Jumat, 15 Juli 2011

Sempat Mandeg, Penggarapan Jalan Kembali Normal

Peroyek Jalan menuju lokasi pembangunan PLTMH
KLU,
---- Proses penggarapan jalan menuju lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidrolik (PLTMH), Selelos, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, kini dilanjutkan kembali oleh PT Hutama Karya. Penggarapan yang sebelumnya sempat tertunda  kini kembali berjalan normal.

 Salah seorang karyawan HK yang enggan disebutkan namanya mengatakan, proses pembuatan jalan ke lokasi proyek PLTMH sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu dan saat ini sudah lebih dari separoh jalan hampir rampung digarap.

Menurut Sumarta, ketika dikonfirmasi MataramNews saat istirahat makan siang di Bungalow Lokok Mate beberapa waktu yang lalu, mengatakan, bahwa penggarapan jalan ke lokasi proyek di Selelos tersebut sudah hampir selesai. Ia memperkirakan penggarapan bisa rampung akhir bulan Juli.

“Mudah-mudahan penggarapan selesai sampai bulan Juli ini, sehingga pengerjaan yang lain bisa dilakukan secepatnya,” harapnya. Namun begitu, ia mengharapkan kerjasama dari semua pihak agar proses penggarapan jalan cepat selesai, sehingga tahap selanjutnya bisa dijalankan sesuai target.

Hampir sama dengan Sumarta, Yardi, warga setempat mengungkapkan, proses pembuatan jalan menuju lokasi proyek di Selelos berjalan kembali namun ia menyayangkan masih adanya warga yang belum mengerti maksud baik pemerintah maupun perusahaan.

Lebih lanjut ia mengatakan, sebagian besar masyarakat setempat merasa bersyukur dengan adanya pembangunan jalan di wilayahnya serta menganggapnya sebagai suatu kemajuan, dimana hal tersebut merupakan penerapan langsung pembangunan daerah. “Proses pembagunan proyek PLTMH ini adalah kemajuan bagi Desa Bentek dan Lombok Utara umumnya. Jadi perlu didukung oleh semua elemen masyarakat” pungkasnya.

Sumarta dan Yardi meminta masyarakat setempat agar sepenuh hati mendorong keberlanjutan pembangunan proyek mega raksasa tersebut dengan berperan serta secara aktif saat proses penggarapannya.

Dalam pandangan keduanya, masyarakat meski menampakkan sikap antusiasme setidaknya lewat pemberian keleluasaan pada pihak penggarap. Disamping  itu, animo yang tinggi dari segenap elemen masyarakat penting diperlukan. “Segenap elemen yang ada harus mengantusiasi dan memberi animoitas yang tinggi terhadap proses pembangunan proyek ini,” harap mereka. (DJ)

Jelang Hault Ke XVIII Yapnika, Panitia Sibuk

Kayangan,--- Panitia Hault Pondok Pesantren Nurul Islam Kayangan ke XVIII tahun 2011, super sibuk.

Pasalnya, pelaksanaan Hault ini tinggal beberapa hari lagi terlaksana.Secara keseluruhan anggota panitia yang terlibat didalamnya, ikut ambil bagian dalam menyongsong Hault Ponpes Nurul Islam Kayangan yang ke-XVIII, yang jatuh pada tanggal 14 Juli 2011.

Berbagai hal yang dilakuklan Panitia Hault. Diantaranya adalah mulai dari pelaksanaan berbagai perlombaan, mempersiapkan tempat parker, mendatangkan Tangki Penyiram hingga bagaimana mempersiapkan segala sesuatunya, sehingga acara yang berlevel Nasional tersebut bisa sukses.

Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Islam Kayangan, Ust.Muh.Turmuzi,SH,M.Pd, dalam amanatnya dihadapan panitia Hault, ketika rapat persiapan jelang  hari “H” pelaksanaan Hault Ponpes tersebut,Selasa (12/07) lalu, selalu mewanti-wanti dan mengingatkan  seluruh anggota panitia yang terlibat didalam kepanitiaan, agar sedini mungkin dihindari segala hal yang menjurus kearah konflik diantara anggota.

Hal ini penting, menurut ust.Muh.Turmuzi,SH,M.Pd, yang juga anggota DPRD KLU ini, karena  tidak menutup kemungkinan didalam bekerja, apalagi ini banyak sekali kegiatan lomba yang dilaksanakan.

“Bekerjalah dengan sungguh-sungguh dan dengan hati yang ikhlas, agar apa yang dihajatkan bernilai ibadah serta ada berkahnya,”katanya.

Selain itu, kegiatan yang tidak kalah pentingnya masih banyak yang perlu dibenahi. Mulai kesiapan undangan untuk hadir, tempat parkir, keamanan, masalah kesiapan konsumsi, hingga bagaimana  mengkemas acara  dan mensettingnya, agar sukses.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Nurdin,S.Pd menjelaskan bahwa pelaksanaan hari “H” Hault Ponpes Nurul Islam sudah diambang pintu. Jadi diperlukan kerja sama semua pihak dalam mempersiapkan segala sesuatunya. “Kuncinya kebersamaan,”katanya.

Pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (Hault) Pondok Pesantren Nurul Islam Kayangan ke -18 tahun 2011, beberapa pejabat dari pusat dipastikan akan hadir. Diantaranya Menteri agama Republik Indonesia, Menteri Kelautan,Ketua Bappenas dan beberapa pejabat setingkat Dirjen.

“Mari kita bersama-sama bekerja ikhlas demi suksesnya pelaksanaan Hault Ponpes Nika ke 18 tahun 2011 ini. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini, akan bernilai ibadah,”ajak Nurdin, yang juga Kepala UPTD Dikbudpora Kecamatan Kayangan.(Eko).

Bendera Pataka KLU Tiba di Kayangan Disambut Meriah

Kayangan, --Tepat Pukul 09.00 Wita jum’at kemarin,Sebanyak 21 Orang  Pasukan Pembawa Bendera Pataka KLU tiba di simpang tiga Kayangan, disambut meriah. Dengan dikawal oleh Mobil Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lombok Utara, kemudian dibawa menuju kantor camat kayangan, untuk diserahkan.

Di Konfirmasi, Bapak Kapolsek Kayangan Komang Sugata mengatakaan, Demi kelancarannya perjalananya menuju kantor camat ini, arus lalu lintas   kendalikan oleh aparat kepolisian dengan membuat jalur Alternatif “ Semua kendaraan Lewat belakang kantor UPK” katanya

Berdasarkan pantauan wartawan Komunitas Net, Sekitar  850 Orang siswa siswi dari tingkat Sekolah dasar ( SD) Sekolah Menengah Pertama ( SMP) Dan  Sekolah Menengah Atas ( SMA ) turun kejalan didampingi Bapak Ibu gurunya dengan membntuk pagar betis unutk menyambut kedatangan Bendera pataka Kabupaten Lombok Utara ini.

 “Setibanya diKantor camat, Bendera ini kemudian diserahkan kepada Camat Kayangan oleh Camat Bayan dengan disaksikan oleh seluruh para peserta upacara

Sementara itu, Camat dan jajaran, Kepala Desa Sekecamtan Kayangan  beserta staf, semua Instansi Pemerintah maupun swasta dan Mahasiswa  KKN UNRAM juga hadir dalam  Upacara penyerahan Bendera Pataka Kabupaten Lombok Utara tersebut.

Sementara itu Sekcam Kayangan, mengatakan bahwa bendera Pataka ini akan di serahkan Kekecamatan. “Besok akan dibawa ke kantor Camat Gangga besok pagi” Katanya (M T Q)

 

Kamis, 14 Juli 2011

Jelang Hault Ke XVIII Yapnika, Panitia Sibuk

Kayangan,--- Panitia Hault Pondok Pesantren Nurul Islam Kayangan ke XVIII tahun 2011, super sibuk.

Pasalnya, pelaksanaan Hault ini tinggal beberapa hari lagi terlaksana.Secara keseluruhan anggota panitia yang terlibat didalamnya, ikut ambil bagian dalam menyongsong Hault Ponpes Nurul Islam Kayangan yang ke-XVIII, yang jatuh pada tanggal 14 Juli 2011.

Berbagai hal yang dilakuklan Panitia Hault. Diantaranya adalah mulai dari pelaksanaan berbagai perlombaan, mempersiapkan tempat parker, mendatangkan Tangki Penyiram hingga bagaimana mempersiapkan segala sesuatunya, sehingga acara yang berlevel Nasional tersebut bisa sukses.

Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Islam Kayangan, Ust.Muh.Turmuzi,SH,M.Pd, dalam amanatnya dihadapan panitia Hault, ketika rapat persiapan jelang  hari “H” pelaksanaan Hault Ponpes tersebut,Selasa (12/07) lalu, selalu mewanti-wanti dan mengingatkan  seluruh anggota panitia yang terlibat didalam kepanitiaan, agar sedini mungkin dihindari segala hal yang menjurus kearah konflik diantara anggota.

Hal ini penting, menurut ust.Muh.Turmuzi,SH,M.Pd, yang juga anggota DPRD KLU ini, karena  tidak menutup kemungkinan didalam bekerja, apalagi ini banyak sekali kegiatan lomba yang dilaksanakan.

“Bekerjalah dengan sungguh-sungguh dan dengan hati yang ikhlas, agar apa yang dihajatkan bernilai ibadah serta ada berkahnya,”katanya.

Selain itu, kegiatan yang tidak kalah pentingnya masih banyak yang perlu dibenahi. Mulai kesiapan undangan untuk hadir, tempat parkir, keamanan, masalah kesiapan konsumsi, hingga bagaimana  mengkemas acara  dan mensettingnya, agar sukses.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Nurdin,S.Pd menjelaskan bahwa pelaksanaan hari “H” Hault Ponpes Nurul Islam sudah diambang pintu. Jadi diperlukan kerja sama semua pihak dalam mempersiapkan segala sesuatunya. “Kuncinya kebersamaan,”katanya.

Pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (Hault) Pondok Pesantren Nurul Islam Kayangan ke -18 tahun 2011, beberapa pejabat dari pusat dipastikan akan hadir. Diantaranya Menteri agama Republik Indonesia, Menteri Kelautan,Ketua Bappenas dan beberapa pejabat setingkat Dirjen.

“Mari kita bersama-sama bekerja ikhlas demi suksesnya pelaksanaan Hault Ponpes Nika ke 18 tahun 2011 ini. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini, akan bernilai ibadah,”ajak Nurdin, yang juga Kepala UPTD Dikbudpora Kecamatan Kayangan.(Eko).

IAIN Adakan Reuni di Taman Narmada

Kayangan,-- Puluhan alumni institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram angkatan 2008/2009 Jurusan Tarbiyah/ PAI, kelas A, melakukan reuni di Taman Narmada minggu 10/7 kemarin.

Setelah 3 tahun tidak pernah bertemu disebabkan karena setelah selesai kuliah mereka kembali kekampung halaman dan sibuk dengan urusan masing. Diantara kebanyakan mereka berpropesi sebagai guru, dan banyak pula diantara mereka yang sudah berkeluarga, dan telah memiliki momongan dan ada pula yang belum. hal inilah yang menyebabkan mereka ingin bertemu untuk meluapkan rasa rindu dan kangen dengan teman seangkatannya.

Di katakan Oleh Ketua Panitia Sulhakim, S. Pd.I mengenai tempat, “Dengan berbagai pertimbangan Taman Narmada Sebuah Obyek Wisata terkemuka di Nusantra, dan kebanggaan KabupatenLombok Barat  yang bermotokan PATUT PATUH PATJU ini, dinilai paling strategis sebagai tempat reunian, hal ini berdasarkan hasil kesepakatan dan rembug bersama melalui Telepon Celuler beberapa waktu lalu.Ungkapnya.

“Jam 10.00 Wita semua alumni ini tiba di tempat reuni, guna untuk lebih berkesannya acarapun disusun  menarik. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Hamdi. Ada dua hal menarik dari pertemuan  ini diawali dengan penunjukan koordinator acara reuni tahun berikutnya, dalam kesempatan itu terpilih M.Rodian, S. Pd.I  selaku koordinator satu, Ahmad Zaini S. Pd.I selaku koordinator  dua, Rini Anggraini, S. Pd.I selaku sekretaris satu dan Nurhayati, S. Pd.I sebagai sekretaris dua. Kemudian dilanjutkan dengan Perkenalan keluarga besar masing-masing beberapa alumni yang membawasuami dan anak dan ada juga yang membawa istri dan anaknya. Dan masih beberapa orang alumni yang belum berkeluarga.

Mereka merasa senang sekali bertemu dengan teman-temannya yang sudah tiga tahun tidak pernah ketemu. “Saya merasa senang sekali dengan acara reuni ini karena acara ini kita bisa meluapkan rasa rindu dan kangen dengan teman-teman seperjuangan setelah tiga tahun berpisah kembali kekampung halaman dan sibuk dengan urusan masing-masing”. Ungkap Faizin

Saya iri dengan teman-teman uang sudah menikah semua pada bawa anak istrinya, saya datang kesini sama calon, mohon da’anya semoga cepat dapat jodoh, tambahnya.

Nurhayati juga, datang dengan calon Suaminya “ InsyaAllah kalo tidak ada halngan Setelah Puasa Kami enikah ungkapnya seraya mohon do’a kepada teman.Pintanya.

Lain halnya dengan Endang yang datang, “Dia datang sendiri tanpa didampingi oleh orang lain alias ngejomblo. Dia merasa sedikit minder melihat teman-temannya yang datang dengan pasangannya masing.
Rini Purwanti, seharusnya dia datang dengan suaminya serta anaknya. Namun Karena telah dua kali kegururan, mengingat hal itu ketika memperkenalkan suaminya, Sepontan meneteskan air mata karena sedih dan langsung sujud diatas pangkuan suaminya. “ Maaf sayaa tidak bisa keluar suara saya, Saya sedih ungkapnya.

Apalagi ketika melihat teman-teman yang datang dengan menggendong anaknya Tambahnya.
Sementara itu Zahratun Fajriah, S. Pd.I selaku tuan rumah merasa senang sekali dengan acara reuni yang bertempat tidak jauh sekitar 100 rumahnya ini. Dia mengharapkan agar semua teman-temannya berkumpul dirumahnya setelah Acara tersebut. Merekapun setelah itu berkumpil dirumahnya Zahratun Fajriah, setemah minum komi dan senek ringan mereka berpisah dan pulang kembali kerumah masing-masing. (Hasanul MTQ)

RSUP Daerah NTB dilalap si Jago Merah

Mataram--- Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat di Jalan Pejanggik Mataram Ludes dilalap Sijago merah sekitar pukul 14.45 Wita. Akibatnya, 383 pasien dievakuasi ke Rumah sakit lain  untuk diselamatkan..
Menurut keterangan salah satu petugas, ada seorang pasien meninggal saat proses evakuasi. Namun, belum diketahui penyebab pasti meninggal pasien tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Direktur RSUP NTB, Mawardi Hamri mengaku, berdasarkan laporan yang ia terima darpara petugas, memang ada pasien yang meninggal dunia. "Yang saya terima, namanya Kasih, ia warga Praya yang dirawat di ruang Bougenvil karena sakit jantung," katanya saat dihubungi, Minggu 10 Juli 2011.
Saat ini, pihaknya sedang menidentiikasi seluruh pasien yang evakuasi ke sejumlah rumah sakit di Lombok. "Semua pasien sudah kami evakuasi ke berbagai rumah sakit seperti Rumah Sakit Risa Cakra Negara, Rumah Sakit Islam Siti Hajar, Rumah Sakit Bayangkara, Puskesmas Mataram, dan Rumah Sakit Patut Patuh Patju Lombok Barat. " katanya

Menurutnya, api diduga berasal dari gudang penyimpanan obat yang kemudian merambat ke sejumlah ruangan lainnya yakni ruang fisioterapi dan radiologi. Belum diketahui secara jelas apa penyebab kebakaran ini.
Pantauan wartawan Komunitas -Net  , tampak puluhan mobil pemadam kebakaran melakukan pemadaman .  bangunan yang berada di dalam area lantai dasar rumah sakit bagian barat luluh lantah terbakar api . kepulan asap masih terlihat hingga menjelang malam hari dan sejumlah lembaran arsip dan dokumen-dokumen rumah sakit berserakan di lantai belum sempat terurus.
Instalasi listrik disekitar RSUP NTB dimatikan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Gedung RSUP NTB dengan tiga laintai itu gelap gulita. Ruang ICCU sepi. Hanya ada sisa asap yang mengganggu pernafasan.

Selain itu, sejumlah alat elektronik seperti TV, komputer, kipas angin dan peralatan medis lainnya tampak tersusun rapi di luar rumah sakit. Petugas TNI/Polri yang dibantu masyarakat terus mengevakuasi alat-alat tersebut ke tempat aman. Polisi juga tampak bersiaga di sekitar rumah sakit guna mengantisipasi tindak kriminalitas. "Tolong yang nggak berkepentingan jangan masuk, proses pemadaman masih berlangsung," kata petugas kepolisian.

Rumah Sakit Umum NTB berkapasitas 335 tempat tidur. Rumah sakit itu setiap harinya dikunjungi sekitar dua ribu orang. Bahkan pada hari kerja rumah sakit tersebut  menampung hingga 3.000 orang. Dengan kejadian tersebut nyaris sepi tak berpenghuni….( H.MTQ )

MI Nurul Ihsan Telah Memiliki Kepala Sekolah.

Kayangan, - Sejak 3 bulan yang lalu belum ada kejelasan pengganti dari Rusdi S. Ag, yang sebelumnya telah menjabat sebagai Kepala sekolah dari tahun 2003 yang lalu pada Madrasah Ibtida’yah Nurul Ihsan Desa Salut Kecamatan Kayangan , Kabupaten Lombok Utara.

Rusdi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala sekolah karena terikat kontrak kerja sejak diturunkan SK oleh Bupati KLU, sebagai Sarjana Penggerak Masyarakat Desa ( SPMD).  Untuk mengisi lowongnya jabatan tersebut Saefudin S. Pd Kepala MTs Yang masih dalam  satu Naungan  Yasasan Nurul Ihsan, harus rela manguras tenaga dan pikirannya untuk Mengepalai dua lembaga sekaligus yaitu MTs dan MI.

Melihat begitu  berat tanggung jawab  tersebut, terlebih lagi dengan masuknya tahuan ajaran baru 2011-2012 ini. Pimpinan Yayasan Nurul Ihsan Kerianom bersama jajarannya, mengadakan pemilihan Kepala sekolah. Dua orang calon yang diusulkan Yaitu Burhanudin, S. Pd dan Syamsul Anwar A.Ma. Pemilihan tersebut dilakukan secara demokratis oleh 50 Orang Guru, staf Tata Usaha  dan komite. Dari pemilihan ini  Syamsul Anwar memperoleh suara terbanyak dan secara otomatis dapat menduduki jabatan  sebagai Kepala Sekolah Pada Madrasah Ibtida’iyah tersebut.

Pada kesempatan itu, Karianom Pimpinan Yayasan yang juga sebagai Kepala Desa Salut berpesan agar  “Siapa pun yang terpilih menjadi kepala sekolah harus didukung karena suatu lembaga tidak mungkin bisa dikendalikan oleh satu orang tanpa dukungan semua pihak”. Ungkapnya.

Lanjut Anom, Lebih khusus ditujukan Kepada kepala sekolah yang baru saja terpilih, dalam menjalankan tugas tentu halangan rintangan sudah pasti ada oleh karena itu “ jika ada permasalahan hendaknya segera dimusyawarahkan, Jangan sampai dipendam begitu saja” . Dalam memberikan  tugas mengajar kepada tenaga guru hendaknya memperhatikan  beberapa hal disamping kompetensi guru Juga jarak tempuh  tenaga guru tersebut turut menjadi pertimbangan sebab tidak jarang diantara para tenaga guru setelah satu bulan  diberikan SK menghilang tanpa  kabar berita. Jika ini terjadi bagaimana suatu lembaga pendidikan ini bisa maju.” Jelasnya

Sementara itu, Rusdi Mantan  Kepala sekolah Madrasah Ibtida’iyah ini juga memberikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada Kepala sekolah yang baru seraya berpesan  agar melanjalankan amanah ini dengan penuh semangat dan penuh keikhlasan.  “Saya memohon maaf jika selama selama saya menjabat sebagai Kepala sekolah Marasah Ibtida’iyah, banyak hal yang kurang berkenan dan jika ada hal-hal Positif yang anda dari diri saya semoga dapat di jadikan pelajaran guna melaksanakan amanah yang mulia ini ”. Sarannya. (Hasanul MTQ)