Minggu, 05 Februari 2012

Gangga,(SK),-- Kondisi jembatan Luk yang terletak sekitar 300 meter sebelah barat dusun Luk Desa Sambik Bangkol (Samba) Kecamatan Gangga jebol akibat hujan turun selama dua hari berturut-turut.

Hujan lebat yang melanda daerah KLU dalam minggu ini, mengakibatkan banyak fasilitas transportasi jalan maupun lahan persawahan milik petani menjadi rusak akibat terjangan banjir.

Kondisi Jembatan Luk ini keadaannya sangat parah dan memprihatinkan. Kalau saja pihak Pemda tidak cepat mengantisipasi hal ini, maka kalau terjadi hujan kembali tentu akan lebih parah lagi dengan keadaannya yang sekarang.

Menurut keterangan dari beberapa warga setempat, jembatan ini rusak akibat erosi yang menggenangi badan jalan, sehingga air hujan yang ada diatas meresap dipinggir talut yang kondisi tanahnya labil. Sehingga tanah yang dipinggir aspal ikut terbawa air dan di ikuti oleh penurunan permukaan tanah.

“Bagi pengguna jalan harus berhati-hati ketika melewati jembatan Luk ini,”ingat warga yang enggan ditulis namanya.

Kepala Desa Samba Jamaludin ketika di hubungi via ponselnya mengatakan pihaknya sudah melaporkan kondisi jembatan itu ke dinas terkait, yang dalam hal ini Dinas PU KLU. Semoga saja keadaan ini direspon oleh pihak yang berwenang untuk menanganinya.

Selain jembatan yang mengalami kerusakan, kondisi jalan di sepangang Dusun Luk pun banyak yang rusak dan berlubang.Para pengguna jalan harus berhati-hati memilih jalan yang tidak berlubang, sebab kalau kurang hati-hati, bisa-bisa kena senggolan pengguna jalan yang lain.

“Mohon Pemda KLU segera memperbaiki jalan ini, karena kondisinya sangat memprihatinkan,”harap warga setempat.(Eko)

Sabtu, 04 Februari 2012

SMPN 2 Kayangan Torehkan Banyak Prestasi

Sesait,(SK),-- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kayangan yang terletak di Dusun Lokok Sutrang Desa Sesait, merupakan salah satu sekolah yang patut diperhitungkan.

Pasalnya sekolah yang berdiri tahun 2003 ini dalam mengoleksi prestasi tidak kalah dengan dua sekolah menengah lainnya yang ada di wilayah Kayangan. Ini dibuktikan dengan keikut sertaannya dalam berbagai lomba yang pernah diikuti tahun 2011 lalu, seperti lomba olimpiade Fisika tingkat Provinsi NTB, lomba karya tulis LPIR (Lomba Penelitian Ilmiah Remaja) tingkat Provinsi,dan lomba O2SN (Fisika).

Sementara itu di bidang eskul juga terus dimaksimalkan, seperti PMR,Pramuka,Karate dan Camping. Sekolah ini pernah dua kali mengirim siswanya mengikuti Jambore Nasional, yaitu pada tahun 2007 Rian Setiawan (Jamnas Jatinangor Jabar) dan tahun 2011 Melisa (Jamnas Palembang).

Kepala SMPN 2 Kayangan Munasip,S.Pd mengatakan untuk menambah wawasan pengetahuan siswanya, saat ini juga tengah di galakkan pelatihan jurnalistik di sekolahnya. Dalam pelatihan jurnalistik ini, pihaknya mengundang rekan-rekan wartawan untuk memberikan materi pelatihan kepada siswanya.

“Kami harapkan dengan pelatihan ini, siswa kami paling tidak lewat madding minimal mereka bisa buat puisi,”kata Munasip.

Menurut Munasip, saat ini pihaknya juga tengah focus memberikan pengayaan untuk menghadapi Ujian Nasional (UN) tahun ini.Pengayaan ini dilakukan pada siang hingga sore hari sesudah kegiatan sekolah, dimana pengayaan dimulai dari pukul 14,00 wita hingga pukul 16,30 wita.

Dalam pengayaan ini siswa dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu untuk kategori siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi, sedang dan rendah. Hal ini dimaksudkan untuk menyesuaikan tingkat pengayaan yang akan diberikian dengan kemampuan siswa.

Disamping itu, siswa yang memiliki kemampuan akademik yang sedang dan kurang akan diberikan bimbingan belajar yang lebih intensif oleh guru-guru yang membidangi mata pelajaran tertentu, terutama yang di ujikan dalam UN mendatang.

Materi soal dalam pengayaan ini bersumber dari soal prediksi UN tahun 2012, soal-soal UN tahun sebelumnya serta diambil dari sumber-sumber lainnya yang berkaitan dengan materi yang di ujikan secara Nasional.

Kegiatan pengayaan ini sangat penting bagi sekolah, karena manfaat dan pengaruhnya sangat membantu. Selain berpengaruh dan bermanfaat bagi perkembangan siswa, juga dalam rangka menggali potensi yang dimiliki siswa dalam bidang akademik tertentu.

“Mudah-mudahan hasil pengayaan ini, kita berharap siswa mampu menghadapi ujian nasional dengan baik, tentunya dengan nilai kelulusan yang membanggakan,”tandas Munasip.(Eko).
 

DKR Secara Resmi di Lepas Camat Kayangan Ke Gunung Jae

Kayangan,(SK),-- Dalam rangka ikut memeriahkan HUT Ke-51 Korem 162/WB yang jatuh pada tanggal 24 Februari 2012 mendatang, Dewan Kerja Ranting (DKR) Kayangan, siap berangkat.

Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Kayangan Syukri,S.Pd, sesaat sebelum di lepas secara resmi oleh Camat Kayangan selaku Kamabiran,Jum’at (03/02/2012).

Syukri mengingatkan kepada para peserta (anggota DKR) yang akan mengikuti kegiatan Perjusami di Bumi Perkemahan Gunung Jae Keru Narmada agar selalu menjaga nama baik Kecamatan Kayangan.

Keberadaan DKR di sana nanti akan secara langsung membawa nama baik Kecamatan.”Jadi silahkan laksanakan kegiatan apapun sesuai yang di jadualkan pihak Korem,”kata Syukri.

Selaku Ketua Kwarran Kayangan, Syukri juga menitip beberapa pesan kepada anggota DKR yang akan mengikuti Perjusami di Bumi Perkemahan Gunung Jae Keru Narmada, yang pelaksanaannya mulai hari Jum’at (03/02) hingga hari Minggu (05/02/2012), diantaranya jaga kesatuan dan persatuan, selalu laksanakan ibadah, serta selalu jaga kekompakan karena ini sangat perlu dibina.

Disamping itu,Syukri juga berpesan kepada Pembina Pendamping (Rian Setiawan,Supriadi) agar selalu membimbing peserta sebaik-baiknya supaya mengikuti seluruh kegiatan yang ada, karena itu adalah nilai penting yang harus diperhatikan.

Sementara itu Camat Kayangan Tresnahadi selaku Kamabiran menyambut baik dan apresiatif semangat keikut sertaan para peserta dari Kecamatan Kayangan dalam mendukung kegiatan yang dilaksanakan pihak Korem 162/WB dalam rangka HUT ke-51 tahun 2012 ini.

Dikatakan Tresnahadi, pihaknya dengan jajaran TNI diwilayahnya selalu membina koordinasi dalam berbagai hal, termasuk kegiatan seperti ini.Karena menurutnya dalam melaksanakan tugas selalu saling membutuhkan.”apapun yang kita lakukan di Kecamatanh ini, pihak Pos Ramil (TNI) selalu kita kerja sama,”katanya.

Seperti halnya kegiatan yang akan di ikuti DKR kali ini adalah bentuk kerja sama dan penghargaan TNI terhadap Gerakan Pramuka.

Pada kesempatan itu,Camat Kayangan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran TNI atas kerja samanya dalam pengiriman para peserta untuk mengikuti kegiatan Perjusami dalam rangka HUT ke-51 Korem 162/WB di Bumi Perkemahan Gunung Jae Keru Narmada.“Mudah-mudahan ini menjadi amal baik kita semua,”tandasnya.

Tresnahadi juga berpesan kepada seluruh peserta dan Pembina Pendamping yang akan diberangkatkan mengikuti kegiatan Perjusami tersebut, agar selalu jaga kesehatan.

“Karena saat ini musim hujan supaya betul-betul dijaga kesehatannya, jangan sampai selama 3 hari adik-adik DKR di sana ada kendala,”pesannya.

Sementara itu, Dan Pos Ramil Kayangan I Gusti Putu Mertayasa dalam amanatnya menyatakan, peserta dari wilayah Kecamatan Kayangan ini berjumlah 14 orang termasuk Pembina Pendamping yang akan diberangkatkan menuju Bumi Perkemahan Gunung Jae Keru Narmada, untuk mengikuti Perkemahan selama 3 hari, mulai tanggal 03 hingga 05 Februari 2012 mendatang.

‘Sebenarnya kegiatan ini di hajatkan di ikuti oleh seluruh Penegak/Pandega jajaran Kodim se NTB, namun karena pertimbangan cuaca, jadi kegiatan ini hanya di ikuti oleh peserta yang ada di Pulau Lombok,”katanya.(Eko).

Peresmian Kelompok Nelayan Bina Bersama Dusun Beraringan, Sekaligus Panen Perdana

Kayangan,(SK),-- Kelompok Nelayan Bina Bersama Dusun Beraringan Desa Kayangan Kecamatan Kayangan dalam waktu dekat akan di resmikan oleh Bupati KLU.

Keberadaan kelompok Nelayan Bina Bersama ini tumbuh dan berkembang telah mengalami pasang surut.Namun berkat kegigihan dan keuletan seorang Nirdip (45), kelompok ini terus bangkit.Sehingga tidak heran dalam waktu dua bulan, kelompok ini sudah berhasil membudi dayakan ikan air tawar.

Menurut penuturan Nirdip yang sekaligus Ketua Kelompok Nelayan Bina Bersama Dusun Beraringan ini mengatakan, selama dua bulan berturut-turut pihaknya terus membenahi fasilitas pendukung keberadaan kelompoknya. Mulai dari pembuatan kolam,pengadaan bibit ikan dan fasilitas pendukung lainnya, seperti lesehan dan berugak saka empat.

Dikatakan Nirdip bahwa bibit ikan yang di tabor di kolam miliki kelompoknya tersebut terdiri dari ikan lele 9.000 bibit, ikan nila 23.000 bibit. Diantara dua jenis ikan ini, ikan lele yang paling cepat perkembangannya di banding dengan ikan nila.

“Memang berdasarkan hasil penelitian kadar airnya, ikan lele jumbo ini yang cocok untuk di budi dayakan di tempat ini. Disamping ikan lele, kami juga ingin mencoba membudi dayakan ikan nila untuk mengantisipasi pemasaran,”tandas Nirdip, yang juga biasa di panggil Jojo Karlino di kalangan masyarakat Kayangan ini.

Untuk itulah keberadaan Kelompok Nelayan Bina Bersama Budi Daya Ikan Air Tawar Dusun Beraringan yang memiliki enam buah kolam, yang letaknya sekitar 300 meter sebelah barat dusun Beraringan ini, dalam waktu dekat akan di resmikan oleh Bupati KLU H.Djohan Sjamsu,SH, sekaligus panen perdana.

Menurut Lukmanul Hakim (46) penasehat dari Kelompok Nelayan ini mengatakan rencana peresmian sekaligus panen perdananya akan dilaksanakan tanggal 11 Februari 2012 mendatang.

Pada saat peresmian dan panen perdana ini, rencananya akan dihadiri Bupati KLU,Ketua DPRD dan Kepala SKPD lingkup KLU.”Mudah-mudahan tidak ada hambatan yang berarti,”kata Lukman.

Lukman menjelaskan keberadaan lahan tempat di membudi dayakan ikan lele jumbo dan ikan nila oleh kelompok Bina Bersama ini, berawal dari sebuah keinginan pribadi dari seorang Nirdip, yang lahan miliknya setiap tahun tidak pernah kering selalu tergenang air, sehingga kondisi inilah yang membuat Nirdip berkeinginan membuat kolam untuk memelihara ikan.

Selanjutnya Nirdip mengumpulkan warga setempat terutama yang memiliki lahan disekitar lahan miliknya yang penuh dengan rawa tersebut. Dalam pertemuan itu Nirdip mengutarakan maksudnya.Ternyata gayung bersambut.

Berawal dari itu, maka terbentuklah sebuah kelompok yang diberinya nama Kelompok Bina Bersama Budi Daya Ikan Air Tawar Dusun Beraringan dengan Ketuanya Nirdip sendiri selaku inisiator,Sekretaris Najamudin dan Bendahara Samiun Alim, dengan jumlah anggota awal 22 orang. Dari jumlah ini, tentunya tidak menutup kemungkinan akan bertambah.

Untuk Pembina dan Penasehat,disamping Kepala Desa Kayangan dan Kadus Beraringan, di tunjuk pula Lukmanul Hakim dan Sabri.

“Rata-rata mereka yang tergabung dalam kelompok ini memiliki lahan dan mereka akan mencoba untuk memelihara ikan, ”kata Kian Pragosa warga setempat yang dibenarkan juga oleh temannya Erick.

Tujuan utama dibentuknya kelompok tersebut adalah untuk membudi dayakan ikan air tawar sekaligus optimalisasi penggunaan lahan, membuka lapangan kerja dan menurunkan angka kemiskinan.

“Biasanya penduduk Beraringan yang saban hari melaut ini, ketika tidak melaut mereka bisa memanfaatkan kolam ini sebagai tempat istirahat sambil mancing, ”kata Erick.

Prospek kedepan keberadaan tempat kelompok Bina Bersama membudi dayakan ikan air tawar ini sangat menjanjikan, karena disamping kolam ikan ada juga lesehan dengan menu bertaraf Internasional yang dibangun ditempat itu.

“Kita ingin memunculkan lesehan ini, karena di Kayangan ini belum ada,”kata Lukman mantap.(Eko).

Jumat, 03 Februari 2012

Jelang Perayaan Maulid, Remas Baiturrahim Lokok Sutrang Gelar Lomba

Sesait,(SK),-- Sudah menjadi tradisi masyarakat Muslim merayakan Maulid Nabi Muhammad Saw dengan berbagai kegiatan di berbagai belahan bumi,umumnya di Indonesia dan khususnya di Lombok.
Seperti halnya Remaja Mesjid Baiturrahim Lokok Sutrang Desa Sesait Kecamatan Kayangan, pada perayaan Maulid tahun ini melakukan berbagai kegiatan keagamaan, kegiatan olahraga dan hiburan.

Ketua Remaja Mesjid Baiturrahim Lokok Sutrang Zaenul Hadi,S.Pd mengatakan, kegiatan keagamaan dan olahraga serta hiburan yang dilakukannya pada perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw tahun ini dibatasi. Hal ini katanya terbentur dengan adanya perayaan Maulid Adat dan keadaan cuaca yang tidak mendukung.

“Insya Allah tahun depan kegiatan serupa akan kita gelar lebih awal, sehingga lebih banyak kegiatan lomba yang kita laksanakan,”katanya.

Zaenul Hadi berharap panitia pelaksana kegiatan bisa melaksanakan semua mata lomba yang sudah di agendakan sesuai dengan hasil yang telah di sepakati dalam musyawarah panitia lomba.

Ketua Panitia lomba Akhmadi ditempat terpisah mengatakan ada beberapa mata lomba yang di gelar pada perayaan Maulid tahun ini diantaranya bidang keagamaan seperti lomba baca khutbah, lomba pidato,lomba baca puitisasi terjemahan Al-Qur’an, MTQ, menghapal ayat-ayat pendek dan syahril Qur’an. Sedangkan kegiatan lomba dibidang olahraga dan hiburan diantaranya lomba sepak takro,junjung bakul,sendok kelereng, lari karung,panjat pinang (jurakan), lomba 5K dan nonton bareng (diputarkan film wali songo).

Dikatakan Akhmadi kegiatan ini bertujuan pada dasarnya ingin melihat potensi generasi penerus bermunculan, paling tidak ada perkembangannya di dusun setempat. Dengan adanya potensi yang dimiliki generasi muda di dusun tersebut, maka diharapkan pada gilirannya nanti akan bisa diandalkan baik dalam bidang keagamaan maupun di bidang lainnya.

“Lomba baca khutbah ini semata-mata sebuah proses pembelajaran bagi kader-kader penerus terutama generasi mudanya di dusun Lokok Sutrang Desa Sesait ini untuk tampil di depan public, terutama petugas di hari Jum’at ,”tandas Akhmadi.

Salah satu peserta lomba baca Khutbah Kamiadi (21) mengaku sangat senang bisa ambil bagian dalam kegiatan dimaksud. Menurutnya lomba baca khutbah ini benar-benar dibutuhkan konsentrasi yang penuh terutama penjiwaan dari isi khutbah yang disampaikan.

Disamping itu kegiatan ini merupakan salah satu wadah untuk mengembangkan bakat. Sebetulnya banyak potensi yang dimiliki dusun Lokok Sutrang ini yang mampu untuk tampil pada setiap even menjelang perayaan hari-hari besar Islam. Namun begitu pemuda yang baru menyelesaikan S1 Fisika ini mengaku sangat apresiatif terhadap semangat rekan-rekan sebayanya untuk melaksanakan berbagai kegiatan di dusunnya.

“Ini sangat bagus untuk dipertahankan, di dusun ini banyak yang mampu untuk itu, namun perlu di pacu semangatnya, ”katanya.

Dalam lomba baca khutbah yang berlangsung di Mesjid Biturrahim,Kamis malam, (02/02/2012) lalu, setidaknya tampil 18 peserta.Masing-masing peserta tampil dengan membawakan materi yang disiapkan oleh peserta sendiri.

Untuk kesempatan yang pertama tampil Yudi Ariandi dengan judul ‘Setiap muslim adalah pemimpin.’ Pada giliran yang kedua tampil Kamiadi membawakan judul Agama Islam adalah Agama yang sempurna, kemudian giliran yang ketiga Angga JP dengan judul Memperbanyak bacaan tasbih, Yopi yang tampil berikutnya menyampaikan Menuntut Ilmu Kewajiban setiap Muslim.

Sementara di bagian akhir, giliran Setiawadi,Nahul dan Zaenul Hadi untuk tampil dengan membawakan judul khutbah masing-masing. Setiawadi membawakan materi dengan judul Hikmah Maulid Nabi Muhammad Saw, sementara Nahul menyampaikan khutbahnya dengan judul Puasa Ramadhan dan Memerangi Hawa Nafsu, serta Zaenul Hadi tampil dengan membawakan judul Buah dari Silaturrahim. (Eko).

MAD Tutup Buku 2011, PNPM Kayangan Berlangsung Alot

Kayangan,(SK) -- Program pembangunan yang dilaksanakan PNPM selama ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Musyawarah Antar Desa (MAD) tingkat Kecamatan, yang diikuti oleh 8 Kepala Desa, para KPMD,BPD, LPM,TPK, TPMD, PK dan undangan lainnya, yang berlangsung di aula Kantor Camat Kayangan dengan penuh kekeluargaan, Rabu (01/02/2012) lalu.
Dalam sambutannya Camat Kayangan Tresnahadi,dengan didampingi pihak Fasilitator PNPM Ir Rusli,UPK Edi Kartono,SE mengatakan bahwa keberadaan PNPM-MP selama ini, sangat membantu program.

Karena dengan banyaknya manfaat yang dirasakan masyarakat, lanjutnya, maka diharapkan para pengelola program ini, hendaknya meningkatkan profesionalisme dalam mengelola PNPM-MP.

”Jangan sampai pada saat pelaksanaan program ada yang melanggar aturan yang ada. Kalau hal itu terjadi, maka akan berakibat berkurangnya kepercayaan masyarakat,”harapnya.

”Mari kita bekerja dengan baik,sungguh-sungguh, supaya apa yang diharapkan oleh masyarakat melalui kegiatan yang dilaksanakan oleh PNPM-MP selama ini merupakan bagian yang sangat membantu bagi kepentingan masyarakat,”ajak Tresnahadi serius

Sebagaimana di ketahui bahwa, Unit Pengelola Kegiatan (UPK) ditingkat Kecamatan adalah lembaga yang sangat strategis, tentu banyak dana yang di kelola.Karena lembaga ini sangat strategis, maka tanggung jawabnya pun sangat besar, sesuai dengan akuntabilitas publik dan tarnsparansinya.
Tresnahadi menyambut baik kegiatan lembaga ini. Hal tersebut dibuktikan dengan SPP per 31 Desember 2011 lalu surplus 397.653.489.

‘Harapan saya kedepan, PNPM ini setelah 2014 (batas program PNPM akan berakhir) agar keberadaannya terus diprogramkan, karena sangat banyak mendukung pembangunan,”tandasnya.

Sementara dari pihak PNPM-MP melalui Fasilitator Kecamatan Ir.Rusli,mengatakan makasud dan tujuan dari Musyawarah Antar Desa (MAD) ini adalah untuk mempertanggung jawabkan tentang keuangan UPK kepada masyarakat.Sehingga dalam MAD ini hanya melaporkan tutup buku TA 2011.

Pada kesempatan itu, Rusli juga menyinggung masalah penggunaan dana sosial yang ada pada PNPM, karena dana sosial ini menurutnya belum pernah di eksekusi oleh masyarakat dalam bentuk pengajuan proposal.Besaran dana sosial ini setelah tutup buku tahun 2011 lalu sebesar 31 juta rupiah lebih, yang sebelum tutup buku besarannya 12 juta rupiah lebih.

”Ini ada peningkatan sebesar 8 % dari surplus tahun 2011 lalu,”terang Rusli.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua UPK Kecamatan Kayangan Edi Kartono,SE menyebutkan, besaran dana social yang di peruntukkan kepada masyarakat tersebut, tidak berbentuk uang, melainkan berbentuk barang, dimana masyarakat mengajukan proposal dana social tersebut diajukan ke BKAD (Badan Kerjasama Antar Desa) tingkat Kecamatan, yang keberadaannya dipilih oleh masyarakat dalam forum MAD.Untuk Kecamatan Kayangan Ketuanya Zaenudin Sukara.

Itulah sebabnya pada pertemuan MAD kali ini, suasananya berlangsung agak alot. Masing-masing peserta inginnya bagaimana dana social tersebut bisa cepat di eksekusi. Hal ini karena adanya penambahan jumlah dana social yang dipersipakan. Hal ini pula yang membuat masyarakat sangat antusias berlomba untuk mendapatkan dana dimaksud dengan persyaratan membuat proposal.

Disamping itu Edi Kartono mengatakan, realisasi tingkat pengembalian SPP (Simpan Pinjam) khusus perempuan 92,07 % pada tahun 2011. “Ini ada peningkatan 0,8 %.

Adapun alokasi dana Surplus SPP tahun 2011 lalu, adalah diperuntukkan sebagai dana social masyrakat,kelembagaan,penambahan modal UPK dan untuk bonus UPK.

“Terus terang saja untuk penambahan modal UPK disediakan sebesar 80 %, sedangkan untuk bonus UPK tidak ada sama sekali, ”tandasnya.

Tingkat pengembalian untuk Kabupaten Lombok Utara adalah terbaik, jika dibandingkan dengan Kabupaten lain yang ada di NTB ini.(Eko).

Rabu, 01 Februari 2012

Kelompok Ternak Tioq Melampak Santong Mulia Resmi Dikukuhkan

Sesait,(SK),-- Dengan di kukuhkannya Kelompok Ternak Tioq Melampak Dusun Santong Mulia Desa Sesait, oleh Camat Kayangan atas nama Bupati KLU, Senin,(30/01/2012), maka bertambah pula perbendaharaan jumlah kelompok ternak di Kecamatan Kayangan.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas PPKKP KLU,DPRD,Camat Kayangan, UPTD PPKKP Kecamatan Kayangan, Pemusungan Sesait,Mahasiswa KKN Unram,Kadus Santong Mulia, Ketua Kelompok ternak se Desa Sesait dan undangan lainnya.

Hingga akhir Januari 2012 ini tercatat jumlah kelompok ternak di Kabupaten Lombok Utara 192 kelompok, belum termasuk kelompok ternak Tioq Melampak yang ada di Dusun Santong Mulia ini. Dari jumlah tersebut, 107 kelompok diantaranya yang sudah mendapatkan bantuan dari Pemerintah dan yang paling banyak dari Kecamatan Kayangan yaitu 34 kelompok.

Menurut Kepala UPTD PPKKP Kecamatan Kayangan I Wayan Suweden mengatakan  untuk tingkat Kabupaten Lombok Utara, Kecamatan Kayangan yang paling banyak jumlah kelompok ternaknya yaitu 34 kelompok.

Dikatakan Suweden, dari jumlah tersebut, yang sudah mendapatkan bantuan baru 24 kelompok ternak dan yang terbanyak ada di Desa Sesait ini. ”Ini adalah salah satu bentuk keberpihakan Pemerintah pada masyarakatnya, ”katanya.

Wayan Suweden juga pada kesempatan tersebut minta kepada Ketua Kelompok Ternak Tioq Melampak yang ada di Dusun Santong Mulia ini untuk melengkapi AD/ART, Struktur Kepengurusan, dan lain-lain terkait dengan kelengkapan administrasi kelompok.

Ketua Kelompok Ternak Tioq Melampak Dusun Santong Mulia A.Iswandi dalam laporannya menyampaikan  kelompok ternak Tioq Melampak yang akan dikukukuhkan ini dibentuk tanggal 16 November 2011 dengan jumlah anggota 37 orang, dengan komposisi Ketua A.Iswandi,Sekretaris Ismanto,Bendahara Edi Masyanto. Sedangkan jumlah populasi ternak yang ada  74 ekor sapi, dengan rincian 59 ekor sapi betina dan 15 ekor sapi jantan.

Dikatakan A.Iswandi yang juga mantan Kadus Santong Mulia ini , dari jumlah populasi ternak 74 ekor sapi tersebut menempati kandang kolektif seluas 15 are dengan pengadaan secara swadaya. A,Iswandi juga menyatakan bahwa tujuan di bentuknya Kelompok Ternak Tioq Melampak ini, bukan semata-mata mengharapkan bantuan dana, melainkan yang lebih penting katanya adalah bantuan pembinaan dan penyuluhan dari Pemerintah, dengan harapan terlahirnya peternak-peternak yang unggul serta hasil ternak yang berkualitas.

“Selama kami membentuk kelompok ternak ini, banyak hal yang dapat kami rasakan manfaatnya berkelompok, diantaranya, ternak kami aman, lingkungan menjadi bersih,lebih mudah akses pembinaan dan pelayanan dari petugas teknis bidang peternakan,”katanya.

“Disamping itu, yang lebih penting adalah tumbuhnya rasa dan semangat gotong royong antar anggota,”tambahnya semangat.

Ismanto, Sekretaris Kelompok Ternak Tioq Melampak ini juga berharap agar kelompoknya terus diberikan pembinaan, baik secara kelembagaan maupun secara teknis cara beternak dengan sentuhan-sentuhan teknologi, sehingga bisa diserap dan diaplikasikan dalam kelompoknya.

Sementara itu Camat Kayangan Tresnahadi dalam pengantarnya usai mengukuhkan Kepengurusan Kelompok Ternak Tioq Melampak Dusun Santong Mulia tersebut bepesan, agar sesering mungkin selalu berkoordinasi dengan pihak dinas terkait untuk pembinaan lebih lanjut.

Tresnahadi juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung Pemerintah dalam melaksanakan program pembangunan di daerah KLU yang masih tergolong usia muda ini.

“Kalau ada aspirasi yang mau disampaikan kepada Pemerintah, jangan demo dan merusak fasilitas Pemerintah, seperti halnya terjadi di daerah lain,”katanya.(Eko).