Jumat, 29 Juli 2011

Pawai Karnaval Bentuk Wujud Syukur Pada Pahlawan

Kayangan.--  Dalam rangka memeriahkan peringatan hari jadi kecamatan kayangan yang keXI dan peringatan hari ulang tahun Negara Republic Indonesia yang ke 66,Panitia menggelar berbagai kegiatan.

Salah satunya adalah lomba karnaval yang digelar kamis 28/07/2011. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh elemen dijajaran pendidikan, mualai dari TK/PAUD, SD/MI,SMP/MTs, SMA/MA, Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ( STKIP Hamzar KLU, UNRAM,STITA,UNW ) dan mayarakat umum.

Menurut  Koordinator seksi karnaval Abdul Gaib Annas S. Pd mengatakan bahwa,   Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 7.400 orang . Peserta yang terbesar disumbangkan oleh  SMAN 1 Kayangan yaitu dengan jumlah pesertanya  610 orang. Sedangkan yang lainnya rata-rata 200-350 orang/ sekolah.  Jumlah ini belum terhitung  dengan pendamping. Disamping itu, dari kalangan masyarakat umum juga ikut ambil bagian dalam kegiatan pawai ini.
Pawai Karnaval yang mengambil rute star dari lapangan umum Kecamatan dan Finish di Pasar Desa Kayangan ini, dilepas oleh Kepala wakil ketua Panitia yang juga Kepala UPTD DIkbudpora Kecamatan Kayangan Nurdin,S.Pd. Para peserta Karnaval mulai diberangkatkan dari lapangan umum Kecamatan, pada pukul 14.30 Wita.

Rute yang dilewati yaitu mulai start dari lapangan umum kecamatan Kayangan  ke arah Utara ,kemudian belok kekiri di selatan SD 2 Kayangan menuju Dusun Karang Tal, kemudian belok kanan menuju Karang Lande. Dari dusun Karang Lande ini, kemudian terus belok kanan menuju simpang tiga dan melintas di depan panggung kehormatan yang ditempati Camat beserta anggota Muspika serta undangan lainnya. Dari simpang tiga ini, para peserta karnaval terus bergerak kearah timur menuju pasar Desa dan Finish di Lengkukun.

Ketua Panitia R. Kertamono yang juga Sekcam Kayangan  ini, mengatakan kepada Suarakomunitas.net, bahwa “ kegiatan seperti  ini dilakukan sebagai salah satu bentuk kecintaan kita terhadap tanah air Indonesia  dan mengingat serta mengenang jasa-jasa  para pahlawan yang telah berjuang merebut Indonesia di bawah kekuasaan para penjajah. dengan mengorbankan jiwa  raga dengan pertumpahan darah “ inilah salah satu cara kita menujukkan  patriotisme kita terhadap Negara kesatuan Republik Indonesia.” Ungkapnya.

“ Sebenarnya kegiatan ini kita lakukan mengjelang Upacara Pengibaran bendera Merah Putih  17 Agustus nanti, namun karena terbentur dengan Bulan Suci Ramadhan,  maka hal itu tidak mungkin bisa kita lakukan. Karena bisa menganggu kekhusuan kita melaksanakan ibadah puasa Ramadhan,“ tambahnya.

Berdasarkan pantauan wartawan Suarakomunitas.net ini , suasana kota kayangan sore hari itu, kota Kayangan menjadi lautan manusia. Hampir seluruh jalan sepanjang 1 km rute yang harus dilalui oleh para peserta karnaval. pengendara sepeda motor maupun mobil harus rela ngantri berjam-jam menunggu selesainya acara tersebut baru bisa melintas.

Di setiap ruas jalan tampak petugas lalu lintas sibuk mengendalikan arus kendaraan. Setelah acara karnaval ini selesai barulah seluruh kendaraan ini bisa melintas sebagaimana biasanya. (Eko)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar