Tampilkan postingan dengan label OLAH RAGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OLAH RAGA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Oktober 2013

Sandre FC Bekuk Bubax FC 4 – 0 Dalam Laga Perdana Open Turnamen Futsal GB Tukak Bendu

Sesait,(SK),-- Dalam rangka memeriahkan HUT Generasi Bersatu Tukak Bendu ke 6 tahun 2013 ini, dalam laga perdana open turnamen Futsal yang berlangsung di GOR Futsal GB Tukak Bendu, Kamis (03/10/2013), sekuad Sandre FC Santong Timur membekuk rivalnya Bubax Sesait telak 4 - 0.
Sejak menit-menit awal, memang Sandre FC terus mendominasi permainan.Sehingga tidak ayal, tim di bawah pimpinan kaptennya Lan nomor punggung 7 ini berhasil membobol pertahanan Bubax FC yang di jaga ketat Depak pada menit kedua pertandingan di mulai. Skuad di bawah asuhan Burhan M.Nur,SH Wakil Ketua DPRD KLU ini kembali menambah koleksi gol lewat tendangan spektakuler Lan pada menit yang 13. Keadaan ini terus bertahan hingga turun minum.
Pada putaran kedua, kembali Sandre FC menorehkan gol bertubi-tubi ke gawang Bubax FC pada menit yang 18 dan 30 sehingga tim Bubax FC kewalahan meladeni serangan dari para pemain juara bertahan pada open turnamen tahun lalu ini tidak tertandingi. Keadaan itu terus bertahan hingga pertandingan usai.Dengan demikian Sandre FC sudah bisa di pastikan masuk ke putaran berikutnya.

Kapten Sandre Fc Lan usai menjamu Bubax FC 4 – 0 dalam laga tersebut mengatakan, permainan timnya memang sejak awal sudah menargetkan harus menang pada putaran pertama itu.Sehingga menurutnya, jika pada laga perdana itu menang, tentu untuk melangkah ke putaran berikutnya agak mudah. Jika tidak, katanya, maka nama besar sebagai juara bertahan yang di sandang timnya kali ini akan hilang.
Ketika di tanya peluang timnya bisa merebut kembali nama besarnya sebagai juara pada open turnamen Futsal pada tahun ini, Lan dengan senyum menjawab tentu akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa bertahan pada laga-laga berikutnya. “Jika perlu pada setiap pertandingan harus menang, sehingga peluang untuk menjadi juara kembali, tentu akan berpeluang besar,”katanya yakin.(Eko)

Camat Kayangan Buka Turnamen Futsal Sambut HUT GB Ke-6

Sesait,(SK),-- Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) organisasi Pemuda Generasi Bersatu (GB) Tukak Bendu Desa Sesait Kecamatan Kayangan KLU, Panitia menggelar berbagai lomba.

Ketua Panitia Supianto dalam laporannya mengatakan, kegiatan yang di selenggarakan pada HUT GB ke 6 yang dirangkaikan dengan Tahun baru Islam 1435 H yang paling bergengsi di kalangan pecinta sepak bola adalah Futsal. Sehingga dalam kegiatan untuk memeriahkan hari jadi organisasi GB di bawah kepemimpinan Subiadi,SE pada tahun ke-6 ini, peserta yang ikut ambil bagian dalam turnamen ini sejumlah 64 tiem.Jumlah peserta yang berpartisipasi inipun bertambah untuk setiap tahunnya, dimana pada tahun 2012 lalu jumlah peserta 48 teim.

Dikatakan, melihat animo para pecinta olah raga yang mulai ngetren beberapa tahun terakhir ini, jika dilihat dari segi kuantitas yang ikut ambil bagian dalam HUT GB ini, maka penyelenggaraannya dilaksanakan sedini mungkin oleh Panitia. Supianto mengakui masih banyak klub-klub yang belum memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.Hal itu di karenakan limit waktu yang di sediakan panitia terbatas. Sehingga ada beberapa klub yang mendaftar setelah di gelarnya tehnikal meeting.”Agar mereka tidak kecewa, terpaksa tuan rumah mengalah untuk memberikan kesempatan kepada klub yang terlambat mendaftar, ”tandas Supianto.

Sementara itu, Camat Kayangan Tresnahadi dalam sambutannya sesaat sebelum di daulat melakukan kick of dalam pembukaan turnamen Futsal dalam rangka HUT GB ke 6 atas nama Pemerintah Kecamatan mengucapkan selamat atas terselenggaranya open turnamen Futsal yang di gelar panitia pada tahun ini, karena jumlah peserta dari tahun ke tahun selalu meningkat.

Dengan banyaknya peserta yang ikut berpartisipasi ambil bagian dalam open turnamen Futsal ini, tentunya akan selalu meriah.”Mudah-mudahan kedepannya kegiatan open turnamen seperti ini bisa terus di laksanakan sebagai rangkaian daripada peringatan hari ulang tahun generasi bersatu Tukak Bendu Desa Sesait Kecamatan Kayangan ini,”harapnya.

Selaku Pemerintah Kecamatan,Tresnahadi juga berharap agar pelaksanaan open turnamen Futsal ini bisa berlangsung dengan aman,lancar dan tertib, mulai dari sejak pembukaan ini hingga babak Final nantinya.Karena keamanan dan ketertiban itu merupakan suatu hal yang sangat penting yang terus di jaga dalam rangka pelaksanaan kegiatan yang memerlukan waktu yang cukup lama ini.

Kepada seluruh pemain yang turut serta ambil bagian dalam kegiatan tersebut, Tresnahadi juga berharap agar selalu menjalin silaturrahmi dengan hajatan bahwa kegiatan ini di hajatkan sebagai ajang untuk menyambung silaturrahmi, agar terjalin tali kasih sayang antar sesama sehingga keakraban dan kekeluargaan semakin lama semakin erat.”Mohon kepad para pemain yang bertanding kali ini agar selalu menjaga permainan dengan baik sehingga akan terjalan kualitas permainan yang bermutu,”tandasnya. (Eko)

Rabu, 09 Januari 2013

Inventarisir Atlit Berbakat, KONI KLU Gelar Sosialisasi

Kayangan,(SK),-- Kabupaten Lombok Utara yang walaupun usianya masih relative muda namun banyak menyimpan potensi atlit berbakat dari berbagai cabang olah raga.Sebut saja seperti silat,karate,taekwondo,atletik, bulu tangkis, golf, tennis meja,catur dan lainnya sudah mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan di tingkat Nasional bagi Kabupaten Lombok Utara.

Hal tersebut di katakan Ketua KONI KLU Intiha,S.IP dalam Sosialisasi KONI KLU untuk menginventarisir para atlit berbakat pada cabang olahraga tertentu di daerah Tioq Tata Tunaq yang berlangsung di Kantor Camat Kayangan,Selasa (08/01/2013).

Dikatakan,tujuan sosialisasi ini di samping menginventarisasi potensi atlit berbakat di daerah ini yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan dikemudian hari, juga ingin memperkenalkan keberadaan KONI secara luas di kalangan masyarakat KLU, mengingat minat masyarakat terutama generasi muda terhadap kegiatan olahraga diberbagai cabang yang sangat tinggi.

Selain itu,Intiha juga menyebut bahwa prestasi olahraga atlit Lombok Utara di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat maupun di tingkat Nasional patut di perhitungkan.Sehingga tidak salah kalau visi KONI dalam perannya membangun generasi muda KLU yang sehat secara fisik dan mental,berdaya pikir tinggi, kreatif dan memiliki pengendalian diri yang baik menjadi prioritas.

Namun tidak bisa dipungkiri, lanjutnya, bahwa sesuai dengan UU No.32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, maka sebagai daerah pemekaran baru, Kabupaten Lombok Utara dihadapkan pada berbagai persoalan, salah satunya adalah sarana dan prasarana olahraga yang kurang memadai.

Pengembangan kegiatan di bidang olahraga harus didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai sehingga olahraga dapat diarahkan untuk peningkatan semangat kompetisi positif dan prestasi terutama di tingkat daerah.Program pengembangan dan peningkatan prestasi olahraga ini harus di sesuaikan dengan kemajuan dan dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

Di awal terbentuknya KLU, dibentuk juga KONI Persiapan dengan Ketuanya yang pertama Intiha,S.IP.Namun menurut Intiha, pembentukan KONI ini pun tidak di ikuti dengan dana oprasional.Sebab tidak dikawal untuk mendapatkan anggaran murni saat itu. Begitu dirinya menggelar muasyawarah daerah di Kecamatan Pemenang, dimana cabor yang ada pada saat itu baru 9 cabor, tidak sebanyak yang sekarang (14 cabor).Akhirnya, melalui Musda itu dirinya terpilih kembali sebagai Ketua KONI devinitif sehingga mendapatkan dana pada saat itu (2011) setengah milyar.”Dana inilah yang kami transfer ke 14 cabang olahraga yang ada, mulai dari cabang atletik hingga panjat tebing,”tandasnya.

”Silahkan inventarisir anak-anak kita yang berbakat, karena rizki itu tidak saja dari profesi sebagai petani,pegawai maupun yang lainnya, tetapi juga dalam bidang olahraga dapat pula mendatangkan rizki,”tambahnya.

Sementara itu, Camat Kayangan Tresnahadi dalam sambutannya mengatakan, masih banyak warga KLU yang belum mengetahui keberadaan KONI di Kabupaten Lombok Utara. Hal itu disebabkan karena memang KONI ini baru saja dibentuk 2 tahun lalu, sehingga masih banyak masyarakat yang belum memahami tufoksi dari pada KONI KLU ini.

Dikatakan, sejauh mana program-program atau kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan oleh KONI Kabupaten Lombok Utara.KONI ini adalah membawahi pengurus-pengurus cabang olah raga yang ada di daerah ini.”Jadi induk dari semua cabang olahraga di Kabupaten Lombok Utara ini adalah KONI”katanya.

Oleh karena semua cabor yang ada di KLU ini berinduk kepada KONI, maka perannya sangat penting artinya dalam rangka untuk membina dan meningkatkan prestasi olahraga khususnya yang ada di gumi Tioq Tata Tunaq ini. Tresnahadi sangat berterima kasih kepada KONI KLU yang telah memprogramkan acara sosialisasi ini di Kecamatan Kayangan dan berharap mudah-mudahan sosialisasi yang disampaikan langsung Ketua KONI KLU ini bisa bermanfaat.

Diakui Tresnahadi, animo masyarakat Kecamatan Kayangan yang cukup tinggi terhadapo olahraga, hingga saat ini belum didukung oleh adanya sarana dan prasarana olahraga khusus.Padahal sarana olahraga merupakan sarana yang vital bagi pengembangan kegiatan dan prestasi olahraga. Oleh karena itu, Tresnahadi selaku Camat Kayangan memandang perlu untuk merevitalisasi lapangan olahraga Kecamatan Kayangan yang ada saat ini, sehingga memenuhi standar sarana prasarana olah raga guna menggali potensi atlit berbakat dibidang olahraga ditingkat daearh.

Kepada seluruh peserta sosialisasi, Tresnahadi berharap agar kegiatan sosialisasi KONI KLU ini diikuti dengan baik, sehingga nantinya memahami sejauh mana program-program yang telah dilaksanakan oleh KONI KLU, bisa di fahami.(Eko)

Sabtu, 06 Oktober 2012

Sambut HUT GB Ke-5, Panitia Gelar Berbagai Lomba

Sesait,(SK) -- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke 5, para pemuda Tukak Bendu yang tergabung dalam kelompok Bajang Generasi Bersatu (GB), gelar berbagai lomba.

Kegiatan GB yang rutin digelar sekali setahun ini, dimeriahkan dengan berbagai mata lomba.Ketua GB Subiadi,SE mengatakan, kegiatan yang di laksanakan tahun ini semuanya untuk umum,baik level Kabupaten,Kecamatan maupun level desa dan dusun, diantaranya bidang olah raga seperti Futsal, tennis meja,catur dan jalan sehat.Kemudian di bidang keagamaan antara lain lomba pidato, lomba azan,MTQ, puitisasi terjemahan Al-Qur’an.Selain itu ada juga kegiatan tambahan khusus bagi warga dusun Tukak Bendu, seperti tarik tambang,panjat pinang,pantok periuk,sendok kelereng dan junjung bakul.

Menurut Ketua Panitia Said Arif Aliadi, kegiatan yang dilakukan dalam rangka memeriahkan HUT GB yang ke 5 tahun ini, yang acara puncaknya jatuh pada tanggal 27 November 2012 mendatang, dirangkaikan juga dengan peringatan tahun baru Islam 1434 H.

Dikatakan, bahwa untuk kegiatan Futsal diikuti dua Kecamatan (Kayangan - Gangga) dan pada tahun ini jumlah pesertanya ada 48 tim, nyaris sama dengan tahun sebelumnya. “Jadi tidak ada peningkatan kuantitas jika dibandingkan dengan tahun lalu,”kilahnya.

Kegiatan yang banyak menyedot minat generasi muda khususnya kegiatan Futsal ini, pembukaannya telah dibuka secara resmi oleh Camat Kayangan yang di wakili Kasi Trantib Eko Sekiadim,S.Sos di Lapangan Futsal Tukak Bendu,Senin (01/10/2012).

Dalam sambutannya, Camat Kayangan menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh Kelompok Bajang Generasi Bersatu (GB) Tukak Bendu ini. Karena menurutnya, bahwa kegiatan semacam ini dinilainya adalah kegiatan yang positif. Disamping itu, ajang seperti ini sangat bagus terus digalakkan, sehingga nantinya akan terjalin silaturrahmi yang kuat antar generasi muda dan terbinanya persatuan dan kesatuan sebagai wadah mempersatukan seluruh generasi muda diwilayah ini.

Dihadapan para tamu undangan yang hadir, Camat Kayangan berpesan kepada seluruh panitia penyelenggara dan para pemain yang akan berlaga dilapangan agar melaksanakan kegiatan ini dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Ini adalah untuk menyambung silaturrahmi dan untuk persahabatan. Jaga kekompakan dan keamanan, selalu bertindak seportif dalam segala hal serta gunakan aturan yang sudah baku,”katanya.

Kegiatan yang digelar Generasi Bersatu Tukak Bendu ini, juga mendapatkan dukungan dan respon positif dari Ketua kelompok Bajang Patuh (BP) Lokok Sutrang Zaenul Hadi,S.Pd. Menurutnya, bahwa kegiatan yang dilakukan oleh GB ini adalah kegiatan yang positif, karena melalui kegiatan semacam ini dapat menggugah semangat generasi muda. Apalagi kegiatan ini diikuti oleh 48 tim dan tim paling banyak ambil bagian adalah dari Kecamatan Kayangan.

“Saya melihat semangat generasi muda terhadap Futsal ini sangat tinggi. Buktinya, bahwa setiap ada penyelenggaraan kegiatan serupa, pesertanya pasti membludak,”kata Zaenul.

Diakui Zaenul Hadi, kegiatan GB pada tahun ini ada peningkatan.Animo para pemuda penggemar olah raga yang satu ini sangat besar.Hal ini dibuktikan dengan turut sertanya seluruh organisasi pemuda yang ada di wialayah ini dalam lomba Futsal.Animo tentang kegiatan Futsal ini sangat tinggi dan jarang dilaksankaan di tingkat Kecamatan.

“Saran saya kepada panitia, harus lebih giat lagi berbuat sehingga pada tahun mendatang bisa ditingkatkan lagi sistim pertandingannya, jangan tetap berpaku pada sistim setengah kompetisi, kalau bisa sistim penuh,”kata Zaenul.

Ketika ditanya wartawan suarakomunitasnet ini, apakah BP juga dalam penyelenggaraan HUT- nya akan mengadakan kegiatan serupa? Zaenul Hadi mengatakan, juga akan melakukannnya. Namun diakui Zaenul Hadi, bahwa jarak kegiatan yang dilakukan GB dengan HUT Bajang Patuh terlalu dekat. Sehingga tidak memungkinkan pihaknya melakukan kegiatan serupa yang hanya berjarak satu bulan.

“Kalaupun kita (BP) lakukan kegiatan serupa seperti yang dilakukan GB, harus ada jaraknya, minimal 6 bulan. Sehingga limit waktu seperti itu, memungkinkan kita untuk berbuat maksimal,”kilah Zaenul penuh semangat.

Hal senada diungkapkan oleh salah seorang tokoh masyarakat Tukak Bendu Rahim Arto, bahwa kegiatan yang dilakukan GB ini sangat postif, karena dengan adanya kegiatan semacam ini, akan dapat menggugah semangat generasi muda yang selama ini masih terpendam.

“Semangat generasi muda yang selama ini masih terpendam, akan bangkit untuk ambil bagian dalam kegiatan ini. Buktinya banyak kelompok bajang yang ikut daftar,”katanya.

Dukungan yang serupa juga direspon Kadus Tukak Bendu, Sukarti. Kegiatan yang dilakukan Kelompok Bajang Generasi Bersatu (GB) Tukak Bendu didukung sepenuhnya. Diakui Sukarti, banyak yang telah dilakukan GB, baik dalam mendukung program Pemerintah maupun program-program kemasyarakatan. Jadi dalam melaksanakan berbagai program, diakui Sukarti bahwa antara Pemerintah dan kelompok Bajang Generasi Bersatu (GB) saling bahu-membahudalam menuntaskannya.

“Harapan saya kepada Panitia Penyelenggara dan seluruh masyarakat bertetangga, agar selama kegiatan ini berlangsung, ciptakan suasana aman,tertib, sehingga nuansa silaturrahmi persatuan dapat terjalin dengan baik serta hasil akhir dari seluruh rangkaian kegiatan juga akan sukses,”pesannya.

Acara Pembukaan Kegiatan menyambut HUT GB yang ke 5 tahun ini, dihadiri oleh beberapa tokoh, diantaranya sesepuh adat Sesait yang juga anggota DPRD KLU Djekat, Camat Kayangan, Kepala UPTD Dikbudpora, Pemusungan Sesait, Kadus Tukak Bendu,tokoh masyarakat dan beberapa tokoh pemuda perwakilan dari wilayah Kayangan serta seponsor tunggal dari Telkomsel.(Eko)

Senin, 14 Mei 2012

Liga Merenten Junior U-16, Merupakan Ajang Mencari Bibit

Sesait,(SK),-- Salah satu event untuk mempersatukan generasi muda Sesait dalam kegiatan positif dan bermanfaat adalah dengan menyelenggarakan Liga Merenten Junior U-16.

Demikian yang dikatakan Ketua Panitia yang juga Ketua PS Merenten Desa Sesait Alimudin dalam laporannya pada saat pembukaan Liga Merenten Junior U-16 yang berlangsung di Lapangan Umum Merenten Desa Sesait, Sabtu, (12/05).

Dikatakannya, jumlah tim yang ambil bagian dalam Liga Merenten Junior U-16 ini sebanyak 14 tim dari dua desa, yaitu Desa Pendua dan Desa Sesait. Kegiatan yang menyedot perhatian banyak kalangan ini, diperkirakan berlangsung selama 25 hari sejak pembukaan, dengan system Full. Disamping memperebutkan piala bergilir PS Merenten, juga masing-masing tim yang keluar sebagai juara akan diberikan uang pembinaan dan piagam penghargaan. Adapun besarannya uang pembinaannya, menurut Alimudin, untuk juara 1 diberikan uang pembinaan sebesar satu juta rupiah ditambah piagam penghargaan. Sedangkan untuk juara 2,3 dan 4 akan diberikan uang pembinaan masing-masing sebesar 750 ribu,500 ribu dan 250 ribu rupiah ditambah dengan piagam penghargaan.

Sementara itu, Pemusungan Sesait Murdan dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Pengurus Merenten Desa Sesait ini. Karena diakuinya, kegiatan serupa sempat vakum selama 5 tahun. Sehingga baru kali ini kembali di gelar oleh PS Merenten Desa Sesait. Mudah-mudahan dengan kegiatan yang mulai di galakkan melalui Liga Merenten Junior U-16 ini, citra persepak bolaan di gumi paer Sesait kembali mendapatkan jati dirinya dari masyarakat.

Memang diakui oleh Pemusungan Sesait, bahwa citra persepak bolaan di desa yang bermotokan Merenten ini sempat kisruh lima tahun silam.Ketika itu, Desa Sesait sebagai tuan rumah penyelenggara Liga Perseka Kecamatan Kayangan dan secara kebetulan Liga ini sempat terhenti di tengah jalan.Hal itu disebabkan karena terjadi kesalah pahaman antar wasit dan pemain, sehingga terjadi pemukulan terhadap pemain yang dilakukan oknum wasit yang bertugas kala itu.

“Kami berharap, agar peristiwa serupa jangan sampai terulang kembali di masa mendatang,”harap Murdan yang beberapa bulan lagi akan berakhir masa jabatannya sebagai Pemusungan Sesait ini.

Kepada seluruh Panitia Penyelenggara dan seluruh tim yang ambil bagian dalam kegiatan perhelatan akbar Liga Merenten Junior U-16 yang bergengsi ini, Murdan berpesan laksanakan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, bertindaklah sportif dalam segala hal, hindari kecurangan-kecurangan yang sifatnya tidak harus terjadi dan jadikan event ini sebagai ajang pencari bibit untuk persiapan menghadapi ‘Liga Tioq Tata Tunaq’ tingkat Kabupaten Lombok Utara pada putaran berikutnya tahun depan.

Menurut Koordinator pertandingan Misyadin,S.Pd bahwa, yang mendapatkan kesempatan main pada putaran pertama Liga Merenten Junior U-16 tahun 2012 ini adalah Bajang Karbit Pendua Daya berhadapan dengan Anses B Sesait, dengan kedudukan 0-0.Sementara di hari kedua mendapatkan giliran berlaga adalah tim Sokak Kado Desa Pendua berhadapan dengan tim A lot FC Dusun Lokok Tujan Desa Sesait.

Antusis para penonton yang membanjiri lapangan umum Merenten Desa Sesait ingin melihat dari dekat bagaimana kiprah, taktik dan strategi putra,bai, balok mereka yang pada kesempatan itu ada yang baru pertama kali turun merumput di lapangan umum merenten tersebut.

Misyadin juga mengatakan, selama liga ini berlangsung, ada tim khusus yang bertugas untuk menyeleksi pemain berbakat untuk kemudian nantinya akan di rekrut, dibina ditingkat PS Merenten Desa Sesait. Namun diakui Misyadin, keberadaan tim khusus tersebut sengaja di rahasiakan untuk menghindari nepotisme.

“Ini sebagai angin segar bagi pengurus maupun offisiel pada tim yang berlaga, agar selalu mempersiapkan timnya sebaik mungkin, termasuk materi dari masing-masing pemain,”katanya.

Sementara itu, Masidep,S.Pd selaku ketua tim khusus yang ditunjuk pihak PS Merenten yang populer dengan sebutan Pemerhati Pemandu Bakat Sepak Bola Desa Sesait yang beranggotakan Agus Waker dan Sedim, mengatakan, bahwa tugas mereka adalah mencari,mendata dan menyeleksi para pemain berbakat untuk dipersiapkan sebagi pemain PS Merenten kedepan.

Menurutnya, para pemain PS Merenten yang sudah ada selama ini sudah tidak layak main, karena factor usia sudah tidak memungkinkan mereka bertahan. Sehingga kedepan dalam pencarian bibit melalui Liga Merenten Junior U-16 ini diharapkan bisa di rekrut para pemain berbakat dan handal di bidangnya.

Perlu dicatat, katanya, pencetak gol pertama Liga Merenten Junior I U-16 adalah Ajis no,punggung 10 pada menit ke 4 babak pertama dari tim Alot Lokok Tujan Desa Sesait ketika menjamu tim Sokak Kado dari Desa Pendua.

“Pada saat Final baru bisa ditentukan 22 orang, siapa para pemain berbakat dan terbaik dari seluruh tim yang ambil bagian dalam event ini,”kata Masidep.

Hal senada juga disampaikan Ketua MKD Desa Sesait Karyadin mengatakan, sangat support dan mendukung kegiatan tersebut. “Ini merupakan kegiatan positif yang terus dibina dan dipertahankan, karena ini adalah event bergengsi yang patut di acungi jempol,”selorohnya.

Sementara itu, para pemerhati sepak bola dari Dusun Lokok Sutrang Setiawadi (23) mengatakan, dalam bertanding mental para pemain perlu dibangun,sebab bagaimanapun strategi dan kelihaian bermain bagus, tapi kalau mental tidak ada atau tidak dibangun, maka tentu tidak akan tercapai apa yang menjadi harapan dalam sebuah pertandingan.

Lain halnya dengan Sekretaris Panitia Liga Merenten Junior U-16 Waji Ahmad Supandi,SE mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan melalui Liga ini semata-mata adalah sebagai ajang mencari bakat, sekaligus membangun silaturrahmi antar dua desa (Desa Pendua dan Desa Sesait) yang selama ini terus bersatu dalam bidang olah raga sepak bola ini.

Terus terang, katanya, selama ini, kedua desa tersebut tidak pernah mengadakan kegiatan seleksi seperti ini. Ini terbukti, setiap main di level atas (Kabupaten maupun Provinsi), selalu kandas di tengah jalan. Selain itu, lanjutnya, “PS Merenten ketika sampai Final dalam sebuah event dapat juara, tapi tidak jelas hadiahnya apa,”sesal Waji yang juga putra ketiga dari Djekat ini.

Banyak sekali potensi yang dimiliki daerah ini yang patut diperhatikan oleh pihak pemerhati sepak bola ditingkat atas, bahwa ditingkat desa pun banyak calon-calon pemain berbakat dan berpotensi yang perlu dilirik. Cuman diakui Waji, kelemahannya tidak pernah turun langsung ke tingkat bawah dalam hal pembinaannya.(Eko).
 

Rabu, 02 Mei 2012

HUT Ke XX, SMAN 1 Kayangan Gelar Lomba Antar Pelajar

Kayangan,(SK),-- Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasioanl (Hardiknas) dan HUT ke- 20 SMAN 1 Kayangan yang dirangkaikan dengan pelepasan siswa-siswi kelas XII tahun pelajaran 2011-2012, SMANSAKA gelar kegiatan lomba Futsal dan Basket antar pelajar se KLU, yang dimulai dari tanggal 28 April hingga 5 Mei 2012 mendatang.
Hal tersebut dikatakan Kepala SMAN 1 Kayangan Drs Moh.Hakam Yamin melaui Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan I Made Mundra,S.Pd dalam pengantarnya pada saat pembukaan turnamen Futsal dan Basket antar pelajar se KLU, yang berlangsung di aula SMAN 1 Kayangan,Sabtu,(28/04).

Dikatakannya, bahwa kegiatan yang rutin dilaksanakan tiap tahun ini adalah sebagai bentuk silaturrahmi antar pelajar se KLU, sehingga akan terjalin hubungan yang baik dikalangan pelajar khususnya dalam bidang olah raga. Disamping itu, katanya, dengan kegiatan ini pula nantinya akan bisa menghasilkan bibit-bibit olahragawan yang handal di bidangnya.

“Kalau dilihat dari segi usia, SMAN 1 Kayangan (SMANSAKA) ini baru berusia 20 tahun. Ini berarti baru berusia remaja, maka perlu ada kegiatan yang lebih baik,”katanya.

“Mudah-mudahan dengan terselenggaranya kegiatan ini nantinya akan lahir bibit-bibit yang berprestasi, sehingga kedepan kita berharap mampu tampil dan bersaing di kancah yang lebih tinggi,”tandasnya optimis.
Memang kegiatan yang menyedot minat dan perhatian para pelajar dibidang olah raga yang satu ini patut di acungi jempol. Pasalnya, seluruh sekolah baik SMP/MTs dan SMA/MA yang ada di KLU ambil bagian dalam event tersebut. Sehingga sangat tepat ungkapan yang mengatakan ‘memasyarakatkan olah raga dan mengolah ragakan masyarakat’. Ini berarti olah raga merupakan bagian dari masyarakat (siswa).

Dalam sambutannya, Kabid Dikmen Dikbudpora KLU Adnan,S.Pd.M.Pd mengatakan sangat apresiasi atas kegiatan yang dilakukan pihak SMAN 1 Kayangan ini.Karena dari 3.450 siswa lebih yang ada di KLU, tidak semuanya bisa berlaga di tempat ini. Walau demikian, Adnan berpesan kepada seluruh peserta yang ambil bagian dalam olah raga Basket maupun Futsal yang di sponsori Krida Dinamik Autonusa ini, agar selama bertanding selalu mengedepankan sportifitas dalam berolah raga.

“Mari jaga keamanan di tingkat pendidikan, jangan sampai ada tawuran antar pelajar, sehingga tidak ada perkelahian antar pelajar, seperti yang terjadi di sebagian wilayah Indonesia dewsa ini,”pesan Kabid Dikmen yang pernah memangku jabatan Kepala SMPN 1 Kayangan ini.

Kabid Dikmen juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh sekolah yang ada di KLU untuk mengikuti kegiatan ini. Walau demikian,pesannya, jangan sampai lupa belajar dan berdo’a dengan di barengi dengan restu orang tua.Disamping itu,Kabid Dikmen yang asal Bayan ini juga berterima kasih kepada seluruh keluarga besar SMAN 1 Kayangan atas terselenggaranya acara dan segala inovasi yang mendukung kegiatan positif antar pelajar se-KLU ini.

“Mudah-mudahan agenda yang cukup berharga ini bisa menghasilkan bibit-bibit unggul khususnya dalam bidang olah raga,”katanya berharap.(Eko).

Senin, 09 April 2012

Uji Coba Perdana Putra Polos Vs Sentul FC 4 - 1

SESAIT,(SK) – Sentul FC harus membayar mahal 4 angka yang diraih Putra polos dalam Laga Perdana yang berlangsung di lapangan umum Merenten (07/04) Sabtu lalu.

Sentul FC yang berasal dari Desa Pendua Kecamatan Kayangan ini, harus mengakui ketangguhan duet pasangan Ahmadi – Buyung dari Putra Polos Lokok Sutrang Desa Sesait di lini depan. Keadaan ini terus bertahan hingga turun minum.

Menurut Manager Putra Polos Asrudin, bahwa laga kali ini merupakan uji coba timnya untuk menghadapi beberapa tim tangguh di liga Merenten musim ini.
“Laga ini sengaja kami gelar dengan tujuan, disamping memantapkan tim kami dalam menghadapi Liga Merenten akhir tahun ini, juga kami ingin tampil maksimal ketika beradu dengan tim yang tangguh,”terang Asrudin.

Asrudin juga mengaku, selain bertandang ke club-club yang lain di daerah Lombok Utara ini, timnya juga rutin latihan fisik di lapangan umum Merenten setiap minggunya. Asrudin juga mengakui bahwa, dirinya tidak segan-segan mendatangkan pelatih dari luar. Sehingga timnya (Putra Polos) sudah menampakkan ada perubahan.

Sementara itu, Manager Sentul FC Mijono mengakui keunggulan Putra polos. Namun diakuinya, timnya juga sempat membuat Putra polos kewalahan di menit-menit awal. Namun timnya kalah strategi di lini depan.Sehingga strikernya kalah cepat dengan striker milik putra Polos.

“Kita akui tim Putra Polos lebih unggul dari tim kami dalam hal strategi. Tim kami hanya mampu bertahan di lini belakang untuk mengurangi banyaknya hujan gol gawang kami,”aku Mijono.

Seperti tim-tim tangguh lainnya yang tersebar di wilayah Kayangan ini, scuad Putra Polos dibawah asuhan Asrudin dan Jumadi tersebut, juga patut diperhitungkan dan di sejajarkan dengan tim tangguh lainnya di daerah ini.

Meski mengakui Putra Polos tim yang tangguh dan terbaik di tingkat Desa Sesait sekarang ini, tetapi Sentul FC tidak gentar menghadapi Putra Polos pada putaran berikutnya dalam Liga Merenten di musim ini.(Eko).

Sabtu, 31 Maret 2012

Peserta Lombok Audax 2012 Disambut Meriah Warga Kayangan

Kayangan,(SK),-- Menteri Pemuda dan Olah Raga yang didampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melepas secara resmi peserta Lombok Audax 2012 untuk menuju Kabupaten Lombok Utara, berlangsung di depan Hotel Holiday Resort Senggigi, Sabtu,(31/03/2012).

Peserta Lombok Audax (Sepeda Keliling Lombok) tersebut diikuti 343 orang peserta dari 12 Negara dan 33 provinsi se Indonesia.

Untuk mensukseskan pelaksanaan Lombok Audax 2012 yang merupakan program Nasional itu, Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bekerja sama dengan Panitia pelaksana Lombok Audax 2012 dan Pemerintah Kabupaten/Kota se Pulau Lombok, telah sepakat untuk menyelenggarakan event yang bertaraf Internasional yaitu Sepeda Keliling Lombok yang di kenal dengan sebutan Lombok Audax 2012.

Disamping itu, menjelang pelaksanaan kegiatan yang banyak menyedot perhatian masyarakat KLU tersebut, Pemerintah Daerah KLU menghimbau dan mengajak seluruh warganya untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Lombok Audax itu, dengan berbagai peran. Diantara himbauan dan ajakan Pemda KLU kepada warganya itu, terutama bagi para pemilik ternak yang ada di wilayahnya masing-masing, untuk tidak melepas sembarangan ternaknya sepanjang jalan yang di lalui oleh para peserta.Selain itu, himbauan yang sama juga di sampaikan kepada para pemilik hotel/restoran/kios/warung yang ada di jalur yang akan di lalui oleh para peserta Lombok Audax 2012 agar memasang umbul-umbul dan sepanduk.

Menurut Arif, dari Krida Toyota, salah satu Sponsor dari puluhan seponsor yang mendukung suksesnya pelaksanaan Lombok Audax 2012 ini mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang Nasional, yang salah satu tujuannya adalah ingin menaikkan rating pariwisata NTB di tingkat Nasional, disamping itu untuk menyukseskan Visit Lombok Sumbawa 2012.

Dikatakan Arif, jumlah peserta Lombok Audax 2012 atau Sepeda Keliling Lombok ini berjumlah 343 orang peserta dari 12 Negara dan ditambah para pembalap dari seluruh Provinsi se Indonesia.

“Starnya di mulai pada pukul 06,00 wita di depan Hotel Holiday Resort Senggigi oleh Menteri Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia, menuju KLU hingga ke Kali Putih (Kokok Putek) lalu kembali lagi serta finish di di depan Hotel Holiday Resort Senggigi,”kata Arif.

Ditambahkan Arif, sebenarnya sesuai rencana bahwa peserta Lombok Audax 2012 ini akan mengelilingi Lombok, mulai Star di Senggigi menuju KLU terus ke Lombok Timur melalui Kokok Putek. Dari Lombok Timur terus menyusuri jalan raya menuju Mataram hingga akhirnya finish di Senggigi kembali. Tetapi rencana itu batal dilaksanakan, karena Jembatan yang ada di Belanting Kecamatan Sambelia Lombok Timur terputus akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.

Sementara salah seorang peserta asal Surabaya Alim (30), yang sedang istirahat karena kakinya keram di pertigaan Lokok Rangan, ketika wartawan media ini menghampirinya mengatakan, Capai juga katanya. Maklum dari sejak star di Senggigi baru kali ini ia berhenti. Andaikan tidak keram kakinya, mungkin dirinya tidak akan berhenti.

Ketika ditanya wartawan media ini, Alim mengatakan bahwa jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini lebih dari 300 orang lebih peserta berasal dari 12 negara, termasuk Indonesia. Jumlah peserta yang sudah mendahuluinya, menurutnya ada sekitar 40-an orang, sementara di belakangnya masih ratusan orang peserta.
Seluruh peserta Lombok Audax 2012 disambut meriah warga Kayangan, sambil beristirahat sejenak di Pantai Ketapang Tampes Desa Selengen Kecamatan Kayangan KLU, guna memulihkan stamina. Disamping itu untuk mengganti suku cadang sepeda para peserta. Setelah istirahat beberapa saat, kemudian Panitia kembali memberangkatkan mereka menuju Kokok Putek dan kembali lagi menyusuri jalan raya kawasan utara KLU hingga akhirnya finish di depan Hotel Holiday Resort Senggigi.(Eko).
 

Terpedo Selengen, Tundukkan Allegosa 2 - 0

Santong,(SK),-- Berakhir sudah event Sepak Bola Sarung akbar yang digelar Panti Asuhan Maraqitta’limat Cabang Santong, dengan kemenangan telak tim Terpedo Sambik Jengkel Desa Selengen 2 - 0 atas tim Allegosa Desa Sesait, yang berlangsung di lapangan Umum Santong,Kamis,(22/03).

Hadir dalam penutupan Sepak Bola Sarung itu dihadiri Camat Kayangan,Kapolsek Kayangan, Kepala Desa Santong,Kasi Trantib Kecamatan Kayangan,Ketua PHBI Desa Santong,dan undangan lainnya. Cabang olah raga yang umumnya di gandrungi para pecinta si kulit bundar ini, diikuti oleh 32 tim. Para peserta yang ikut ambil bagian dalam event ini sebagian besar tim-tim sepak bola yang ada diwilayah Kayangan dan beberapa tim yang berasal dari Kecamatan Gangga.

Pelaksanaan kegiatan yang menyedot penonton setiap hari membanjiri lapangan Umum Santong ini, berlangsung selama 36 hari terhitung sejak pembukaan hingga Final mengantarkan Terepdo Sambik Jengkel Desa Selengen sebagai juara. Menurut coordinator Panitia lomba Tamimi mengatakan sangat bangga dengan kesuksesan kegiatan yang rutin diselenggarakan tiap tahun ini. Dirinya mengaku bahwa pelaksanaan event yang menyedot perhatian semua kalangan ini banyak mendatangkan keuntungan. Misalnya saja sebutnya, dengan penyelenggaraan event ini, disamping menyambung erat tali silaturrahmi antar pemuda dari berbagai wilayah yang tergabung dalam tim, lebih-lebih ini kegiatan yang dianggap unik oleh sebagian orang, juga dapat meningkatkan ekonomi masyarkat setempat.
“Pelaksanaan kegiatan selama ini, kami nilai semua pemain bertindak seportif, yang walaupun tidak menutup kemungkinan terdapat kendala yang mengganjal, namun itu semua bisa diselesaikan secara kekeluargaan,”kata Tamimi yang getol focus memperjuangkan keberhasilan kegiatan ini.

Kedua tim yang keluar sebagai juara pada event ini adalah semuanya tim baru. Penampilan kedua tim sangat istimewa, karena disamping keduanya adalah tim yang baru muncul dan mengalahkan juara bertahan Sanrais Santong tahun lalu, juga permainan mereka bisa menghibur ratusan pengunjung yang memadati lapangan Umum Santong.

“Wah,..permainan mereka bagus dan sangat menghibur, apalagi ini menggunakan sarung, luar biasa, ”seloroh A.Rudi warga Sesait senang.

Hery, kapten tim Sepak Bola Sarung Sambik Jengkel Desa Selengen mengatakan sangat bangga dengan keberhasilan timnya tampil sebagai juara.

“Secara pribadi saya merasa bangga jadi juara pada event ini. Kami main santai dan selalu kompak,tidak saling menyalahkan dan selalu mengalah kalau ada yang dinyatakan pelanggaran oleh wasit,”kata Hery bangga.

“Lima menit awal kita berusaha menyerang, setelah itu bertahan sambil mencari peluang mencetak gol,”kata Hery yakin. Dikatakan Hery, keberhasilannya menundukkan lawan, itu atas strateginya dapat membimbing timnya agar bermain cantik. Pada menit awal timnya berusaha mencetak gol dan ternyata Muhajirin nomor punggung 8 yang berdiri bebas dikandang lawan berhasil memasukkan bola ke mulut gawang yang dijaga ketat Aleks dari tim Allegosa Sesait. Kedudukan sementara tim Terpedo Selengen unggul 1 – 0 atas tim Allegosa Sesait. Keadaan ini tetap tidak berubah hingga babak pertama berakhir.

Sementara tim Allegosa melalui Managernya Marya’it mengatakan pihaknya berusaha harus menang dengan catatan semua pemain harus aktif menyerang.

Dikatakannya bahwa pada babak pertama timnya sering meninggalkan posisi tengah, sehingga Armando (Capt) sering kehilangan bola, ketika akan melakukan penyerangan.”Jadi pola penyerangan harus dirubah,”tandas Marya’it.

Kalau dilihat dari pola permainan tim Allegosa menurut sebagian pengunjung mengatakan lemah dari sejak awal pertandingan. Jadi wajar kalau tim ini tidak bisa mengimbangi permainan tim lawan, katanya.

“Menang kalah hal biasa, yang penting bisa tampil terbaik,”kata Marya’it yang dibenarkan juga oleh Armando dan Aleks. “Mereka patut sebagai juara, kita akui mereka main mengandalkan kekompakan,

Sementara itu, menurut Ketua PHBI Desa Santong Drs Ilham mengatakan dalam sambutannya bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan berbagai lomba yang diselenggarakan Panti Asuhan Marakit Ta’limat Cabang Santong ini, adalah untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan untuk membina persaudaraan dalam persepakbolaan antar club.

Dikatakan Ilham, dalam sebuah pertandingan memang harus terjadi kalah dan menang. Hal ini merupakan perkara yang biasa terjadi. Untuk itu pihaknya juga menyampaikan selamat bagi juara baru di turnamen yang bergengsi dan bersifat unik ini. Dan bagi tim yang belum beruntung, tingkatkan lagi prestasinya, agar di masa mendatang bisa memperoleh keberuntungan dalam kegiatan yang serupa.

Ilham juga menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan Sepak Bola Sarung yang melibatkan seluruh kelompok Bajang diwilayah Kayangan ini adalah dalam rangka menjalin silaturrahmi. Selama kegiatan ini berlangsung dapat berjalan dengan aman,lancer dan tertib serta suasana aman terkendali. Ini semua berkat dukungan dan partisipasi masyarakat.

Kepala Desa Santong Muhakim dalam sekapur sirihnya juga mengaku merasa bangga atas antusias masyarakat Santong yang telah mendukung sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan sukses. Kekurangan merupakan hal yang mesti harus ada pada setiap kegiatan.

“Kekurangan merupakan kelemahan kami, namun kami bisa memuaskan penonton dengan suguhan sepak bola sarung yang di gelar tiap tahun ini,”kata Muhakim.

“Saya minta kepada para pemerhati sepak bola sarung ini, kalau memang ada bentuk tindak lanjut dari kegiatan ini di tingkat yang lebih tinggi, silahkan agar di perjuangkan,”harap Kades yang berjenggot ini.

Muhakim yang hobi sepak bola sejak masih SMP ini berharap pada tim yang keluar sebagai juara tahun ini adalah tim yang terbaik.Kekalahan dalam sebuah pertandingan merupakan keberhasilan yang tertunda. Kegiatan yang digelar PA Maraqit’limat Cabang Santong pada tahun ini adalah suatu bentuk memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat.

Camat Kayangan Tresnahadi dalam sambutannya sekaligus menutup secara resmi kegiatan Sepak Bola Sarung tersebut mengucapkan selamat kepada tim Terpedo yang telah keluar sebagai juara baru dalam turnamen PA Cup tahun ini.

“Bagi tim yang belum beuntung, mudah-mudahan di kesempatan yang lain akan memperoleh keberuntungan. Karena ini sebagai ajang silaturrahmi, semoga bisa dilaksanakan lagi pada tahun depan dengan melibatkan tim yang lebih banyak dan berkwalitas, ”katanya.(Eko)

Senin, 13 Februari 2012

Liga Panti Asuhan Cup, Resmi di Buka Camat Kayangan

Santong,(SK), --- Dalam rangka Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw tahun ini, Yayasan Marakit Ta’limat Cabang Santong gelar berbagai lomba.

Ketua Yayasan Marakit Ta’limat Cabang Santong Ust.Wabdi mengatakan, kegiatan lomba yang rutin diselenggarakan pihaknya tiap tahun ini sudah berlangsung selama 5 tahun.

Dikatakannya, kegiatan lomba yang dilaksanakan diantaranya bidang keagamaan dan bidang olah raga. Untuk bidang keagamaan yang di lombakan adalah pidato,tartil Al-Qur’an,puitisasi terjemahan Al-Qur’an,Syahril,azan dan lomba sholat jenazah. Sedangkan dalam bidang olah raga hanya lomba sepak bola sarung.

“Lomba bidang keagamaan ini diikuti oleh seluruh Musholla yang ada di Desa Santong, sedangkan lomba sepak bola sarung diikuti oleh 32 club dari dua Kecamatan yaitu Kecamatan Kayangan dan Kecamatan Gangga,”terang Wabdi.

“Disamping itu, ada juga acara hiburan untuk masyarakat yaitu panjat pinang dalam acara jurakan,”tambahnya.

Ketua PHBI Desa Santong Drs Ilham dalam laporannya mengatakan, maksud diadakannya berbagai lomba ini adalah karena keberadaan Panti Asuhan tersebut berada di Desa Santong dan lomba pun untuk orang Santong.

“Kami hadir mengadakan lomba di tengah-tengah masyarakat Desa Santong ini, karena kami adalah bagian dan milik dari masyarakat Desa Santong,”katanya. 

Ilham juga mengatakan bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan berbagai lomba yang diselenggarakan Panti Asuhan Marakit Ta’limat Cabang Santong ini, adalah untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan untuk membina persaudaraan dalam persepakbolaan antar club.

Sementara itu Kepala Desa Santong Muhakim dalam sambutannya bahwa pemerintah desa sangat berterima kasih dengan adanya penyelenggaraan kegiatan lomba seperti sepak bola sarung ini. Hal tersebut dapat memotifasi masyarakat desa Santong pada khususnya dan Kecamatan Kayangan pada umumnya.

“Walau dengan pakai sarung, tapi dengan semangat olah raga, dapat memberikan hal-hal yang positif,”katanya.

“Jangan semata-mata tujuan kita dalam lomba ini mencari juara, tapi utamakan persaudaraan, karena menurut ahli olah raga Nasional Dr Mallaby, dalam permainan harus ada yang menang dan harus ada yang kalah,”ingatnya. 

Muhakim juga mengingatkan kepada para pemain yang akan berlaga dalam sepak bola sarung, yang berlangsung di lapangan umum Desa Santong, Sabtu (11/02) lalu, untuk selalu memelihara kwalitas serta selalu menjaga sportifitas bermain.

Camat Kayangan Tresnahadi, sesaat sebelum membuka secara resmi sepak bola sarung tersebut mengatakan, sangat apresiasi dilaksanakannya lomba ini, karena ini bisa dijadikan sebagai wahana menjalin silaturrahmi.

Tresnahadi juga mengatakan sangat bangga, lomba sepak bola sarung ini diikuti oleh 32 club yang berasal dari dua Kecamatan yaitu Gangga dan Kayangan. Karena dengan bertemunya berbagai club dalam permainan yang satu ini, tentu akan terjalin persaudaraan yang meningkat. Dengan demikian, tentu tidak ada gesekan-gesekan yang tidak berarti.

“Pertandingan ini saya anggap unik, karena permainan ini menggunakan sarung,”kata Tresnahadi memuji.

“Manfaatkan momentum ini untuk bersosialisasi dengan masyarakat dalam mendampingi Pemerintah Desa, sehingga dapat memberikan kontribusi yang positif bagi Pemerintah dan masyarakat Desa Santong, ”saran Tresnahadi kepada Mahasiswa KKN Unram yang sedang melaksanakan salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi di tempat tersebut.

Sementara itu, Tamimi yang mengkoordinir lomba tersebut mengatakan, jumlah peserta tahun ini agak menurun yaitu 32 club yang ambil bagian, jika dibandingkan pada tahun lalu 62 club. Hal itu disebabkan karena disamping kondisi cuaca, juga factor dana.

Acara pembukaan lomba sepak bola sarung tersebut di meriahkan dengan penampilan pasukan Drum Band siswa-siswi SDN 1 Sesait, dibawah asuhan Alimudin.(Eko).

Jumat, 11 November 2011

Kr.Lande Kayangan, Bekuk Loster Selengen 4-2

Sesait,--  Berakhir sudah event Futsal akbar yang digelar GB Tukak Bendu, dalam HUT-nya yang ke 4 tahun ini, dengan kemenangan telak tim Kr.Lande Kayangan 4-2 atas tim Loster Selengen, yang berlangsung di lapangan Futsal Sesait,Kamis,(10/11).
 
Cabang olah raga yang umumnya di gandrungi para pecinta si kulit bundar ini, diikuti oleh 48 tim. Para peserta yang ikut ambil bagian dalam event ini sebagian besar tim-tim sepak bola yang ada diwilayah Kayangan dan beberapa tim yang berasal dari Kecamatan Gangga.

Pelaksanaan kegiatan yang menyedot penonton setiap hari membanjiri lapangan Futsal Sesait ini, berlangsung selama 36 hari terhitung sejak pembukaan hingga Final mengantarkan Kr.Lande Kayangan sebagai juara.

Menurut Ketua Panitia pelaksana Misyadin,S.Pd mengatakan sangat bangga dengan kesuksesan kegiatan yang rutin diselenggarakan tiap tahun ini. Dirinya mengaku bahwa  pelaksanaan event yang menyedot perhatian semua kalangan ini banyak mendatangkan keuntungan. Misalnya saja sebutnya, dengan penyelenggaraan event ini, disamping  menyambung erat tali silaturrahmi antar pemuda dari berbagai wilayah yang tergabung dalam tim Futsal itu, juga dapat meningkatkan ekonomi masyarkat setempat.

“Pelaksanaan kegiatan selama ini, kami nilai semua pemain bertindak seportif, yang walaupun tidak menutup kemungkinan terdapat kendala yang mengganjal, namun itu semua bisa diselesaikan secara kekeluargaan,”kata Misyadin yang baru beberapa hari ini memulai hidup baru dengan menyunting putri ketiga dari Rahim Arto (Bang Cucut) Tukak Bendu.

Kedua tim yang keluar sebagai juara pada event ini adalah semuanya tim baru. Penampilan kedua tim sangat istimewa, karena disamping keduanya adalah tim yang baru muncul dan mengalahkan juara bertahan Panser Sidutan selama dua tahun berturut-turut, juga permainan mereka bisa menghibur ratusan pengunjung yang memadati lapangan Futsal Sesait.

“Wah,..permainan mereka bagus dan sangat menghibur,”seloroh A.Rudi warga setempat senang.

Sudirlan, kapten tim Futsal Kr.Lande Kayangan mengatakan sangat bangga dengan keberhasilan timnya tampil sebagai juara.

“Secara pribadi saya merasa bangga jadi juara pada event ini. Kami main santai dan selalu kompak,tidak saling menyalahkan dan selalu mengalah kalau ada yang dinyatakan pelanggaran oleh wasit,”kata Sudrlan bangga.

Pernyataan Sudirlan (kapten) tim Futsal Kr.Lande tersebut dibenarkan juga oleh Pembinanya Mas Iwan , Mustakim dan Ariadi.

“Menang kalah hal biasa, yang penting bisa tampil terbaik,”kata Mustakim yang dibenarkan juga oleh Mas Iwan dan Ariadi.

“Mereka main mengandalkan kekompakan, ”tambah Ariadi.

Mas Iwan yang juga Kadus Kr.Lande ini mengatakan sangat respon dan mendukung tim binaannya ini. “Ini adalah tim yang baru muncul, kita tidak sangka bisa jadi juara, ”katanya terharu.

Menurut Mas Iwan, kedepan pihaknya akan melakukan pembinaan terus terhadap tim ini dan bahkan dalam waktu dekat juga akan menggelar kegiatan yang sama di Kayangan.

Sementara itu, menurut Ketua GB Tukak Bendu Subiadi mengatakan bahwa, pelaksanaan kegiatan Futsal yang melibatkan seluruh kelompok Bajang diwilayah Kayangan ini adalah dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT GB ke 4 yang jatuh pada tanggal 27 November 2011 mendatang.

“Tidak hanya Futsal saja yang kita gelar tahun ini, tapi ada juga mata lomba yang lain seperti Catur,Tennis meja, tarik tambang untuk umum yang pelaksanaannya akan dimulai hari minggu (13/11) yang akan datang,”jelas Subiadi yang baru selesai S1 ini.

Subiadi juga menyinggung  hal-hal yang akan dilakukannya pada acara puncak pelaksanaan HUT GB ke 4 tanggal 27 November 2011 mendatang. Diantaranya adalah membaca Surat Yasin, Berzanji dan Do’a bersama, dan tempat acaranya direncanakan di lapangan Futsal Sesait ini.

Pada puncak acara ini nanti lanjut Subiadi, di rencanakan akan mengundang seluruh organisasi dan beberapa tokoh penting yang ada diwilayah Sesait- Kayangan.

“Kita ingin rayakan HUT GB ke 4 tahun ini, dengan tampilan beda dari tahun sebelumnya, ”katanya bangga.
“Selamat HUT GB ke 4 tahun ini, semoga tetap bersatu sepanjang masa  dan bisa membawa perubahan dimasa yang akan datang,”ucap Ketua Bajang Patuh Lokok Sutrang Zaenul Hadi,S.Pd pada suatu kesempatan.(Eko).

Rabu, 12 Oktober 2011

Sambut HUT GB Ke-4, Panitia Gelar Berbagai Lomba

Sesait, -- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke 4, para pemuda Tukak Bendu yang tergabung dalam kelompok Bajang Generasi Bersatu (GB), gelar  berbagai lomba.

Kegiatan GB yang rutin digelar sekali setahun ini, dimeriahkan dengan beberapa mata lomba, diantaranya Futsal, tennis meja dan catur.

Menurut Ketua Panitia Misyadin,S.Pd, kegiatan yang dilakukan dalam rangka memeriahkan HUT GB yang ke 4 tahun ini, yang acara puncaknya jatuh pada tanggal 27 November 2011 mendatang, dirangkaikan juga dengan peringatan tahun baru Islam 1433 H.

“Kegiatan yang kami gelar pada HUT GB ke 4 tahun ini adalah Futsal,tennis meja dan catur,” katanya.

Dikatakan Misyadin, bahwa untuk kegiatan Futsal diikuti dua Kecamatan (Kayangan - Gangga) dan pada tahun ini jumlah pesertanya ada 48 tim, sedangkan tahun lalu hanya diikuti 32 tim. “Jadi ada  peningkatan kuantitas jika dibandingkan dengan tahun lalu,”kilahnya.

Kegiatan yang banyak menyedot minat generasi muda khususnya kegiatan Futsal ini, pembukaannya telah dibuka secara resmi oleh Pemusungan Sesait, di Lapangan Futsal Tukak Bendu,Senin (08/10/2011).

Dalam sambutannya, Pemusungan Sesait menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh Kelompok Bajang Generasi Bersatu (GB) Tukak Bendu ini. Karena menurutnya, bahwa kegiatan semacam ini  dinilainya adalah kegiatan yang positif. Disamping itu, ajang seperti ini sangat bagus terus digalakkan, sehingga nantinya akan terjalin silaturrahmi yang kuat antar generasi muda dan terbinanya persatuan dan kesatuan sebagai wadah mempersatukan seluruh generasi muda diwilayah ini.

Dihadapan para tamu undangan yang hadir, Pemusungan Sesait juga berpesan kepada kepada seluruh panitia penyelenggara dan para pemain yang akan berlaga dilapangan agar melaksanakan kegiatan ini dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Ini adalah untuk menyambung silaturrahmi dan untuk persahabatan. Jaga kekompakan dan keamanan, selalu bertindak seportif dalam segala hal serta gunakan aturan yang sudah baku,”katanya.

Kegiatan yang digelar Generasi Bersatu Tukak Bendu ini, juga mendapatkan dukungan dan respon positif dari Ketua kelompok Bajang Patuh (BP) Lokok Sutrang Zaenul Hadi,S.Pd. Menurutnya, bahwa kegiatan yang dilakukan oleh GB ini adalah kegiatan yang positif, karena melalui kegiatan semacam ini dapat menggugah semangat generasi muda. Apalagi kegiatan ini diikuti oleh 48 tim dan tim paling banyak ambil bagian adalah dari Kecamatan Kayangan.

“Saya melihat semangat generasi muda terhadap Futsal ini sangat tinggi. Buktinya, bahwa setiap ada penyelenggaraan kegiatan serupa, pesertanya pasti membludak,”kata Zaenul.

Ketika ditanya wartawan suarakomunitasnet ini, apakah BP juga dalam penyelenggaraan HUT- nya akan mengadakan kegiatan serupa? Zaenul Hadi mengatakan, juga akan melakukannnya. Namun diakui Zaenul Hadi, bahwa jarak kegiatan yang dilakukan GB dengan HUT Bajang Patuh terlalu dekat. Sehingga tidak memungkinkan pihaknya melakukan kegiatan serupa yang hanya berjarak satu bulan.

“Kalaupun kita (BP) lakukan kegiatan serupa seperti yang dilakukan GB, harus ada jaraknya, minimal 6 bulan. Sehingga limit waktu seperti itu, memungkinkan kita untuk berbuat maksimal,”kilah Zaenul penuh semangat.

Hal senada diungkapkan oleh salah seorang tokoh masyarakat Tukak Bendu Rahim Arto, bahwa kegiatan yang dilakukan GB ini sangat postif, karena dengan adanya kegiatan semacam ini, akan dapat menggugah semangat generasi muda yang selama ini masih terpendam.

“Semangat generasi muda yang selama ini masih terpendam, akan bangkit untuk ambil bagian dalam kegiatan ini. Buktinya banyak kelompok bajang yang ikut daftar,”katanya.

Dukungan yang serupa juga direspon Kadus Tukak Bendu, Sukarti. Kegiatan yang dilakukan Kelompok Bajang Generasi Bersatu (GB)  Tukak Bendu didukung sepenuhnya. Diakui Sukarti, banyak yang telah dilakukan GB, baik dalam mendukung program Pemerintah maupun program-program kemasyarakatan. Jadi dalam melaksanakan berbagai program, diakui Sukarti bahwa antara Pemerintah dan kelompok Bajang Generasi Bersatu (GB) saling bahu-membahudalam menuntaskannya.

“Harapan saya kepada Panitia Penyelenggara dan seluruh masyarakat bertetangga, agar selama kegiatan ini berlangsung, ciptakan  suasana aman,tertib, sehingga nuansa silaturrahmi persatuan dapat terjalin dengan baik serta hasil akhir dari seluruh rangkaian kegiatan juga akan sukses,”pesannya.

Acara Pembukaan Kegiatan menyambut HUT GB yang ke 4 tahun ini, dihadiri oleh beberapa tokoh, diantaranya sesepuh adat Sesait yang juga anggota DPRD KLU Djekat, Camat Kayangan, Kepala UPTD Dikbudpora, Pemusungan Sesait,  Kadus Tukak Bendu,tokoh masyarakat dan beberapa tokoh pemuda perwakilan dari wilayah Kayangan.(Eko)

Jumat, 29 Juli 2011

Lomba Gerak Jalan di Kayangan Berlangsung Meriah

Kayangan,-- Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 66, yang dirangkaikan dengan HUT Kabupaten Lombok Utara ke 3 tahun 2011 ini, panitia Kecamatan gelar lomba gerak jalan libatkan berbagai unsure.

Lomba gerak jalan ini, menurut salah seorang anggota panitia pelaksana, Jumardi, mengatakan bahwa, kegiatan lomba  tersebut dilaksanakan satu hari full, pagi sore.

“Paginya lomba untuk tingkat SD/MI dan SMP/MTs dan sorenya untuk tingkat SMA/MA serta untuk tingkat umum,”jelasnya.

Dalam lomba gerak jalan ini diikuti oleh seluruh sekolah, baik SD/MI,SMP/MTs, SMA/MA maupun SKPD dan warga masyarakat yang ada diwilayah Kecamatan Kayangan.

Yang unik dari lomba gerak jalan pada tahun ini, semua pimpinan SKPD tingkat Kecamatan Kayangan, semuanya terlibat ikut berpartisipasi ambil bagian dalam gerak jalan yang digelar sekali setahun ini.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, tahun ini lebih meriah pelaksanaannya, karena melibatkan seluruh elemen masyarakat dan bahkan lebih-lebih para pimpinan SKPD juga ikut dilibatkan dalam lomba ini.

Pelaksanaan lomba gerak jalan pada tahun ini mengambil rute sama dengan tahun lalu, yaitu di Pantai Ketapang Tampes Desa Selengen.Jumlah peserta yang terlibat dalam gerak jalan ini, menurut salah seorang anggota panitia seksi kegiatan Ahmad Ismail,S.Pd adalah untuk tingkat SD/MI sejumlah 54 regu, SMP/MTs 37 regu dan tingkat SMA/MA dan Umum 38 regu.

Camat Kayangan yang diwakili Sekcam R.Kertamono, dalam sekapur sirihnya berpesan kepada seluruh peserta yang ikut ambil bagian dalam lomba gerak jalan tersebut, agar mengikuti petunjuk dan aturan yang ditetapkan panitia. Jangan sampai melakukan hal-hal yang dapat merugikan orang lain maupun yang akan merugikan diri sendiri.

“Bagi para peserta yang akan mengikuti lomba gerak jalan ini,agar memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, selalu berjalan dijalur sebelah kiri,”pesannya.

Sedangkan interval waktu yang diberikan panitia kepada setiap regu untuk star, berpariasi. Untuk peserta laki-laki interval waktunya diberikan 2 menit dan peserta perempuan diberikan interval waktu hanya satu menit.

Lomba gerak jalan yang melibatkan semua unsure ini, pelaksanaannya pada tahun ini lebih meriah dibanding dengan tahun lalu. Ini terbukti dengan banyaknya peserta yang terlibat dalam kegiatan dimaksud.(Eko)

Kamis, 28 Juli 2011

Tanpa Pelatih OPAS Boyong Piala Bentek Cup



KLU,Suarakomunitas.net  - Pada penutupan open turnamen Bentek Cup yang diselenggarakan semenjak bulan Juni lalu. PS OPAS, Pengembuk Desa Sokong, Tanjung berhasil menduduki peringkat pertama. 

Kesebelasan yang berdiri sejak tahun 1998 silam bukan hanya kali ini mengukir prestasi dalam gelanggang kejuaraan pesepakbolaan kabupaten/kota se-NTB. 

Pada tahun 2010 lalu pernah mengikuti piala Lobar Cup, walau dalam urutan kedua. Satu hal yang kelihatan berbeda dari kesebelasan ini adalah mereka berjalan tanpa pelatih, sesuatu yang luar biasa dalam sejarah sebuah klub persepakbolaan. Hal ini dibenarkan Manager OPAS FC, Bambang Eko, saat ditemui suarakomunitas.net sesaat setelah pembagian piala di Lapangan Titi Palang Todo Desa Bentek.

Dalam pandangan Bambang, OPAS FC pernah jatuh bangun. Berbagai usaha untuk membangun persatuan klub binaannya ini mulai membagun kebersamaan, emosi, kekompakan hingga membangun rasa nasionalisme sesama anggota klub. “Dengan jerih payah kami selama ini dalam membangun rasa kekompakan dan ghirah klub sehingga hari ini kita berhasil menjadi yang terbaik pada Turnamen Bentek Cup 2011 ini,” tutur Bambang.

Ketika dikroscek mengenai pola dan strategi pembinaan klub dalam membangun permainan, ia mengungkapkan bahwa OPAS selalu belajar dan menyontoh permainan pemain pesepakbola nasional. “Pola-pola mereka dalam bermain diadopsi dan terapkan dalam latihan walalu tanpa pelatih. Rahasia kenapa OPAS bisa bermain maksimal dalam tiap kali pertandingan adalah terbangunnya semangat kekompakan dengan baik, selain pengertian yang sama tentang kerjasama antara pemain. Selain itu, OPAS juga rutin melakukan latihan.

“Latihan kami lakukan baik di pantai, lapangan maupun tempat lain, pokoknya yang penting latihan terus berjalan. Kami sering menghimbau semangat kawan-kawan agar tak surut-surut untuk berlatih, meski tak ada even” jelas manager beken ini. Dan Eko berharap, klub yang dibinanya bisa terus mengukir prestasi seperti yang didapatkan pada turnamen saat ini. Ia mengajak klubnya untuk terus berkarya pada gelanggang pesepakbolaan. Dan tentunya di masa akan datang bisa lebih baik dari penampilan saat ini.

Rabu, 27 Juli 2011

Juara Lomba Lari 10 K Diborong Pelajar SMP

Tanjung,--- Leni Apriani pelajar SMP 2 Gangga yang pada tahun 2010 lalu adalah pemegang juara satu dalam lomba lari 10K, kini  kembali mempertahankan gelarnya.
 Leni Apriani, yang masih duduk dibangku kelas VIII SMPN 2 Gangga ini, dalam lomba lari 10K yang digelar panitia tingkat Kabupaten Lombok Utara, Rabu (20/07) lalu, mampu bertahan hingga garis finish, dengan catatan waktu 55,00 menit. Sementara diurutan kedua dan ketiga ditempati oleh pelari dari SMKN 1 Gangga, yaitu Gubariah dan Martini.

Menurut Kepala SMPN 2 Gangga mengatkan bahwa, siswinya ini sebelum mengikuti lomba lari 10K tersebut, tidak ada persiapan secara khusus. Hanya saja diakui oleh Kepala Sekolah yang masih muda ini, siswinya sering latihan lari di pantai pada jam tertentu saja, yaitu pada saat ada jam pelajaran olah raga.

“Kami hanya memberikan teori saja dan kuncinya sering latihan lari lewat pantai ketika ada jam pelajaran olah raga,”katanya.
Disamping itu, pihaknya juga mengakui bahwa Leni Apriani, yang merupakan anak seorang petani di daerah Rempek Kecamatan Gangga ini, pada tahun 2010 yang lalu adalah pemegang juara yang sama. Sehingga pada tahun 2011 ini Leni Apriani  kembali mempertahankan gelarnya.

Sementara itu, guru olah raga disekolah tersebut mengaku bangga atas prestasi yang diraih siswinya tersebut. Dari sejak melaju dari garis star, dirinya mengaku terus mendampingi Leni Apriani hingga garis finish.

Dalam perjuangan untuk mencapai ke garis finish, tidak jarang Pembina Guru Olah Raga SMP 2 Gangga ini terus memberikan support dan semangat kepada siswinya agar bisa sampai ke garis finish.

Leni Apriani, ketika ditanya bagaimana perasaannya usai lomba tersebut, mengatakan bahwa dirinya merasa bangga bisa tetap bertahan pada posisinya sebagai juara satu lomba lari 10K, sebagaimana yang pernah diraihnya pada tahun 2010 yang lalu.

“Persiapan khusus dalam lomba ini, tidak ada. Hanya teori saja yang diberikan oleh guru kepada kita, selebihnya tergantung pada diri kita masing-masing. Apakah itu perlu kita latihan atau tidak,itu tergantung diri kita menyikapinya,”katanya.

Sementara itu, dibagian putra, yang dimenangkan oleh Juniardi siswa SMPN 3 Tanjung dengan catatan waktu 34,35 menit, setelah mengalahkan rivalnya Angga Jati Putra siswa SMAN 1 Kayangan dengan catatan waktu 36,08 menit diurutan kedua. Sedangkan diurutan ketiga ditempati oleh M.Jaelani siswa SMKN 1 Bayan, dengan waktu tempuh 36,36 menit.

Menurut salah seorang anggota panitia seksi Olah Raga Naslim,S.Pd mengatakan bahwa kejuaraan lomba lari 10K pada tahun ini, untuk juara satu semuanya diborong para pelajar SMP. Naslim juga mengatakan bahwa kejuaraan lomba lari 10K kali ini, diambil sampai 10 besar,baik dibagian putri maupun dibagian putra.

Naslim juga merincikan para pemenang lomba lari 10K yang diikuti 120 peserta putra dan 17 peserta putri ini, sampai dengan 10 besar, untuk putra nomor urut pertama ditempati Juniardi dari SMPN 3 Tanjung dengan catatan waktu 34,35 menit, nomor urut dua Angga Jati Putra dari SMAN 1 Kayangan dengan waktu tempuh 36,08 menit, dinomor urut tiga ditempati M.Jaelani dari SMKN 1 Bayan dengan waktu tempuh 36.36 menit dan dinomor urut keempat ditempati Heri Sugandi dari Lokok Sutrang Desa Sesait Kecamatan Kayangan, dengan waktu tempuh 37,38 menit.

Kemudian dinomor urut kelima, ditempati peserta dari SMKN 1 Bayan, Bayarti,dengan waktu tempuh 37,48 menit, dinomor urut keenam ditempati Muliadin dari Lokok Sutrang Desa Sesait Kecamatan Kayangan dengan waktu tempuh 38,00 menit. Sedangkan dinomor urut ketujuh, delapan, Sembilan dan nomor urut sepuluh, dari SMKN 1 Pemenang, ditempati masing-masing oleh Saepudin (39,30), Agus Minarno (41,29), Endi Restu (41,30) dan Ahyar Rosidi (41,31).

Sementara dari golongan putrid, masing-masing ditempati oleh Leni Apriani dari SMPN 2 Gangga dengan waktu tempuh 55,00 menit, Gubariah dari SMKN 1 Gangga dengan waktu tempuh 56,04 menit, dinomor urut ketiga ditempati Mastini dari SMKN 1 Gangga dengan waktu tempuh 58,10 menit, dinomor urut keempat ditempati Desi Aprila dengan waktu tempuh 59,14 menit, dan dinomor urut kelima ditempati Zara Fitria dengan waktu tempuh 61,27 menit.

Sementara itu, dinomor urut keenam ditempati Harnita dari SMAN 1 Tanjung dengan waktu tempuh 67,17 menit, dinomor urut ketujuh ditempati Nurul Handani dari SMAN 1 Gangga dengan waktu tempuh 70,12 menit, dinomor urut kedelapan ditempati Neri Astuti dari Dinas PU Kabupaten Lombok Utara, dengan waktu tempuh 71,44 menit, dinomor urut kesembilan ditempati Getsun Mantin Aspiani dari SMAN 1 Gangga dengan waktu tempuh 72,14 menit dan Kadek Sri Suliastini diurutan kesepuluh dengan waktu tempuh 72,45 menit.. (Eko)

Kamis, 21 Juli 2011

.PKK Kayangan,Tumbangkan Darmawanita Dikes KLU di Final

Tanjung, -- Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 66, yang dirangkai dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Utara ke 3 tahun 2011, berbagai kegiatan lomba digelar panitia Kabupaten.

Diantaranya Tarik Tambang. Para peserta tarik tambang ini dilaksanakan dikhususkan untuk kalangan kaum wanita dari masing-masing SKPD yang ada di KLU. Dari keseluruhan SKPD yang tersebar diwilayah KLU, hanya 20 SKPD yang berpartisipasi ambil bagian dalam kegiatan dimaksud.

Dari hasil kegiatan lomba tarik tambang yang diikuti 20 tim dari semua SKPD yang ada di KLU,Rabu (20/07) tersebut, Tim Tarik Tambang PKK Kayangan berhasil menumbangkan Tim dari Darmawanita Dinas Kesehatan KLU di Final,untuk perebutan posisi terbaik satu dan dua.
Di Final perebutan posisi juara satu dan dua inilah Tim PKK Kecamatan Kayangan berhasil menumbangkan Tim Tarik Tambang Darmawanita dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara. Dengan demikian Dikes harus puas diposisi nomor dua.

Sementara Tim Tarik Tambang Bayangkara menempati urutan ketiga setelah di perempat Final dikalahkan oleh Dikes KLU. Tim Darmawanita Dinas Pertanian KLU harus puas di urutan keempat, setelah di perempat final dikalahkan Tim PKK Kecamatan Kayangan.

Dengan demikian, hasil pertandingan Tarik Tambang yang digelar khusus untuk kalangan kaum wanita ini, dalam rangka HUT RI ke 66 tahun 2011 ini, juara satu Tim PKK Kecamatan Kayangan, juara dua tim Darmawanita Dinas Kesehatan KLU, Juara tiga tim Darmawanita Bayangkara dan juara empat tim Darmawanita Dinas Pertanian KLU.

Aluh Nursehan,A.Md selaku ketua rombongan PKK Kayangan, yang juga turun ambil bagian dalam lomba tarik tambang antar dinas instansi tersebut mengatakan kepada suarakomunitas.net, bahwa didalam dirinya ada rasa kebanggaan tersendiri dapat keluar sebagai juara dalam lomba dimaksud.

“Ini diluar dugaan saya,sebenarnya saya tidak yakin keluar sebagai juara, mengingat lawan begitu banyak dan badan mereka besar-besar dan kekar. Ini yang membuat saya kurang yakin,”terangnya.

“Tapi,berkat keyakinan dan percaya diri,serta kita mohon pertolongan Allah Swt, hasilnya Alhamdulillah, kita dipercaya sebagai yang terbaik dari 20 tim yang ikut dalam lomba tarik tambang tersebut,”kata Aluh merendah.

“Mudah-mudahan ditahun mendatang kita bisa tampil kembali dengan kondisi yang lebih baik dari saat ini,”haranya.(Eko).

Sabtu, 26 Februari 2011

Uji Coba Perdana Putra Polos Vs Dasker 4 - 0

SESAIT –  Dasker harus membayar mahal 4 angka yang diraih Putra polos dalam Laga Perdana yang berlangsung di lapangan umum Merenten (26/02) minggu lalu.

Dasker yang berasal dari Dasan Krepuk Kecamatan Bayan ini, harus mengakui ketangguhan duet pasangan Ahmadi – Buyung dari Putra Polos Lokok Sutrang Desa Sesait di lini depan. Keadaan ini terus bertahan hingga turun minum.

Menurut Manager Putra Polos Asrudin, bahwa laga kali ini merupakan uji coba timnya untuk menghadapi beberapa tim tangguh di liga Merenten musim ini.

“Laga ini sengaja kami gelar dengan tujuan, disamping memantapkan tim kami dalam menghadapi Liga Merenten minggu ini, juga kami ingin tampil maksimal ketika beradu dengan tim yang tangguh,”terang Asrudin.

Asrudin juga mengaku, selain bertandang ke club-club yang lain di daerah  Lombok Utara ini, timnya juga rutin latihan fisik di lapangan umum Merenten setiap minggunya. Asrudin juga mengakui bahwa, dirinya tidak segan-segan mendatangkan pelatih dari luar. Sehingga timnya (Putra Polos) sudah menampakkan ada perubahan.

Sementara itu, Manager Dasker Arman mengakui keunggulan  Putra polos. Namun diakuinya  Timnya (Dasker) juga sempat membuat Putra polos kewalahan di menit-menit awal. Namun timnya kalah strategi di lini depan.Sehingga strikernya kalah cepat dengan striker milik putra Polos.

“Kita akui tim Putra Polos lebih unggul dari tim kami dalam hal strategi. Tim kami hanya mampu bertahan di lini belakang untuk mengurangi banyaknya hujan  gol gawang kami,”aku Arman.(Eko).