untuk itulah, dirinya mengaku melihat kondisi Sesait ini seperti itu, maka secara naluriah dan batiniyah sebagai putra asli Desa Sesait terpanggil untuk tampil sebagai aktor pembaharu dalam perubahan kearah yang lebih baik, yaitu tampil dalam bursa calon Pemusungan Sesait periode 2013-2019.

Visinya terciptanya masyarakat Sesait yang Beradab (Bersih,Aman,Dinamis,Adil dan Berbudaya). Sedangkan misinya membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap setiap permasalahan yang menyangkut desa dengan menyediakan akses-akses informasi disetiap dusun dan RT yang ada di Desa Sesait. Selain itu misinya adalah merancang tata kelola yang baik dengan mengutamakan pelayanan yang efektif, efesien, akuntabel,transparan dan bertanggung jawab.Menciptakan ekonomi berbasis kerakyatan yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat dan sejumlah misinya lainnya yang belum bisa di baca karena kehabisan waktu.

Untuk calon kandidat nomor urut empat asal Lokok Ara Karyadi,S.Hi pada gilirannya menawarkan programnya yang di tuangkan dalam visi dan misinya seperti yang sudah di sebarkan melalu stiker maupun baliho. Visi Karyadi,S.Hi adalah menciptakan kepemimpinan yang bersih,terbuka dan profesionalisme.Sedangkan misinya adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ramah, mudah,murah dan cepat. Disamping visi dan misi tersebut, Karyadi juga memaparkan program kerjanya yang simple yaitu membangkitkan adat istiadat Desa Sesait, bidang agama dan kepemudaan.Dirinya mengaku tampil sebagai kandidat calon Pemusungan Sesait ini adalah di dasari oleh niat yang ikhlas sehingga berangkat dari itu dengan ucapan Bismillah, seorang Karyadi tokoh muda Sesait asal Lokok Ara tampil dengan percaya diri dengan mengajak seluruh warga Sesait untuk bersatu membangun Desa Sesait kearah perubahan yang lebih baik.

Calon kandidat nomor urut lima Maryait asal Sumur Pande Lauk.Tokoh ini adalah salah seorang tokoh yang serba bisa di berbgai bidang, terutama di bidang keagmaan.Maryait menyampaikan visinya terwujudnya masyarakat Desa Sesait yang asah,agamais,sejahtera,aman dan harmonis.

Untuk di ketahui bahwa masyarakat Desa Sesait dalam kehidupan seharai-hari menggunakan bahasa yang asah.Artinya tidak ada tingkatan strata dalam masyarakay sesait, seperti tingkatan bangsawan.Semua sebutan itu sudah di hapus ketika berkuasanya kepemerintahan Demung pada zaman dulu.Sehingga bahasa yang di gunakan pun bahasa asah/ngasah yaitu ‘aku,dik,aok,apa’.

Dalam melaksanakan roda pemerintahan di Desa Sesait nantinya ketika di ridloi Allah Swt dirinya terpilih memimpin Desa Sesait ini untuk periode 2013-2019 mendatang, maka Maryait menyebutkan ada tiga pilar atu misi yang akan dilaksanakannya. Ketiga pilar itu sebutnya, menciptakan suatu sitim kerja yang mengandung prinsip kebersamaan dan partisipasi.Yang kedua meningkatkan partisipasi semua unsure masyarakat di berbagai aspek pembangunan.Ketiga meningkatkan kesejahteraan masyrakat Desa Sesait untuk senantiasa mempertahankan kearifan adat istiadat Desa Sesait.

Misi ini tentunya akan bisa dilaksanakan dalam bentuk program.Semua itu akan tercapai tentunya tidak telepas dari koordinasi, konsolidasi oleh seluruh kapasitas masyarakat yang ada agar di berdayakan dalam rangka menentukan sebuah kebijakan yang akan dilaksanakan dalam membangun Desa Sesait kedepan kearah yang maju dan beradab.

Dibidang Pemerintahan nantinya akan banyak mengdakan pertemuan dalam rangka penataan unit-unit pemerintahan. Kemudian membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh institusi yang ada di desa.Ini artinya kita berikan seluruh perangkat yang ada untuk bekerja sesuai dengan tufoksinya masing-masing.

Di bidang Pembangunan membuat rencana strategis pembangunan desa secara partisipatif melalui musyawarah yang melibatkan semua pihak.Kemudian dibidang Kemasyarakatan, menyediakan sistim pelayanan untuk masyarakat secara keseluruhan dengan pelayanan yang baik. Selanjutnya meningkatkan pola kehidupan masyarakat yang harmonis dengan penegakan hokum.

Selanjutnya Masidep,S.Pd yang menduduki posisi nomor urut enam tampil dengan gaya khasnya.Masidep,S.Pd pada kesempatan itu juga menyampaikan visi dan misinya ketika nanti Allah Swt redho terhadap dirinya untuk memimpin Desa Sesait untuk periode mendatang.

Adapun visinya ingin membawa Desa Sesait ini kedepan menjadi maju, mandiri dan bermartabat.Ini artinya menurut tokoh adat Sesait ini adalah maju diartikan selangkah lebih maju dari hari ini, mandiri artinya mengupayakan masyarakat bisa hidup memenuhi kebutuhannya tidak tergantung pada bantuan. Ini artinya, tidak ada beras miskin (raskin) pun kita bisa makan. ”Nah inilah niat saya, sehingga ini perlu kita upayakan,”tandasnya

Selanjutnya bermartabat, kita sejajar dengan desa-desa lain yang ada di Kabupaten Lombok Utara.”Ini sebuah mimpi saya,”kata Masidep.

Dalam merealisasikan mimpi tersebut,Masidep menyebut ada tiga pilar yang akan dilaksanakannya ketika nanti Allah Swt meredloinya memimpin Desa Sesait ini.Yang pertama misinya adalah ingin memperbaiki managemen Pemerintahan saat ini. ”Berbicara managemen pemerintahan, managemen adminiastrasi, Insya Allah saya faham karena 10 tahun saya pernah menjadi Sekdes di Desa Sesait ini,”tandas Masidep penuh keyakinan, secara sepontan hadirin tamu undangan tepuk tangan memberikan aplaus.

Untuk mewujudkan semua itu, maka langkah awal yang harus di lakukannya adalah membuat regulasinya/aturannya berupa Perdes (Peraturan Desa) terlebih dahulu sebagai pijakan dalam melaksanakan kepemerintahan desa nantinya.

Berikutnya setelah regulasi ada, maka dirinya akan mengupayakan memberdayakan semua lembaga yang ada seperti MKD/BPD, LPM, Karang Taruna,Remaja Mesjid, Lembaga Adat dan lembaga lainnya yang ada di Desa Sesait ini.”Inilah yang harus diberdayakan dalam rangka menopang jalannya roda pemerintahan dalam usaha pembinaan terhadap managemen kepemerintahan yang baik.

Yang kedua sebagai misi besarnya dalam memimpin Desa Sesait kedepan ketika dirinya dipercaya memimpinnya adalah ingin mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mempertahankan dan melindungi adat istiadat di gumi paer wet Sesait, yang hingga kini masih tumbuh dan berkembang di daerah yang bermotto Merenten ini.”Insya Allah, kalau adat istiadat kita bagus,maka agama kita juga bagus,”katanya.

Kemudian yang ketiga misi besar Masidep adalah issu tentang Pemekaran Desa. Untuk mempercepat roda pembangunan di Desa Sesait ini, dengan pertimbangan luas dan jumlah penduduk yang banyak, maka sudah selayaknya untuk dimekarkan.

“Berbicara tentang pemekaran, saya bidangnya, saya pelakunya dan saya ketua pengaspirasi tentang pemekaran di Desa Sesait ini, sehingga seluruh calon desa pemekaran seperti Pansor.Lokok Arad an Santong Mulia, saya kawal sampai ke Kabupaten,”terang Masidep dengan bangga, yang lagi-lagi mendapatkan aplaus.

“Tinggal kita menunggu prosesnya, karena moratorium dari Pemerintah Pusat sampai bulan Mei 2013 mendatang, sehingga Insya Allah bulan Juli 2013 mendatang akan diproses oleh lembaga DPRD KLU. Mudah-mudahan dari tiga calon desa pemekaran yang kita usulkan ini, Insya Allah disetujui semuanya, ”tambahnya, yang kembali mendapatkan aplaus.

Dalam memperjuangkan proses pemekaran itu nanti, Masidep mengaku akan selalu pro aktif mengikuti perkembangan proses pemekaran ini dengan cara ditingkat bawah dirinya menginginkan membuat regulasi atau payung hokum bersama wakil rakyat yang di sebut MKD/BPD, bahwa semua asset yang ada di seluruh calon desa pemekaran itu di kelola bersama dalam rangka pengadaan kantor desanya.Kalau sudah ada terwujud kantor desa di masing-masing calon desa pemekaran ini, Masidep yakin Pemerintah akan buka mata bahwa kita memang siap untuk mekar.

Ketiga misi besar inilah yang akan diperjuangkan Masidep ketika nantinya dipercaya mimpin desa ini.Ketiga misi besar ini akan di tuangkannya dalam sebuah program kerja, baik jangka pendek,menengah maupun jangka panjang.

Salah satu contoh yang termasuk dalam program jangka pendeknya yaitu dalam hal kearifan local di Sesait.Masidep berkeinginan menyelesaikan pembangunan tembok penyengker makam ‘Kubur Beleq Pangeran Kanjeng Sangupati’ Sesait, yang saat ini sedang berlangsung proses pembangunannya, yang hampir 90% selesai.Selain itu, akan memugar Mesjid Kuno Sesait, dimana saat ini kondisi atapnya sudah mulai lapuk.

”Insya Allah dalam waktu dekat pekerjaan ini akan saya lakukan ketika Allah berkehendak mengijinkan saya untuk memimpin desa Sesait ini dan seluruh warga Sesait mendukung saya, Insya Allah, inilah yang pertama kali akan saya lakukan,”kata Masidep memberikan keyakinan kepada seluruh elemen masyarakat yang hadir membludak memenuhi halaman depan Kantor Desa Sesait dalam rangka mendengar penyampaian visi dan misi ke tujuh calon kandidat Pemusungan Sesait periode 2013-2019.

Masidep berharap kepada semua calon, ketika nanti dirinya terpilih menjadi Pemusungan Sesait, agar membantunya nanti dalam rangka membangun Desa Sesait ini kedepan.

Pada giliran yang terakhir penyampaian visi dan misi calon kandidat Pemusungan Sesait adalah nomor urut tujuh Awaludin asal Sesait (Oman Rot).

Dalam penyampaian visi dan misi ini, Awaludin lebih menyoroti tentang kondisi dan permasalahan yang di hadapi Desa Sesait selama ini.Baru kemudian setelah itu menyampaiakn visi dan misinya untuk perbaikan kearah yang lebih baik.

Visi danm misi menurutnya adalah gambaran pola pikir dari seorang pemimpin terhadap wilayah yang dipimpinnya dengan keaneka ragaman social kemasyarakatan yang hidup dan berkembang di wilayah desa setempat.Namun sesungguhnya visi dan misi yang di kehendaki masyarakat desa Sesait, janganlah hanya dalam bentuk tulisan tetapi yang di butuhkan masyarakat adalah bagaimana Kepala Desa/Pemusungan menindak lanjuti berbagai persoalan dalam bentuk tindakan nyata.

Oleh karena itu, pola piker dan pola pandang saya sebagai calon Kepala Desa/Pemusungan Sesait terhadap permasalahan social kemasyarakatan secara garis besarnya adalah bermula dari kompleksitas besar permasalahan Desa Sesait menuntut Kepala Desa/ Pemusungan untuk berfikir dan bekerja keras dalam upaya membawa desa Sesait menjadi lebih baik dan maju.

Dalam menjalankan roda pemerintahan di desa maka sangat di pandang perlu seorang Kepala Desa/Pemusungan berupaya memperbaiki birokrasi pemerintahan,menciptakan hubungan harmonis di dalam strukturak pemerintahan desa dengan mengedepankan koordinasi dan konsultasi.

Lebih jauh Awaludin memaparkan tidak adanya koordinasi dan konsultasi yang baik di jajaran struktur pemerintahan desa Sesait sebelumnya menyebabkan pemerintahan Desa Sesait sekarang ini lebih banyak menangani masalah konflik internal Pemerintahan ketimbang menyusun program pembangunan sebagaimana yang di butuhkan masyarakat Desa Sesait.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, maka Awaludin menilai bahwa Kepala Desa terpilih nantinya membuat regulasi tentang persyaratan pengangkatan dan pemberhentian perangkat desanya guna terciptanya hubungan yang harmonis di internal pemerintahan desa itu sendiri.

Berangkat dari berbagai persoalan desa inilah, Awaludin mengaku terpanggil untuk tampil sebagai pembaharu dalam melakukan berbagai perubahan yang tentunya semua itu akan dapat dilakukannya ketika dirinya terpilih untuk memimpin Desa Sesait ini untuk enam tahun kedepannya.

Ketika dirinya nanti terpilih sebagai Pemusungan Sesait, maka Awaludin akan membawa sesait ini kerah yang lebih baik sesuai dengan visi dan misinya.Dimana visinya bersama membangun Sesait dengan semangat gotong royong.

Visi tersebut menurutnya pada hakekatnya adalah menggambarkan sebuah tradisi nenek moyang bangsa Indonesia yang coba di bangkitkan kembali dan mudah-mudahan semangat kebersamaan dalam bingkai gotong royong ini dapat dijadikan inspirasi sekaligus juga membangkitkan pengharapan kebanggaan sebagai masyarakat Desa Sesait yang taat adat istidat ini.

Sedangkan misinya adalah mewujudkan masyarakat Desa Sesait dengan bersandarkan kearifan local yang ada, mewujudkan percepatan pembangunan masyarakat desa Sesait di segala bidang yang bertumpu pada kemandirian desa serta mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang bgerbasis pada sumber daya local.(Eko).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar