Minggu, 08 Januari 2012

Tabrakan Maut Menimpa Anggota DPRD KLU

Kayangan (suarakomunitas)- Nasib tragis menimpa salah seorang anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara H.Moh.Sayuthi,SH yang hendak pulang kerja, terpaksa harus kehilangan nyawa.

Pasalnya, ketika sepeda motor Vario yang biasa dikendarainya, nyungsep dibawah kardan kendaraan Avanza berpelat DK…disekitar Koloh Penggolong Dusun Jugil Kecamatan Gangga KLU, sekitar pukul 12,30 wita,Sabtu (07-01-2012).

Menurut Herman (23) warga Sesait yang secara kebetulan melintas di TKP, mengaku bahwa dirinya yang mengeluarkan tubuh H.Moh.Sayuthi,SH dari bawah kardan kendaraan Avanza tersebut.

Herman mengatakan bahwa korban mengalami patah tulang paha dan pergelangan kaki kiri, serta kepala memar akibat benturan benda keras.Korban langsung dilarikan ke UGD Rumah Sakit Tanjung untuk mendapatkan pertolongan. Namun sekitar pukul 15,30 wita, H.Moh. Sayuthi,SH menghembuskan nafasnya yang terakhir dipangkuan ibundanya tercinta.”Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun.”

Abu Tausi (40) adik korban mengatakan bahwa memang tidak ada pirasat apa-apa dalam keluarganya.Setiap hari pak Haji (panggilan sehari-hari korban..red) biasa melakukan aktivitas sebagaimana biasanya. Istrinya (Hj.Sumiati,S.Pd) ke sekolah dan anaknya yang paling besar kuliyah di Mataram dan anaknya yang terakhir masih duduk dibangku SMP Kelas 2. Sementara pak Haji setiap harinya berkantor di DPRD KLU.

“Pak Haji meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak.Yang paling besar perempuan dan yang paling kecil laki-laki,”kata Abu Tausi iba.

Di rumah duka dusun Lengkukun Desa Kayangan tempat jenazah H.Moh. Sayuthi, SH di semayamkan, tanpak hadir beberapa pejabat teras Pemda KLU, baik kalangan Eksekutif maupun legislative, diantaranya Ketua DPRD KLU Mariadi,S.Ag, dan beberapa anggota DPRD lainnya seperti Syarifudin, Ardianto. Tampak juga hadir Sekda KLU Drs H.Suardi,MH dan beberapa pejabat serta para Kepala Desa dan para sahabat handai taulan lainnya.Menurut rencana jenazah H.Moh.Sayuthi,SH akan dimakamkan,Minggu (08-01-2012) di pemakaman umum Dusun Lengkukun Desa Kayangan Kecamatan Kayangan KLU, tidak jauh dari rumah duka.

Di lokasi kejadian yang menimpa H.Moh.Sayuth,SH hingga nyawanya melayang tersebut, memang pernah terjadi kejadian serupa pada awal Februari 2011 tahun lalu. Peristiwa yang menewaskan Abidin (50) yang juga warga Kayangan tersebut, sama persis seperti yang menimpa H.Moh.Sayuthi,SH.Hanya saja yang membedakannya adalah objeknya.

Menurut Hasanul (32) warga Kayangan mengatakan bahwa, kejadian yang menimpa Abidin hingga tewas awal Februari tahun 2011 lalu, peristiwa tabrakannya antar sepeda motor. Sedangkan yang menimpa H.Moh. Sayuth,SH adalah peristiwa tabrakannya antara sepeda motor Vario dengan mobil Avanza.

“Dengan melihat kejadian yang persis sama lokasi tempat kejadiannya, berarti penghuni Koloh Penggolong minta korban lagi,”kata salah seorang warga Kayangan yang tidak mau dipublikasikan namanya.

Menurut salah seorang warga Sesait A.Su (65) mengatakan bahwa disekitar Koloh Penggolong yaitu dibukit yang membentang sebelah selatan jalan raya mulai timur Kiloh Penggolong hingga barat Jugil tersebut ada penghuninya makhluk halus. Jadi menurutnya penghuni bukit inilah yang selalu minta korban.Sebab sudah banyak kejadian serupa ditempat itu.(Eko)
 

Sabtu, 07 Januari 2012

Galakkan Penghijauan, Camat Kayangan Instruksikan SKPD

Kayangan,-- Gerakan menanam pohon merupakan upaya menindak lanjuti program Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Pohon Nasional, yang telah dicanangkan secara serentak di seluruh Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia, bulan November tahun 2011 lalu.

Dalam mewujudkan dan melestarikan lingkungan hidup, berbagai gerakan dan program telah dilakukan oleh Pemda KLU melalui Kementerian Kehutanan Lingkungan Hidup KLU bekerja sama dengan Organisasi Pemerhati Alam dan Lingkungan (OPAL), meliputi gerakan penghijauan lingkungan, gerakan rehabilitasi hutan dan lahan, gerakan tanam dan pelihara pohon,gerakan menanam one man one tree dan sebagainya.

Menindak lanjuti program tersebut, untuk tingkat Kecamatan Kayangan, telah dimulai dari penanaman bibit diareal Lapangan Umum Kecamatan, dimana lokasi ini pernah dihijaukan H.Abidin Mustakim tahun 2010, namun sempat terbakar awal September 2011 lalu.

Camat Kayangan Tresnahadi dalam program penghijauan diwilayahnya ini telah membentuk Tim pelaksana pendamping penghijauan, yang pelaksanaannya dimulai dengan focus konsentrasi di lapangan umum Kecamatan, baru kemudian konsentarsi ke semua desa.

Untuk mendukung suksesnya program Pelaksanaan penghijauan yang digalakkan Camat Kayangan diawal tahun 2012 ini, dengan bekerja sama dengan pihak UPTD Pertanian Kecamatan dalam hal penyediaan bibitnya, maka semua SKPD, Kepala Desa dan seluruh elemen masyarakat diinstruksikan untuk melaksanakannya.Terutama penanaman bibit di pinggir jalan maupun ditanah milik yang masih kosong.

“Dengan menanam pohon sejak dini maka akan bermanfaat bagi kelangsungan hidup kehati (keanekaragaman hayati),”kata H.Abidin Mustakim pada suatu kesempatan.

Tim pendamping yang dibentuk ditingkat Kecamatan ini ada dua tim, dimana tim satu di ketuai Camat Kayangan dan tim dua di ketuai Sekcam Kayangan, sedangkan anggotanya dari seluruh SKPD lingkup Kecamatan.

Dalam pertemuan yang berlangsung di aula Kantor Camat Kayangan, Rabu (04-01-2012) lalu, telah disepakati disamping membentuk tim pendamping penghijauan tingkat Kecamatan, juga disepakati bahwa pelaksanaan penghijauan dilaksanakan setiap hari Jum’at, yang untuk tingkat Kecamatan pelaksanaannya dimulai tanggal 13 Januari 2012, kemudian pada minggu berikutnya pelaksanaannya ditingkat desa.

Untuk Desa Kayangan dan Desa Dangiang dilaksanakan tanggal 20 Januari 2012, disusul pada minggu berikutnya Desa Pendua dan Desa Sesait dilaksanakan tanggal 27 Januari 2012, lalu Desa Selengen dan Desa Salut dilaksanakan tanggal 3 Februari 2012 serta Desa Santong dan Desa Gumantar dilaksanakan tanggal 10 Februari 2012.

“Masalah bibit akan didroping oleh Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Kayangan ke masing-masing desa,”kata Tresnahadi.

“Mari kita laksanakan program ini dengan baik sesuai jadual yang sudah kita sepakati, sehingga bermanfaat bagi masyarakat kita, disamping itu untuk mendukung program Pemerintah dalam melaksanakan penghijauan dengan menanam sejuta pohon,”ajak Tresnahadi.

Demi suksesnya program ini, H.Abidin Mustakim mengaku siap mendukung jika kekurangan bibit.”Saya siap mendukung dengan menyediakan bibit jika kekurangan,”katanya semangat.(Eko).

Kamis, 05 Januari 2012

Pelaksanaan Imtaq Tingkat Kecamatan, Panitia Lakukan Evaluasi

Kayangan,--- Pelaksanaan Imtaq tingkat Kecamatan Kayangan yang berlangsung selama tahun 2011 lalu dinilai cukup berhasil.Program yang di galakkan Bupati KLU ini sangat bermanfaat bagi setiap muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Sebab di dunia ini tugas manusia adalah mengabdi kepada Allah Swt, karena sebagai hamba memang diciptakannya untuk beribadah.

Inilah kunci utama kehidupan, yang sebenarnya hidup di dunia adalah satu ajang ujian,apakah mampu memelihara kesucian saat dilahirkan ataukah akan ingkar dengan melakukan perbuatan yang mengotori jiwa.

Hal inilah yang dituntut dalam pelaksanaan imtaq disetiap SKPD yang melibatkan seluruh karyawan-karyawati baik lingkup Kabupaten maupun lingkup Kecamatan sesuai instruksi Bupati KLU.

Khusus di Kecamatan Kayangan, bahwa pelaksanaan Imtaq selama ini dinilai cukup berhasil, karena didukung pertisipasi seluruh aparatur, baik PNS maupun non PNS dan Kepala Desa.

“Imtaq yang kita laksanakan selama tahun 2011 yang lalu, saya nilai sudah berjalan baik dan cukup berhasil,”kata Camat Kayangan Tresnahadi dalam pengantarnya ketika rapat evaluasi pelaksanaan Imtaq tingkat Kecamatan, yang berlangsung di aula Kantor Camat Kayangan,Rabu (04-01-2012).

Camat Kayangann juga minta kepada Panitia Pelaksana Imtaq, supaya pada pelaksanaan Imtaq tingkat Kecamatan pada tahun 2012 ini menjadualkan Bupati maupun Wakil Bupati KLU untuk memberikan Taushiyahnya minimal dua kali setahun.

Camat Kayangan menilai bahwa dengan hadirnya Bupati maupun Wakil Bupati dalam memberikan Taushiyahnya dihadapan para PNS maupun non PNS dilingkup Kecamatan Kayangan, maka akan dapat memberikan motivasi kepada PNS dalam menjalankan tugasnya sehari-hari sebagai aparatur Negara.

Pada kesempatan itu pula, Camat Kayangan minta kepada Panitia Imtaq untuk melaporkan hasil kegiatannya selama tahun 2011 yang lalu.Dengan begitu, maka pelaksanaan Imtaq dimasa mendatang agar dapat dijalin kerja sama dalam menjalankannya.

Terkait dengan rencana Imtaq pada tahun 2012 ini, Ketua Panitia Imtaq tingkat Kecamatan Kayangan L.Moh.Sidik,S.Sos menjelaskan akan menambah nara sumber pada pelaksanaan Imtaq yaitu disamping narasumber local juga akan menghadirkan Bupati dan Wakil Bupati KLU sebagai narasumber.

Selama pelaksanaan Imtaq tahun 2011 lalu, L.Moh.Sidik mengaku bahwa narasumber selama pelaksanaan Imtaq dari bulan Juni hingga Desember berjumlah 7 orang dan berasal dari wilayah setempat.Sedangkan pada tahun ini narasumbernya ditambah 3 orang sehingga berjumlah 10 orang.

Pelaksanaan Imtaq tahun 2012 berlangsung dari bulan Januari hingga Juli mendatang dengan volume 26 kali pertemuan.

“Dalam tahun 2012 ini, kami sudah susun jadual dan dari jadual ini ada tambahan mengenai narasumber,”kata L.Moh.Sidik yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kecamatan Kayangan ini.

Sementara itu, Bendahara Imtaq tingkat Kecamatan Kayangan Nurdin,S.Pd melaporkan bahwa selama pelaksanaan Imtaq tahun 2011 lalu telah berlangsung selama 31 kali pertemuan sesuai jadual. Namun dari jumlah itu hanya 4 kali tidak terlaksana karena ada kegiatan yang bersamaan dengan yang ada ditingkat Kabupaten.Sedangkan dana yang terkumpul dari narasumber selama tahun 2011 berjumlah Rp.1.487.500, dari 20 donatur.

“Semuanya itu sudah bisa kita realisasikan walau jumlah dana minim dan inilah keadaan kami panitia,”terangnya.

Nurdin berharap kepada seluruh pimpinan SKPD bahwa dalam pelaksanaan Imtaq tahap berikutnya untuk memberikan saran dan masukan demi perbaikan dimasa mendatang.

“Apapun hasilnya, ini adalah hasil jerih payah kita semua dalam pelaksanaan Imtaq tersebut,”seloroh Nurdin.

“Kami Panitia, mohon usul,saran dan dukungan untuk kemajuan demi suksesnya pelaksanaan Imtaq tingkat Kecamatan Kayangan ini,”tutupnya. (Eko)

Jelang Musrenbangdes, Camat Kayangan Lakukan Persiapan

Kayangan,-- Ruang yang disiapkan bagi keikutsertaan masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan adalah Musrenbang yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari desa sampai tingkat nasional.
Terkait dengan itu, menjelang pelaksanaan Musrenbangdes tahun 2012, Camat Kayangan Tresnahadi melakukan persiapan dengan mengundang semua SKPD,Kepala Desa, PNPM,Fasilitator Pendukung dan Fasilitator Pendamping untuk membicarakan persiapan menghadapi pelaksanaan Musrenbangdes, Selasa,(03-01-2012).

Dalam pertemuan yang berlangsung di aula Kantor Camat Kayangan tersebut, Tresnahadi menjelaskan bahwa, kegiatan musrenbang tidak hanya menjadi wadah bagi penyusunan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan, tetapi Musrenbang harus dipandang sebagai saluran resmi yang dipersiapkan untuk mengkanalisasi aspirasi masyarakat dalam rangka memperoleh akses yang memadai dalam kebijakan penganggaran pembangunan. Disamping itu, maka mutu proses dan mutu hasil Musrenbang akan sangat menentukan efektifitas penyaluran aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

Untuk itu melalui kesempatan tersebut, pertemuan yang dipimpin langsung Camat Kayangan ini, telah disepakati akan membentuk Tim pendamping yang akan langsung memantau pelaksanaan Musrenbangdes di masing-masing desa sesuai dengan jadual yang telah ditentukan.

Tim pendamping yang dibentuk ini, menurut Tresnahadi adalah karena system pelaksanaan Musrenbang saat ini terintegrasi jadi satu antara program Pemerintah yang ada di Pemda, PNPM dan program Access.
“Masing-masing Dinas keterlibatannya di Musrenbangdes ini adalah agar bisa terekam programnya oleh desa di tahun 2012 ini,”katanya.

Penentuan jadual Musrenbangdes di masing-masing desa di tahun 2012 ini dimulai dari Desa Santong pada hari Senin,tanggal 9 Januari 2012 disusul Desa Pendua pada hari Selasa,tanggal 10 Januari 2012, kemudian Desa Sesait hari Rabu, tanggal 11 Januari 2012.

Selanjutnya pada hari berikutnya yaitu hari Kamis, tanggal 12 Januari 2012 Desa Salut,hari Sabtu, tanggal 14 Januari 2012 Desa Selengen.Kemudian di hari Senin, tanggal 16 Januari 2012 Desa Gumantar, disusul Desa Kayangan dan Desa Dangiang masing-masing hari Selasa dan Rabu tanggal 17 dan 18 Januari 2012.

Tim Pendamping yang dibentuk dalam pertemuan tersebut dibagi dua tim, dimana Tim Satu dipimpin Camat Kayangan dan Tim Dua dipimpin Sekcam Kayangan. Sedangkan anggotanya masing-masing Tim adalah seluruh SKPD lingkup Kecamatan Kayangan.

“Mari kita laksanakan jadual Musrenbang ini dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab, sehingga apa yang kita perbuat tentunya akan bermanfaat bagi masyarakat,”tutupnya. (Eko)

Selasa, 03 Januari 2012

Fasduk Aswadi Dorong KPM/D Berkolaborasi Dengan Pemdes

Kayangan,-- Unsur perwakilan masyarakat desa dan perempuan dalam pelaksanaan program Access di tingkat desa adalah Fasilitator Desa /Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD), di mana peran utamanya adalah memfasilitasi proses-proses langsung di komunitas dalam keseharian kehidupan mereka.

Demikian diungkapkan Aswadi salah seorang Fasilitator Pendukung (Fasduk) program Access tingkat Kabupaten Lombok Utara, mengawali sosialisasi dan fasilitasi pembentukan KPM/D yang berlangsung di Aula Kantor Desa Kayangan, Senin, (02/01/2012).

Menurut Aswadi bahwa pembentukan KPM/D  ini adalah sangat penting artinya karena mereka sebagai aktor penggerak penguatan keberdayaan warga khususnya kaum perempuan, kaum miskin dan kelompok yang terpinggirkan dan organisasi mereka berdaya untuk melakukan interaksi aktif dengan pemeritahan lokal dalam upaya meningkatkan hasil-hasil pembangunan di desanya. 

“KPM/D yang akan terbentuk di desa ini nantinya dalam melakukan pengembangan kapasitas berhak mendapat pendampingan dan penguatan dari Fasduk,”kata Aswadi.

Disamping itu, lanjut Aswadi bahwa KPM/D juga akan selalu mendapatkan informasi tentang berbagai perkembangan pembangunan serta mendapatkan pelatihan keterampilan memfasilitasi dan pendekatan perencanaan hingga monitoring dan evaluasi focus pada gender.

Untuk itu, Aswadi selaku Fasilitator Pendukung Kabupaten dari Program Access ini mengajak KPM/D dalam melaksanakan tugasnya selalu berkolaborasi dengan Organisasi Masyarakat Sipil lainnya tentang bagaimana meningkatkan tata kepemerintahan demokratis ditingkat desa. “Kerjasama dalam sebuah kemitraan adalah kolaborasi,”kata Aswadi.

Sementara itu Kepala Desa Kayangan yang diwakili Sekretaris Desa Hattarudin, S.Adm mengatakan bahwa peserta yang terlibat dalam sosialisasi dan fasilitasi pembentukan KPM/D di Desa Kayangan ini, disamping Kepala Dusun, LMD, LPM dan Karang Taruna, juga dihadirkan kelompok perempuan, kader Posyandu, PKK, Kelompok Nelayan, Kelompok Pedagang Bakulan dan Kelompok Pengepul.

Hattarudin berharap dengan mengundang seluruh elemen masyarakat dalam sosialisasi ini, tentunya nanti mereka memperoleh pengetahuan tentang berbagai informasi tentang program Access yang akan dilaksanakan selama 13 bulan kedepan.

“Dengan sosialisasi dan fasilitasi pembentukan KPM/D ini pula kami berharap akan terpilih enam orang fasilitator tingkat desa (KPMD) dengan perimbangan yang sama,tiga laki dan tiga perempuan,”kata Hattarudin.

Selanjutnya mereka yang terpilih ini nantinya akan mengikuti pembekalan pengetahuan selama 6 hari ditingkat Kecamatan bersama 48 orang KPM/D yang berasal dari 8 desa yang ada di Kecamatan Kayangan.

Dalam diskusi Fasduk Aswadi mengajak para peserta sosialisasi untuk bermain peran dan bermimpi untuk menuju desa mandiri. Peserta sosialisasi dibagi menjadi 4 kelompok dan masing-masing kelompok ini nantinya akan mempresentasikan hasil kerja mereka didepan peserta sosialisasi.

Anto, salah seorang peserta sosialisasi mengatakan sangat senang mengikuti acara ini, alasannya banyak pengetahuan yang sifatnya baru didapatkannya.(Eko).
 

Senin, 02 Januari 2012

HUT Bajang Patuh Lokok Sutrang ke III, Berlangsung Sederhana

Sesait,--- Hari Ulang Tahun Bajang Patuh ketiga tahun 2012 dengan tema Pemuda Maju dan Berprestasi yang berlangsung,Minggu (01-01-2012) kali ini, boleh dibilang agak unik.

Pasalnya, pada perayaan kali ini ditandai dengan munculnya kembali kesenian tradisional yang sempat ’hit’ di tahun lima puluhan hingga tahun delapan puluhan. Namun kesenian yang dicoba dimunculkan kembali ini, menurut ketua panitia Rian Setiawan dalam laporannya tidak dalam cerita sesungguhnya.

”Kesenian tradisional yang coba kami munculkan kembali ini, diantaranya Cupak Gurantang dan Tari Sireh. Tapi dalam penampilannya tidak dalam cerita sesungguhnya. Sebab, disamping kesenian ini baru muncul dan masih dalam tahap pembelajaran, juga para penarinya masih pemula,”ungkap Rian Setiawan.

Hadir dalam HUT Bajang Patuh ketiga, tanggal 1 Januari 2012 ini, Pemusungan Sesait, Kepala Dusun Lokok Sutrang, para perwakilan kelompok bajang se Desa Sesait, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan para undangan lainnya.

Dilaporkan juga bahwa, ”dana yang terserap dalam rangka persiapan HUT Bajang Patuh ketiga ini sejumlah Rp.1.520.000,- Sumber dana ini adalah dari para donatur dan pemerintah setempat,”jelas Rian.

Menurut Rian Setiawan bahwa tema yang diangkat pada HUT BP ke III tahun 2012 ini dimaksudkan sebagai motivasi bagi para pemuda yang tergabung dalam wadah Bajang Patuh, khususnya para pemuda Lokok Sutrang, untuk memajukan lingkungannya dengan menoreh dan meraih prestasi disegala bidang.

Rian, begitu nama pendeknya yang biasa dipanggil dilingkungan keluarganya ini, juga melaporkan bahwa kegiatan ini bisa berlangsung berkat kerja sama semua pihak dalam mendukung terselenggaranya kegiatan HUT BP tahun 2012 ini.

Untuk menyambut dan memeriahkan kegiatan HUT BP ke III tahun ini, pihak panitia penyelenggara sudah berbuat semaksimal mungkin, yaitu dengan mengadakan gotong royong disekitar tempat rumah ibadah, gorong-gorong, penghijauan ditanah pekuburan umum dan disepanjang jalur jalan raya dusun Lokok Sutrang.

”Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan, karena tema kita pada HUT Bajang Patuh ketiga ini adalah Pemuda Maju dan Berprestasi,” jelas Rian penuh semangat.

Sementara itu, Ketua Bajang Patuh Dusun Lokok Sutrang, Zaenul Hadi,S.Pd dalam sambutannya mengharapkan kepada para tokoh dusun Lokok Sutrang untuk melakukan pendampingan dalam mendorong semangat para pemuda yang tergabung dalam wadah Bajang Patuh untuk maju dan berprestasi demi menuju cita-cita menjadi pemuda yang mandiri.

Untuk itu Zaenul Hadi juga minta kepada pemerintah setempat dan seluruh elemen masyarakat Dusun Lokok Sutrang, agar apa yang telah diprogramkan oleh Bajang Patuh mendatang, didukung sepenuhnya.
”Kami hanya minta dukungan an pendampingan dsaja dari pemerintah maupun tokoh masyarakat atau agama, untuk mendukung program kami dimasa mendatang, karena tanpa dukungannya, mustahil program yang sudah kami buat bisa sukses,” harapnya.

Ditempat yang sama, Akhmad Syamsudin,S.Pd selaku tokoh masyarakat Dusun Lokok Sutrang, dalam sambutannya berpesan kepada Bajang Patuh bahwa di dalam hidup zaman globalisasi ini, setidaknya harus memiliki 4 (empat) pola hidup cerdas, yaitu Cerdas Spiritual, Cerdas Emosional dan Sosial, Cerdas Intelektual serta Cerdas Kinestetis.

”Kalau Bajang Patuh bisa menerapkan empat pola hidup cerdas ini, saya yakin bahwa apa saja yang diprogramkan oleh Bajang Patuh kedepan, insya Allah pasti bisa berjalan dengan baik, dan tentunya kita akan menjadi orang yang patuh, baik kepada pemimpin, pada orang tua serta patuh juga dalam melaksanakan ajaran agama,” jelasnya dengan penuh keyakinan.

Ditambahkan Akh.Syamsudin bahwa untuk mewujudkan cita-cita Bajang Patuh dalam rangka maju dan meraih prestasi, maka setidaknya yang harus dilakukan adalah dengan mengambil peran yang banyak dan positif dalam masyarakat.

”Ambillah peran dalam masyarakat, jangan menunggu instruksi baru melakukan aksi, sebab tidak ada burung elang yang tidak bisa melampaui tingginya gunung,”katanya memberi semangat.

”Semangat dan keinginan untuk maju terus digalakkan hingga tercapai prestasi menjadi pemuda yang mandiri,”tambahnya. (Eko)

Berniat Rayakan Tahun Baru, Malah Nyawa Melayang

Sesait,-- Sungguh malang nasib Ismanto (30) warga Sesait yang hendak rayakan tahun baru bersama teman-temannya ke Tanjung, terpaksa harus kehilangan nyawanya.

Pasalnya, menurut keterangan Asrin (40) kerabat dekat korban mengatakan bahwa sekitar pukul 02,00 dini hari Ismanto bersama temannya Rodian,Andi dan Lipek berniat merayakan tahun baru di Tanjung. Dengan berboncengan mereka berangkat dari rumahnya di Sesait.

Menggunakan Sepeda Motor Supra Fit miliknya, Ismanto berboncengan dengan Rodian dan Andi berboncengan dengan Lipek.Mereka berangkat bersama-sama dengan hati yang menggebu-gebu ingin cepat sampai tujuan. Dinginnya malam yang menerpa tubuh mereka ketika itu, tidak dihiraukan. Mereka terus melaju hingga merenggut nyawa salah seorang diantara mereka.

Asrin yang juga Paman korban menuturkan kepada wartawan media ini, bahwa sebelum kejadian menimpa Ismanto hingga terpaksa kehilangan nyawanya itu, awalnya mereka berjalan beriringan sambil berboncengan sejak dari rumah (Sesait).Namun ketika tiba di depan Kantor Pertanian sebelah selatan Lekok Desa Gondang, Ismanto yang berboncengan dengan Rodian menyalip temannya Andi yang juga berboncengan dengan Lipek.

Menurut keterangan Lipek yang diceritakan kembali oleh Asrin yang biasa di panggil Upik ini, Rodian yang berada didepan terus melaju sambil memainkan gas sepeda motornya hingga tiba di pengkolan Karang Kates (Kubur Jelok), Rodian tidak bisa mengendalikan sepeda motornya, hingga nyawa Ismanto yang ketika itu berada dibelakang terenggut.

Naas nasib Ismanto yang biasa dipanggil Mantol dilingkungan keluarganya ini, mengalami patah tulang paha kiri, otak dan rahangnya hancur. Kedua korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Tanjung. Namun nyawa Ismanto tidak bisa tertolong dan menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 03,00 wita dini hari.Sementara Rodian mulutnya hancur, dan luka memar disekujur tubuhnya, sehingga keadaannya masih koma. Kemudian Rodian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Mataram untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Namun sekitar pukul 11,00 wita (Minggu,01-01-2012) nyawa Rodian pun tidak tertolong dan menyusul Ismanto yang terlebih dahulu meninggal.

Menurut cerita neneknya Inak Rumen (62) bahwa mereka sebelumnya tidak ada pirasat apa-apa. Namun menurut Upik, dirinya mengaku sempat melarang keponakannya ini pergi pada saat tahun baru.Di saat temannya cerita tentang pengalamannya merantau ke Malaysia, dia (Ismanto..red) diam saja sambil duduk diatas pematang sawah, seperti ada yang dipikirkannya.

Upik melanjutkan bahwa, sehari sebelum peristiwa merenggut nyawa Ismanto alias Mantol, sempat ngomong pada dirinya bahwa, pada hari “H” tahun baru, dia katanya tidak akan nyabit rumput lagi untuk pakan ternaknya, karena menurutnya ternak yang dimilikinya yang merupakan hasil jerih payahnya merantau ke Malaysia dulu, kini sudah kenyang.

“Besok saya tidak akan nyabit lagi, karena sapi saya sudah kenyang,”kata Ismanto yang ditirukan kembali oleh Upik Pamannya.

Jenazah Ismanto dan Rodian, selanjutnya akan dimakamkan dipekuburan umum Sesait (01-01-2012), dimana jenazah Ismanto akan dimakamkan terlebih dahulu pada pukul 14,00 wita. Sementara jenazah Rodian akan dimakamkan kemudian, karena pada saat pemakaman jenazah Ismanto, jenazah Rodian masih dalam perjalanan pulang dari Rumah Sakit Umum Mataram. (Eko)