Sesait,(SK),-- Menjadi
sebuah kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Dusun Sumur Jiri yang
berbatasan langsung dengan Desa Kayangan ini, karena sudah lama dan
bahkan puluhan tahun menunggu kehadiran program PNPM MPd masuk ke
wilayahnya. Berbagai upaya dan usaha yang telah dilakukan untuk
memperjuangkan nasib dusun mereka yang telah lama terisolir itu. Dengan
adanya program PNPM-MPd ini, maka keinginan memiliki jalan bagus yang
sudah lama terpendam dari penduduk Sumur Jiri yang sebagian besar petani
itu, kini sudah bisa bernafas lega.Mereka tidak perlu mengeluarkan
biaya besar lagi dalam mendistribusikan hasil pertanian mereka.
Dusun
Sumur Jiri Desa Sesait Kecamatan Kayangan KLU, yang mayoritas
penduduknya bertani itu, kini tidak lagi susah dalam mendistribusikan
hasil pertanian mereka jika di bandingkan dengan sebelumnya. Hal ini di
permudah karena jalan menuju ke daerah ini mudah di akses.”Ini berkat
adanya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM
MPd) yang masuk ke dusun kami,” kata Kadus Sumur Jiri Mani
Munawar.bangga.Ketua TPK Desa Sesait Kardiantara S.Pd mengatakan, jalan usaha tani yang dibangun melalui program PNPM MPd dengan biaya Rp.332.702.600 sepanjang 780 meter di Dusun Sumur Jiri tersebut, memang sudah lama di programkan, namun pihaknya mengakui baru sekarang bisa terealisasi. Hal ini terjadi menurut Kardiantara adalah karena menunggu giliran. “Mudah-mudahan akses jalan yang baru di bangun ini akan mempermudah masyarakat setempat untuk mengakses hasil bumi mereka, "harapnya.
Dengan adanya Jalan Usaha Tani tersebut, Warga Dusun Sumur Jiri dan Dusun-Dusun sekitarnya tidak perlu lagi menggunakan jasa ojek jika mendistribusikan hasil perkebunan maupun hasil bumi mereka ke kota atau ke pasar yang letaknya lumayan jauh dari lokasi disekitar daerah Lombok Utara atau menuju kota Mataram.(Eko)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar