Kamis, 21 Juni 2012

Jambore Santri MTs 2012

Kayangan,(SK),-- Pembinaan santri di Lombok Utara tidak hanya dilakukan dimeja belajar atau didalam ruangan saja tetapi pembinaan di lapangan tidak kalah pentingnya untuk peningkatan mental dan spiritual santri. Itulah upaya yang dilakukan oleh Kelompok Kerja Madrasah ( KKM) MTs. VI Lombok Barat yakni menyelenggarakan Kegiatan Kemah Jambore Santri MTs. Tahun 2012 untuk mengisi liburan setelah pelaksanaan ujian nasional dan ujian semesteran.
Menurut Ketua Panitia penyelenggara Ariadi Utomo, S.Pd ( 37 th) pada saat ditemui Kampung Media di Lapangan Umum Santong ketika melakukan persiapan mengatakan “ Kegiatan Kemah Jambore santri ini untuk pertama kalinya diselenggarakan di Lombok utara dan Insyaallah akan kita jadikan sebagai agenda kegiatan tahunan KKM, ini penting kita lakukan untuk menanamkan sikap disiplin dan melatih mental para santri khususnya agar siap mengabdi ditengah-tengah masyarakatnya nanti”.

Ketika ditanya waktu dan kegiatan yang akan dilaksanakan, Wakil kepala bidang kesiswaan MTs. Albaqiatussolihat ini juga mengungkapkan “ untuk kegiatan perkemahan ini akan dilaksanakan selama 5 hari dari tanggal 17 sampai dengan 21 Juni 2012, dan kami dari penitia telah menyiapkan serangkaian kegiatan dan kami telah mengatur time scudle yang akan dilalui, kami telah melakukan persiapan selama 2 bulan dan berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Insyallah pada saat pembukaan besok sore ( Hari ini-red) akan dibuka langsung oleh Bapak Bupati Lombok Utara dan akan dihadiri olkeh sejumlah pejabat, undangan dan Pembina pramuka se Lombok utara, dan rangkaian kegiatan yang akan dilakasanakan dalam perkemahan ini antara lain penyuluhan tentang Generasi Muda dengan tema : Penanggulangan Narkoba, Pernikahan Dini, Peningkatan Nasionalisme, Global Warming dan manfaat menabung, selain itu kita juga akan melakukan kegiatan sosial seperti Penghijauan, kebersihan masal dan berbagai lomba kreativitas keperamukaan baik secara perorangan maupun beregu “

Ditempat yang berbeda Wakil ketua panitia Saefudin, S.Si (39 th) saat ikut melakukan persiapan menyampaikan “ bahwa kegiatan jambore ini akan diikuti oleh sekitar 800 orang santri MTs. Se Lombok utara, belum termasuk pembinanya, kegiatan ini akan dilaksanakan di Komplek BBI Hortikulktura Santong dengan pusat kegiatan di Lapangan umum santong dan acara ini juga nantinya akan dirangkai dengan Tabligh Akbar bersama Tokoh Agama Lombok Utara antara lain ; TGH. Najmul Akhyar, SH, MH ( wakil Bupati Lombok Utara), TGH. Abdul Karim ( Pimpinan Ponpes Nurul Bayan Telaga Bagek ) dan TGH. Sukarman Azhar ( Pimpinan Ponpes Bayyinul Ulum Santong ) kemudian itu acara ini akan di buka secara langsung oleh Bupati Lombok Utara kemudian akan dilangsungkan penyerahan Dana Bantuan Kepada sejumlah Pimpinan Yayasan yang bersumber dari Dana Bansos, selain itu acara ini juga besok rencananya akan di meriahkan dengan tarian kolosal kepramukaan oleh sejumlah santri”.

Sementara itu Ketua Panitia juga menambahkan bahwa selain kegiatan santri atau peserta pada tanggal 18 juni nanti juga panitia akan menyelenggarakan Diklat untuk pembina pramuka yang akan diikuti oleh sejumlah Pembina pramuka yang ada dimasing-masing madrasah. Ini dimaksudkan agar kegiatan kepramukaan diselenggarakan dimasing-masing madrasah. (Yudik)

Wabup KLU Berikan Apresiasi Terhadap Siswa Berprestasi

Kayangan,(SK),-- Wakil Bupati KLU H.Najmul Akhyar,SH,MH memberikan apresiasi dan penghargaan yang sangat tinggi bagi Solana Dwijati Astika, siswa berperstasi dari SD 2 Kayangan KLU, yang telah berhasil meraih juara tiga lomba Olimpiade Sains MIPA tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat, setelah bersaing ketat dengan 20 orang rekannya dari SD lain di NTB.

“Ini patut di syukuri dan merupakan kebahagiaan yang luar biasa, di tengah-tengah saudara kita yang masih prestasinya jauh menurun, ada siswa yang mendapatkan prestasi yang menonjol,”puji Wabup, ketika memberikan amanatnya dalam upacara bendera ya ng berlangsung di halaman SDN 2 Kayangan,Senin (18/06/2012).

“Inilah contoh kematangan prestasi yang di miliki Solana Dwijatai Astika di Sekolah ini.Keberhasilannya meraih juara 3 dalam lomba Sains MIPA tingkat Provinsi NTB yang di gelar di wisma Seruni Mataram mulai tanggal 14-16 Juni 2012 lalu adalah berkat jerih payah serta kerja keras para guru di SD 2 Kayangan ini, dalam menempa prestasi seorang Solana,”kata Wabup merinci.

Peluang menjadi orang sukses itu di miliki oleh siapa saja, yang semuanya itu dapat di raih dengan belajar.Kesuksesan itu milik orang yang memiliki kemauan untuk merefleksikan dirinya menjadi orang sukses.

“Dengan belajar yang tekun dan rajin, Insya Allah kesuksesan itu pasti bisa di raih oleh siapa saja,”kata Wabup mengingatkan sambil memberikan semangat kepada seluruh siswa-siswi SD 2 Kayangan agar senantiasa rajin belajar,selalu taat pada guru dan kedua orang tua.

Selain itu,Wabup KLU Najmul Akhyar juga berpesan kepada seluruh siswa – siswi yang bersekolah di SD 2 Kayangan ini agar selalu memberikan kebahagiaan pada guru,orang tua dengan prestasi.Karena menurutnya, tidak ada sesuatu hal yang bisa membahagiakan guru dan kedua orang tua, kecuali dengan prestasi.

Berhasilnya Solana Dwijati Astika yang merupakan salah seorang siswa SDN 2 Kayangan yang masih duduk di Kelas V ini dalam lomba Olimpiade MIPA tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat beberapa waktu lalu, karena SD ini memang di persiapkan untuk Rintisan Standar Nasional (RSN), sehingga pihak sekolah selalu melakukan pembinaan kepada seluruh siswa-siswinya. “Berangkat dari itu semua, saya yakin, kalian bisa belajar dengan tekun, karena sukses itu adalah milik orang yang mau meraihnya, yang tentunya itu semua bisa di raih dengan belajar,”ingat Wabup memberikan semangat.

“Mudah-mudahan di masa mendatang, dari sekolah yang berpusat di ibu kota Kecamatan Kayangan ini, akan bermunculan para juara baru dari berbagai mata lomba,” katanya berharap.

Kepada para dewan guru,Najmul juga berpesan agar dalam menjalankan tugas sebagai abdi Negara dan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa untuk selalu ikhlaskan diri dalam pengabdian demi tugas nurani yang suci ini.

Usai menjadi Pembina Upacara,Wakil Bupati KLU, H.Najmul Akhyar,SH.MH di daulat untuk menyerahkan hadiah berupa uang pembinaan dan trophy kepada Solana Dwijati Astika sebagai juara tiga dalam lomba olimpiade MIPA tingkat Provinsi NTB tahun 2012. Selanjutnya, Solana Dwijati Astika akan berangkat ke Jakarta bersama rekannya Jason Axellino dari SDK Antonius Cakranegara sebagai juara satu dan Kholishatun Nafila Az-Zahro dari SDN 1 Labuhan Sumbawa sebagai juara dua, untuk mengikuti lomba Olimpiade MIPA tingkat Nasional yang akan berlaga dan bersaing dengan peserta lain dari seluruh Indonesia pada tanggal 2 – 8 September 2012 mendatang.(Eko).

Selasa, 19 Juni 2012

Bupati KLU Ajak Warga Santong Bersinergi Dalam Pembangunan

Kayangan,(SK),-- Bupati KLU H.Djohan Sjamsu,SH ketika menghadiri peringatan Isro’ dan Mi’raj di Mesjid Nurul Jannah Santong Timur, Minggu,(17/06) lalu, mengajak seluruh masyarakat untuk bersinergi dalam pembangunan yang sedang di galakkan di daerah Tioq Tata Tunaq ini.

Dikatakan, hikmah dari peringatan Isro’ dan Mi’roj yang penting yang bisa diambil oleh masyarakat daerah KLU yang baru memasuki usia ke-4 tahun ini adalah dimana Nabi Muhammad Saw menerima perintah Sholat lima kali sehari semalam.Sehingga tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan perintah Allah berupa sholat tersebut. Daerah yang lebih di kenal dengan sebutan ‘Dayan Gunung’ ini penduduknya mayoritas muslim. Sehingga Bupati mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Santong untuk tetap memelihara dan memperbaiki cara-cara sholat yang benar sesuai dengan tuntunan Rasulullah Saw.

Bupati Djohan Sjamsu juga mengingatkan, agar jangan melihat dari aspek akal saja tentang perjalanan Rasulullah saw yang disebut Isro’ dan Mi’roj tersebut, karena sebagai seorang muslim wajib percaya dan imani tentang Allah Swt dan Kerasulan Nabi Muhammad saw.

“Ini yang penting dari peringatan Isro’ dan Mi’roj yang bisa kita ambil hikmahnya, ”ingat Bupati, sambil mengajak masyarakat KLU untuk bersinergi dalam mendukung program Pemerintah Daerah dalam mensukseskan program unggulannya. “Mari kita perbaiki kwalitas sholat kita, jangan hanya menggugurkan kewajiban saja,”ajak Bupati.

Sebagai daerah baru yang penduduknya mayoritas mulsim tersebut, pihak Pemda KLU juga telah mencanangkan kembali ke khitoh pendidikan, dengan tujuan bagaimana pendidikan ini dapat mengisi hati dengan Iman dan taqwa. Lebih-lebih dewasa ini adalah zaman globalisasi yang maha hebat. Jadi peran orang tua lah yang memilik peran penting dalam menanamkan Iman dan taqwa kepada anak cucunya.

Sebagai pemegang amanah di daerah KLU, Djohan Sjamsu berkewajiban untuk mengingatkan warga Dayan Gunung ini, untuk bersama-sama bersinergi mendukung segala program pembangunan yang ada di daerah ini.Tanpa dukungan seluruh lapisan masyarakat, mustahil seluruh program pembangunan yang di galakkan Pemda KLU akan berhasil maksimal.

Sementara itu, Ust.Lalu Syarifudin,S.PdI dalam uraian hikmah Isro’ dan Mi’roj-nya mengatakan, untuk mendukung program pembangunan di KLU ini paling tidak ada dua hal yang perlu di bangun, diantaranya pembangunan Jasmani dan pembangunan rohani. Kedua hal ini adalah sudah menjadi program utama Pemda KLU.

Pembangunan bidang jasmani, menurut Ust.L.Syarifudin, di KLU ini sudah banyak hasil-hasil pembangunan yang telah dilakukan Pemda KLU, baik dalam bentuk sarana transpotasi, sarana ibadah,sarana pendidikan dan lain sebagainya. Sedangkan pembangunan rohani, selain program termos (terapi emosi) bagi seluruh PNS, juga hingga saat ini masih dilaksanakan adalah program Imtaq yang dilaksanakan setiap hari Jum’at, baik ditingkat Kabupaten maupun di seluruh SKPD di masing-masing Kecamatan.Program ini menurutnya bermula hanya siswa sekolah saja yang mengadakan Imtaq, namun sekarang sudah berkembang ke semua pejabat PNS yang ada di Pemda KLU.Semua keberhasilan pembangunan di daerah ini adalah berkat program Pemerintah.”Ini perlu kita syukuri, ”katanya.

Dalam peringatan Isro’ dan Mi’roj yang berlangsung sederhana di Mesjid Nurul Jannah Santong Timur itu, selain di hadiri Bupati KLU H.Djohan Sjamsu,SH, juga dihadiri Wakil Ketua DPRD KLU Burhan M.Nur. Di hadapan petinggi KLU itu, Ust. Lalu Syarifudin, selanjutnya menyampaikan beberapa hal terkait cara bersyukur yang diajarkan para ulama, yaitu bersyukur dengan merasakannya dengan hati,bersyukur dengan mengucapkannya dengan lisan dan bersyukur dengan membuktikan dengan perbuatan.

Sudah menjadi cerminan sebagai seorang muslim, bahwa sholat itu merupakan pondasi tauhid yang paling utama. Dimana masalah sholat ini di terima langsung oleh Nabi Muhammad Saw dari Allah Swt, ketika terjadinya peristiwa Isro’ dan Mi’roj.

Nabi Muhammad Saw ketika ada panggilan untuk menerima perintah sholat ini sedang menghadapi ujian yang maha berat dan tingkat perjuangan sudah pada puncaknya, seperti gangguan, hinaan,aniaya serta siksaan yang dialami oleh Nabi bersama pengikut-pengikutnya.Dalam kondisi seperti itu, maka Nabi Muhammad Saw menjalani Isro’ dan Mi’roj dari Mekkah ke Baitul Maqdis Mesjil Al Aqsha di Palestina yang jaraknya sekitar 1.230 km ditempuh dengan menggunakan Buroq yang dapat bergerak dengan kecepatan cahaya 0,4 detik, dimana kecepatan cahaya 300.000 km/detik.

Dari Palestina ini, Nabi terus naik ke langit ke tujuh hingga ke Sidratul Muntaha. Di situlah Nabi Muhammad menerima perintah langsung dari Allah tentang sholat lima waktu.

Hikmah Allah memerintahkan Isro’ dan Mi’roj kepada Nabi Muhammad Saw dalam perjalanan satu malam itu, adalah untuk lebih menambah kekuatan iman dan keyakinan beliau sebagai Rasul, yang di utus Allah ke tengah-tengah ummat manusia, untuk membawa risalah-Nya.Dengan demikian akan bertambahlah kekuatan bathin sewaktu menerima cobaan,musibah serta siksaan yang bagaimanapun besarnya dalam memperjuangkan cita-cita luhur, mengajak seluruh ummat manusia kepada agama Islam.

Peristiwa Isro’ dan Mi’roj Nabi Muhammad Saw ini terjadi pada malam 27 Rajab tahun 11 H sesudah beliau diangkat menjadi Rasul.Kejadian Isro’ dan Mi’roj ini, disamping memberikan kekuatan batin kepada Nabi Muhammad Saw dalam perjuangan menegakkan agama Allah, juga menjadi ujian bagi kaum Muslimin sendiri, apakah mereka beriman dan percaya kepada kejadian yang mentakjubkan dan di luar akal manusia itu, yaitu perjalanan yang berates-ratus mil serta menembus tujuh lapis langit dan hanya di tempuh dalam satu malam saja.

Bagi kaum Quraisy, peristiwa Isro’ dan Mi’roj ini,mereka jadikan senjata untuk menuduh Nabi Muhammad Saw sebagai seorang yang tidak beres otaknya dan mereka jadikan bahan bermacam-macam hinaan dan olok-olokan yang sangat keji.

Oleh Ust.Syarifudin memandang bahwa Ilmu pengetahuan dewasa ini di tantang dengan membuka tabir rohani pengetahuan yang di berikan Allah kepada Nabi Muhammad Saw melalui peristiwa Isro’ dan Mi’roj. Penemuan ilmu pengetahuan membenarkan teori telepati transmisi masa dengan radio,telephotography (faksimili) dan lain-lain yang semula dianggap pekerjaan lamunan belaka.(Eko).

Senin, 18 Juni 2012

BKKKS Provinsi NTB Gelar Pelatihan Persiapan Berkeluarga Bagi Remaja

Kayangan,(SK),-- Seorang siswa 30% berada di sekolah, 10-15% di lingkungan sosialnya dan sisanya di rumah. Maka posisi terbesar adalah orang tua yang menjadi guru pendidikan karakter bagi anaknya. “Jadi jangan anggap sepele dalam sikap dan prilaku kita untuk memberikan contoh yang baik dalam pendidikan karakter anak,”kata Rohani,S.Pd dalam penyampaian materinya sebagai pembicara pada pelatihan persiapan berkeluarga bagi remaja, yang di gelar BKKKS Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang berlangsung di aula Kantor Camat Kayangan Kabupaten Lombok Utara,Kamis,(14/06) lalu.

Selanjutnya Rohani memaparkan, manusia merupakan makhluk social yan g mudah beradaptasi, terasa berat jika itu dijalankan terus menerus, maka lama-lama terbiasa, jadi segala sesuatu yang dikatakan dan langsung dilakukan akan menjadi kebiasaan bagi anak itu sendiri. Pendidikan yang diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan seorang anak akan menjadi cerdas emosinya, yang menjadi bekal penting dalam mempersiapkan anak menyongsong masa depan.

Di jelaskan Rohani, yang juga istri Wakil Bupati KLU ini bahwa, artikel yang paling banyak dipakai oleh Family terapis, oleh para HRD Manager atau praktisi-praktisi di Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menganalisa kepribadian seseorang dalam memahami macam-macam kepribadian anak.

Rohani mengatakan ada empat golongan besar dalam memahami kepribadian manusia, diantaranya Koleris,Sangunis,Phlegmatis dan Melangkolis.

Koleris, mewakili tipe kepribadian yang tegas dan kemudian cenderung untuk memimpin, pemimpin yang dilahirkan secara alamiah begitulah koleris. Rohani menyebut bahwa ciri-ciri tipe koleris ini adalah Dia ingin segala sesuatunya cepat dan dilakukan saat itu juga, dia tidak mau bertele-tele tetapi pada titik ekstrimnya adalah dia bisa menjadi terlalu dominan dan terlalu mengatur,terlalu mengontrol, sehingga orang lain tidak tahan.Selain itu, dia juga ingin segala sesuatunya dilakukan dengan sangat cepat, kemudian dia bisa juga lupa beberapa detai-detail tentang hal penting yang harus dilakukan. “Inilah tipe kepribadian koleris yang sejati,”katanya dengan mimic serius.

“Orang koleris akan berpakaian dengan praktis,simple,tidak mementingkan model pakaian, tetapi lebih mementingkan fungsi dari pakaian itu sendiri,”jelasnya.

Sanguinis, merupakan tipe kepribadian yang cerah,ceria, bisa mendengar suaranya sebelum melihat orangnya, heboh sekali dan jika memakai pakaian biasanya berwarna cerah,meriah dengan banyak sekali aksesoris, sangat senang menjadi pusat perhatian.Dia sangat senang bermain dan berkumpul dengan banyak teman-temannya,senang dengan aktivitas outdor dengan menyenangkan.

Kemudian untuk tipe Melangkolis, cirri-cirinya sangat teratur,suka kerapian,cerdas dan pandai,suka mengontrol semuanya sendiri, terkadang mereka suka mengingatkan orang lain,jika keluar kamar,lampu dan lain-lain alat elektronik di matikan.

Phlagmatis adalah merupakan cirri-ciri kepribadian yang suka melakukan segala sesuatu berdasarkan urutan yang telah diberikan, tipe pengikut yang setia, dia bisa melakukan sesuatu berhari-hari, berminggu-minggu dan berbulan-bulan. Disamping itu, ia bisa dipercaya untuk memegang rahasia, karena biasanya cenderung diam dan mengalah.

Di akhir materinya, Rohani menyampaikan beberapa hal penting terkait system pola asuh anak yang berkarakter perbaikan diri. Pola asuh anak yang dimaksudnya adalah yang memiliki prinsip pada perbaikan diri diantaranya, anak-anak harus belajar dan percaya pada kebaikan dasar seperti ucapan salam dan sebagainya. Anak-anak juga harus tahu bagaimana menunggu bahwa hal-hal dalam hidup tidak selalu datang cepat dan instan serta biarkan mereka belajar bagaimana menangani frustasi.

Sementara pembicara lain yang juga mendapatkan giliran pada kesempatan tersebut diantaranya Dr H.Abdul Kadir dari Dinas Kesehatan KLU,H.Rusdi dari Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat dan nara sumber dari BK3S Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sementara pesertanya berasal dari siswa SMA/MA se Kecamatan Kayangan,GPA Santong.(Eko).
 

Kamis, 14 Juni 2012

Dugaan Aliran Sesat, Masyarakat Santong Resah

Kayangan,(SK),-- Akhir-akhir ini masyarakat Dusun Waker khususnya dan Desa Santong Kecamatan Kayangan pada umumnya resah atas kiprah sekelompok orang dibawah pimpinan Sukron (Penghulu Dusun Waker) yang mengadakan pengajian atau muzakarah yang di duga aliran sesat.

Keresahan masyarakat ini mulai muncul ketika Lalu Muh.Rasyid (Mamiq Ros) yang merupakan utusan pribadi dari gurunya Lalu Nur Bayan yang beralamat di Montong Betok Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur, datang ke Dusun Waker Desa Santong Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara untuk mengadakan pengajian atau muzakarah, dimana inti pengajarannya berdasarkan issu yang berkembang di lingkungan masyarakat Desa Santong adalah kelompok ini tidak mengerjakan Sholat,Puasa dan Haji.

Berdasarkan pengakuan Lalu Muh.Rasyid (Mamiq Ros) yang di mintai keterangannya oleh Pemerintah Desa Santong ketika di giring ke Kantor Desa Santong pada malam Selasa,29 Mei 2012 lalu, hanya mengatakan mereka kumpul dengan kelompok pengajian itu sekedar ‘Muzakarah atau Kaji Diri’.Untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan, setelah di interogasi, akhirnya Mamiq Ros yang nota bene utusan pribadi gurunya L.Nur Bayan ini, di pulangkan dan di larang datang kembali menemui kelompok pengajiannya.

Menurut keterangan Amaq Niah, salah seorang anggota kelompok pengajian ini yang sudah di Bae’at gurunya L.Nur Bayan dan sudah menyatakan dirinya keluar dari kelompok pengajian tersebut mengatakan,pada intinya gurunya Lalu Nur Bayan ini mengajarkan Haji tidak perlu,cukup di sini saja; Sholat untuk apa,itu rukun namanya dan Puasa tidak perlu, bulannya yang puasa, kita sudah di muliakan oleh Allah Swt.
Dikatakan, sementara kitab yang dipergunakan oleh kelompok pengajian ini adalah “Ilmu Rahasia” karangan Lalu Nur Bayan, yang kini barang buktinya di sita oleh MUI KLU.

Selanjutnya Amak Niah juga menyebut nama-nama anggota kelompok yang tergabung dalam pengajian yang menamakan dirinya ‘Pengkajian Diri’ itu, antara lain: Sukron (Penghulu), Suhairi, Suparman, Heri, Ma’in, Amrin, Amak Bahar, Ade Candra,Muhir,Iwan (PNS), Muhadis,Haeruman,Sukini,Musorropa dan Amak Niah sendiri yang menyatakan dirinya sudah keluar.

Terkait dengan permasalahan tersebut, Pemerintah Desa Santong mengundang kelompok pengajian ini untuk mengklarifikasi dugaan aliran sesat yang di ajarkannya, pada hari Selasa,5 Juni 2012 bertempat di Kantor Desa Santong.Pada pertemuan tersebut, di hadiri oleh Wakil Ketua DPRD KLU Burhan M.Nur, Sekretaris MUI KLU Ust.Muh.Wildah,S.Pd,TGH.Sukarman Azhar Ali,Ust.Zohni,Kasat Pol.PP KLU Drs Abdul Hamid,Perwakilan Kesbangpollinmas KLU Kartono, Muspika, Kepala Desa Santong, tokoh Agama, tokoh masyarakat,tokoh pemuda dan ratusan masyarakat Desa Santong.

Dalam klarifikasi dugaan aliran sesat yang di anut kelompok pengajian yang menamakan dirinya ‘Pengkajian Diri’ dan meresahkan masyarakat tersebut, pihak MUI KLU menyarankan agar ajaran ini di hentikan, karena ini adalah bentuk pelecehan terhadap Agama.Di samping itu,MUI juga menyarankan kepada Pemerintah Desa Santong untuk membuat sebuah kesepakatan, diantaranya, yang pertama : kelompok pengajian ini di larang melakukan aktivitas pengajian, baik di lingkungan tempat tinggalnya maupun mengikuti pengajian ke Montong Betok Lombok Timur ke gurunya Lalu Nur Bayan. Kedua :Gurunya Lalu Nur Bayan ataupun asistennya yang bernama Lalu Muh.Rasyid (Mamiq Ros), di larang datang ke daerah Waker (Desa Santong).Ketiga : Buat sebuah pernyataan sikap yang di tanda tangani oleh masing-masing anggota kelompok pengajian tersebut,yang isinya tidak lagi mengikuti ajaran gurunya.Keempat : Jika hal ini tidak di indahkan oleh kelompok pengajian ini, maka akan di lanjutkan prosesnya ke ranah hukum.

Terkait dengan itu,Kepala Desa Santong Muhakim berjanji akan mengadakan pendekatan kembali dengan masing-masing anggota kelompok pengajian tersebut, agar mereka mau kembali ke Tauhid ajaran Islam sesungguhnya dan meninggalkan ajaran gurunya Lalu Nur Bayan. Disamping itu, Muhakim juga berjanji akan memfasilitasi kelompok pengajian ini untuk membuat pernyataan keluar dari ajaran itu dan tidak lagi mengikuti pengajian gurunya Lalu Nur Bayan, kemudian di tanda tangani oleh masing-masing anggota kelompok pengajian tersebut.”Insya Allah, dalam waktu dekat ini mudah-mudahan rampung,”katanya berharap.(Eko).

Bupati KLU Sidak Pelaksanaan E-KTP di Kayangan

Kayangan,(SK),-- Memasuki hari ke sembilan pelaksanaan E-KTP di wilayah Kabupaten Lombok Utara, Bupati KLU H.Djohan Sjamsu,SH melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Kecamatan Kayangan, Senin,(11/06).
Dalam sidak tersebut, Bupati yang didampingi Kasat Pol.PP KLU Drs Abdul Hamid,Camat yang diwakili Sekcam Kayangan R.Kertamono kali ini langsung menuju ruang operator pelaksanaan perekaman data E-KTP. Masyarakat yang hadir sambil menunggu antrian/giliran untuk di rekam datanya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Bupati KLU sambil bersalaman.

Dalam sidak tersebut, Bupati berdialog langsung dengan operator dan anggota masyarakat yang sedang melakukan perekaman datanya. Ketika di tanya Bupati tentang apa saja kendala yang sering di hadapi selama proses E-KTP di wilayah Kayangan ini, Malkam Hadi, salah seorang operator mengatkan, tidak ada kendala dan hambatan yang berarti selama melayani masyarakat dalam perekaman datanya. Namun di akui Malkam, hanya saja sebagian anggota masyarakat ada yang terpaksa tidak dapat di layani terkait dengan perbedaan data yang sesungguhnya yang di miliki masyarakat dengan SP NIK yang di terima dari Dukcapil. Untuk memperbaikinya, pihaknya menyarankan agar masyarakat yang datanya salah, kembali ke Dukcapil untuk memperbaikinya.Disamping itu, kendala yang sering di hadapi, sebut Malkam, sering matinya listrik, yang walaupun ada mesin genset yang tetap standbay, namun tidak semua peralatan dapat di fungsikan.

Bupati KLU H.Djohan Sjamsu,SH menyatakan, bahwa program E-KTP ini adalah merupakan program nasional yang batas wkatu pelaksanaannya hingga Oktober 2012. Namun Bupati berharap, khusus KLU pelaksanaan E-KTP di Bumi Tioq Tata Tunaq ini, harus rampung hingga September 2012 mendatang.

L.Saep (40) warga Boyotan Proyek Desa Gumantar yang mendapat giliran di rekam datanya mengatakan, seluruh masyarakat yang mendapatkan panggilan sangat senang dan antusias untuk datang ke tempat pelayanan E-KTP di Kantor Camat Kayangan ini. Buktinya, katanya, terdapat antrian yang panjang untuk menunggu giliran di panggil memasuki ruang perekaman data dalam program E-KTP ini.”Kita bersyukur pada Pemerintah, khususnya Pemda KLU atas adanya program nasional ini,”katanya.

Hingga memasuki hari ke-9 ketika Sidak yang di lakukan Bupati, perekaman data E-KTP bagi warga masyarakat yang berada di ring pertama mencapai 1.957 wajib KTP. Dimana target untuk setiap harinya dapat di rekam 150 hingga 200 orang. Namun diakui Malkm Hadi, ada juga yang melebihi target, yaitu pada hari yang ketiga, jumlah warga masyarakat wajib KTP yang berhasil di rekam datanya mencapai 411 orang. Ini pun perekaman datanya hingga jam 19,00 wita.

“Mudah-mudahan proses pelaksanaan E-KTP di wilayah ini berjalan lancar,aman, tertib dan terkendali,”harap Camat Kayangan Tresnahadi, pada suatu kesempatan.(Eko)

Pencurian Mesin PLTMH Berhasil di Gagalkan Linmas Santong

Kayangan,(SK),--- Upaya pencurian Mesin Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Santong berhasil di gagalkan oleh Linmas Desa Santong yang sedang melakukan patroli di wilayahnya, pada hari Kamis malam (08/06) sekitar pukul 24,00 wita dini hari.

PLTMH yang terletak di Dusun Santong Timur tersebut di peruntukkan bagi masyarakat Dusun Senjajak Desa Sambik Bangkol Kecamatan Gangga, dimana PLTMH itu merupakan sumbangan Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Nusa Tenggara Barat beberapa tahun silam.

Menurut Kustur (54) anggota Linmas Desa Santong yang berhasil menggagalkan upaya percobaan pencurian mesin PLTMH tersebut mengatakan, memang mesin PLTMH yang diperuntukkan bagi masyarakat Senjajak Desa Sambik Bangkol Kecamatan Gangga dan masyarakat Sangiang Desa Sesait Kecamatan Kayangan tersebut sudah satu tahun tidak berfungsi.Hal tersebut menurutnya, karena kedua kelompok masyarakat yang selama ini memanfaatkan PLTMH itu sebagai sumber penerangan penduduknya sudah tidak lagi menggunakan alat tersebut, karena memang sudah beralih ke listrik PLN.

Dikatakan, barang bukti yang berhasil di amankan pihaknya di Kantor Desa Santong berupa 37 lembar atap Seng dan pelakunya diperkirakan berjumlah 4 (empat) orang, namun berhasil melarikan diri, sedangkan Mesin PLTMH tersebut aman di lokasi.

Camat Kayangan Tresnahadi,S.Pt, ketika mendapatkan laporan dari Kepala Desa Santong Muhakim, segera memerintahkan Kasi Trantib Kecamatan Kayangan untuk segera turun ke TKP dan berkoordinasi dengan pihak terkait sekaligus mengamankan barang buktinya.

Dikatakan, memang mesin PLTMH ini sudah tidak di fungsikan lagi, karena masyarakat yang memanfaatkan mesin tersebut sudah beralih ke pelanggan listrik PLN setahun lalu.Sehingga nyaris mesin yang selama ini di manfaatkan oleh masyarakat Senjajak dan Sangiang itu, tidak lagi di fungsikan.Penjaga pun yang selama ini bertugas mengoperasikan mesin tersebut sudah tidak aktif lagi. “Jadi tidak lagi di jaga karena sudah tidak di fungsikan,”kata Tresnahadi membenarkan.

“Kalau memang alat ini tidak di fungsikan lagi, menjadi kewenangan Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk mengambilnya. Kita mohonlah agar pihak dinas ini yang menyelesaikannya,”harapnya.(Eko).